Amanda
IndoForum Beginner C
- No. Urut
- 122162
- Sejak
- 12 Mar 2011
- Pesan
- 806
- Nilai reaksi
- 30
- Poin
- 28
"Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku." — Mazmur 62:2
Dalam perjalanan hidupnya, kehidupan Daud diwarnai dengan berbagai tantangan dan tempaan.
Saat menggembalakan kawanan domba ayahnya ia harus berhadapan dan bergumul dengan binatang buas: singa dan juga beruang yang hendak menerkam domba-dombanya.
Jika ada singa atau beruang yang menerkam salah satu dombanya, Daud pun mengejarnya sampai ditemukan dan merebut kembali dombanya dari mulut singa atau beruang yang menerkamnya.
Saat melawan Goliat tidak ada rasa takut sedikit pun dalam diri Daud karena ia tahu bahwa Tuhan yang menyertainya, dan terbukti ia mampu mengalahkan pahlawan Filistin itu dan meraih kemenangan secara gemilang.
Ujian yang harus dilewati tidak hanya sampai di situ, Daud pun selalu dikejar-kejar oleh Saul yang hendak membunuhnya. Hidup Daud seperti berada di ujung tanduk.
Secara manusia ia kerapkali merasa takut dan kuatir, namun ia tetap tenang, karena ia yakin ada Tuhan yang tidak pernah meninggalkannya.
Daud menyatakan iman dan percayanya dengan berkata, "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku." (Mazmur 23:4)
Percaya kepada Tuhan berarti menyerahkan semua beban kita kepada Tuhan dan kita pun tidak meninggalkan Tuhan dalam keadaan apa pun dan bagaimana pun.
Ketika tekanan hidup datang, jangan lari pada yang lain. Nyatakan isi hati kita kepada-Nya saja, melalui setiap doa, pujian & penyembahan.
Serahkan semua kekhawatiran dan beban kita kepada Tuhan.
Dia akan memberi kemampuan dan kesanggupan untuk kita berjalan dalam setiap musim kehidupan.
Amin.
ЈΣ§цŞƁƖεsƨϓðυ
Dalam perjalanan hidupnya, kehidupan Daud diwarnai dengan berbagai tantangan dan tempaan.
Saat menggembalakan kawanan domba ayahnya ia harus berhadapan dan bergumul dengan binatang buas: singa dan juga beruang yang hendak menerkam domba-dombanya.
Jika ada singa atau beruang yang menerkam salah satu dombanya, Daud pun mengejarnya sampai ditemukan dan merebut kembali dombanya dari mulut singa atau beruang yang menerkamnya.
Saat melawan Goliat tidak ada rasa takut sedikit pun dalam diri Daud karena ia tahu bahwa Tuhan yang menyertainya, dan terbukti ia mampu mengalahkan pahlawan Filistin itu dan meraih kemenangan secara gemilang.
Ujian yang harus dilewati tidak hanya sampai di situ, Daud pun selalu dikejar-kejar oleh Saul yang hendak membunuhnya. Hidup Daud seperti berada di ujung tanduk.
Secara manusia ia kerapkali merasa takut dan kuatir, namun ia tetap tenang, karena ia yakin ada Tuhan yang tidak pernah meninggalkannya.
Daud menyatakan iman dan percayanya dengan berkata, "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku." (Mazmur 23:4)
Percaya kepada Tuhan berarti menyerahkan semua beban kita kepada Tuhan dan kita pun tidak meninggalkan Tuhan dalam keadaan apa pun dan bagaimana pun.
Ketika tekanan hidup datang, jangan lari pada yang lain. Nyatakan isi hati kita kepada-Nya saja, melalui setiap doa, pujian & penyembahan.
Serahkan semua kekhawatiran dan beban kita kepada Tuhan.
Dia akan memberi kemampuan dan kesanggupan untuk kita berjalan dalam setiap musim kehidupan.
Amin.
ЈΣ§цŞƁƖεsƨϓðυ
