byakuya
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 46894
- Sejak
- 25 Jun 2008
- Pesan
- 14.460
- Nilai reaksi
- 288
- Poin
- 83
Wakil Presiden Boediono akhirnya angkat suara terkait wacana redenominasi yang berkembang. Sekarang ini, dia menyatakan, jika redenominasi masih sebatas studi yang belum selesai.
"Itu adalah studi dari bunk Indonesia (BI) dan memang domain dari BI, bunk sentral untuk mempelajari berbagai opsi tapi studi itu, tadi ketemu Pak Darmin, studi ini berlanjut belum selesai," jelas Wapres di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (3/8/2010).
Sore ini, seusai memanggil Gubernur BI Terpilih Darmin Nasution ke kantornya, dengan ditemani Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Wapres memberikan keterangan khusus kepada pers. Sesaat sebelum menyampaikan keterangan, IHSG ditutup anjlok 85,32 poin atau 2,79 persen ke posisi 2.973,66.
Wapres juga mengungkapkan, jika dirinya juga tidak mengetahui kapan studi ini selesai. Studi yang dilakukan in pun mengacu kepada negara-negara yang telah melakukan redenominasi.
"Nanti kalau sudah ada hasil yang defenitif tentunya dibahas dengan pemerintah, dengan wacana publik dan sebagainya jadi memang redenominasi ini telah diberlakukan di berbagai negara, Turki dan sebagainya. Itu biar dipelajari tapi itu sekali lagi statusnya adalah studi. Dan kalau prosesnya nanti akan panjang, apapun hasil studi yang menjadi policy itu prosesnya panjang, jadi itulah posisi yang ingin saya sampaikan kepada saudara-saudara sekalian," jelasnya.
"Itu adalah studi dari bunk Indonesia (BI) dan memang domain dari BI, bunk sentral untuk mempelajari berbagai opsi tapi studi itu, tadi ketemu Pak Darmin, studi ini berlanjut belum selesai," jelas Wapres di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (3/8/2010).
Sore ini, seusai memanggil Gubernur BI Terpilih Darmin Nasution ke kantornya, dengan ditemani Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Wapres memberikan keterangan khusus kepada pers. Sesaat sebelum menyampaikan keterangan, IHSG ditutup anjlok 85,32 poin atau 2,79 persen ke posisi 2.973,66.
Wapres juga mengungkapkan, jika dirinya juga tidak mengetahui kapan studi ini selesai. Studi yang dilakukan in pun mengacu kepada negara-negara yang telah melakukan redenominasi.
"Nanti kalau sudah ada hasil yang defenitif tentunya dibahas dengan pemerintah, dengan wacana publik dan sebagainya jadi memang redenominasi ini telah diberlakukan di berbagai negara, Turki dan sebagainya. Itu biar dipelajari tapi itu sekali lagi statusnya adalah studi. Dan kalau prosesnya nanti akan panjang, apapun hasil studi yang menjadi policy itu prosesnya panjang, jadi itulah posisi yang ingin saya sampaikan kepada saudara-saudara sekalian," jelasnya.
