setan_kesepian
IndoForum Beginner D
- No. Urut
- 16729
- Sejak
- 6 Jun 2007
- Pesan
- 613
- Nilai reaksi
- 82
- Poin
- 28
Kamis, 28 Juni 2007
JAKARTA (BP) – Pemerintah0Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) sedang menggagas kerja sama pembuatan film tentang Cheng Ho. Kisah petualangan tokoh legendaris itu akan dibintangi artis kedua Negara.
Gagasan membuat film bersama itu tercetus saat Menteri Kebudayaan RRT Sun Jiazheng menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kantor presiden, kemarin. Sun didampingi Dubes RTT untuk Indonesia Lan Li Jun. Sedangkan SBY didampingi Menbudpar Jero Wacik.
Menurut Jero Wacik, dalam pembicaraan antara SBY dan Sun, muncul gagasan untuk membuat karya bersama seniman Indonesia dan Tiongkok. Kalau selama ini artis Indonesia dan RRT kerap manggung bersama, Sun dan SBY berharap ada karya bersama yang lebih terdokumentasikan seperti film.
”Keinginannya, ada karya bersama yang melukiskan budaya kedua negara.
Film tentang Cheng Ho mungkin paling sesuai. Dia kan tokoh besar di Tiongkok dan Indonesia,” kata Jero.
Cheng Ho merupakan kasim Muslim yang menjadi orang kepercayaan Kaisar Yongle dari Tiongkok (berkuasa pada 1403-1424). Ia kaisar ketiga dari Dinasti Ming.
Pada 1415 Cheng Ho bersama armadanya pernah berkunjung ke Indonesia sampai tujuh kali. Beberapa peninggalan Cheng Ho di Indonesia sampai sekarang masih ada.
Kerja sama kebudayaan diharapkan mendongkrak pariwisata. Menurut Jero, arus wisatawan Tiongkok ke Indonesia pada 2006 hanya 80 ribu orang. Jumlah itu kalah jauh diandingkan arus wisatawan Indonesia ke Negeri Tirai Bambu yang mencapai 200 ribu orang.
”Visa on arrival sudah ada. Sebentar lagi ada penerbangan langsung ke Indonesia dari Shanghai dan Guilin. Saya percaya target 200 ribu wisatawan bisa dicapai,” kata Jero.
Sun Jiazheng kepada wartawan mengatakan, masyarakat di negaranya juga menggemari budaya Indonesia. Selain akan merealisasikan pembuatan film bersama, Sun juga mengundang artis dan institusi seni di Indonesia untuk lebih sering tampil di Tiongkok. ”Kami akan fasilitasi semuanya,” kata Sun. (tom/jpnn)
JAKARTA (BP) – Pemerintah0Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) sedang menggagas kerja sama pembuatan film tentang Cheng Ho. Kisah petualangan tokoh legendaris itu akan dibintangi artis kedua Negara.
Gagasan membuat film bersama itu tercetus saat Menteri Kebudayaan RRT Sun Jiazheng menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kantor presiden, kemarin. Sun didampingi Dubes RTT untuk Indonesia Lan Li Jun. Sedangkan SBY didampingi Menbudpar Jero Wacik.
Menurut Jero Wacik, dalam pembicaraan antara SBY dan Sun, muncul gagasan untuk membuat karya bersama seniman Indonesia dan Tiongkok. Kalau selama ini artis Indonesia dan RRT kerap manggung bersama, Sun dan SBY berharap ada karya bersama yang lebih terdokumentasikan seperti film.
”Keinginannya, ada karya bersama yang melukiskan budaya kedua negara.
Film tentang Cheng Ho mungkin paling sesuai. Dia kan tokoh besar di Tiongkok dan Indonesia,” kata Jero.
Cheng Ho merupakan kasim Muslim yang menjadi orang kepercayaan Kaisar Yongle dari Tiongkok (berkuasa pada 1403-1424). Ia kaisar ketiga dari Dinasti Ming.
Pada 1415 Cheng Ho bersama armadanya pernah berkunjung ke Indonesia sampai tujuh kali. Beberapa peninggalan Cheng Ho di Indonesia sampai sekarang masih ada.
Kerja sama kebudayaan diharapkan mendongkrak pariwisata. Menurut Jero, arus wisatawan Tiongkok ke Indonesia pada 2006 hanya 80 ribu orang. Jumlah itu kalah jauh diandingkan arus wisatawan Indonesia ke Negeri Tirai Bambu yang mencapai 200 ribu orang.
”Visa on arrival sudah ada. Sebentar lagi ada penerbangan langsung ke Indonesia dari Shanghai dan Guilin. Saya percaya target 200 ribu wisatawan bisa dicapai,” kata Jero.
Sun Jiazheng kepada wartawan mengatakan, masyarakat di negaranya juga menggemari budaya Indonesia. Selain akan merealisasikan pembuatan film bersama, Sun juga mengundang artis dan institusi seni di Indonesia untuk lebih sering tampil di Tiongkok. ”Kami akan fasilitasi semuanya,” kata Sun. (tom/jpnn)