yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
SEMARANG - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah Ganjar, Pranowo, mengaku dibekali pusaka keris oleh seseorang untuk bertarung pada Pemilihan Gubernur Jateng.
Cagub yang diusung PDIP itu mengatakan, pemberi keris mewanti-wanti bahwa benda pusaka hanya sebagai media saja. Sebagai manusia tetap harus selalu tunduk kepada Tuhan.
"Ya saya merasa senang saat diberi keris, tapi saya juga dinasehati oleh orang yang memberi agar jangan terus mengandalkan keris ini. Keris ini kan hanya sebagai media saja. Sebagai seorang muslim ya saya tetap memohon segalanya kepada Allah," kata Ganjar saat menyaksikan pameran keris di sebuah hotel di Semarang, Kamis (2/5/2013).
Pemberi keris itu juga berpesan agar Ganjar selalu membawa pusaka khas Jawa ini. Meski sebagai orang Jawa, namun Ganjar mengaku kurang mengetahui filosofi keris sehingga menyambangi pameran Tosan Aji tersebut.
"Keris yang dikasih ke saya ini oleh pemberinya memang harus dibawa, tapi sekali lagi dia juga mengingatkan saya untuk tetap salat sebagaimana seorang muslim harus berlaku," jelas pria asal Karanganyar, Solo, tersebut.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi Sekertariat Keris Indonesia, Santoso Adi Wibowo, membenarkan penggunaan pusaka untuk membantu kerja seseorang. Dia mengatakan hampir semua orang yang menjadi pimpinan atau pejabat, memiliki keris sebagai pusaka simpanan. Keris dipercaya memiliki kekuatan untuk menambah kepercayaan diri atau hal lain yang diinginkan oleh seseorang.
"Seperti simbol, kalau saya punya keris saya lebih pede. Tapi kerisnya juga tidak bisa sembarangan juga. Kita jangan tutup mata, dari zaman ke zaman pimpinan di Indonesia ini selalu memiliki benda pusaka. Jadi lumrah kalau seorang seperti pak Ganjar juga dibekali keris oleh seseorang, saya yakin yang lainnya juga sama," papar Santoso.