• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Rancangan-Nya Sempurna

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Amanda
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Amanda

IndoForum Beginner C
No. Urut
122162
Sejak
12 Mar 2011
Pesan
806
Nilai reaksi
30
Poin
28
"Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal." — Ayub 42:2

Tak seorang pun dari kita ingin menjadi orang gagal dan terpuruk, melainkan menjadi orang berhasil dan sukses dalam segala hal.

Mungkinkah?

Sangat mungkin!


Karena hidup yang berhasil dan diberkati adalah rancangan Tuhan bagi anak-anak-Nya.

Memang untuk berhasil tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Terkadang kita harus menghadapi banyak sekali ujian, tantangan dan harga yang harus dibayar.

Banyak contoh tokoh besar dalam Alkitab yang sebelum mengalami penggenapan janji Tuhan dan diberkati harus mengalami proses demi proses lebih dahulu.

Ayub adalah seorang yang berhasil.

Sebagai orang yang berhasil bukan berarti Ayub tidak pernah gagal dalam hidupnya.

Ayub pun harus mengalami kegagalan demi kegagalan, penderitaan dan keterpurukan.

Namun Ayub tidak pernah menyerah dan putus asa di tengah jalan.

Ia tetap bangkit dan mengarahkan pandangannya kepada Tuhan.

Ayub tetap bersyukur kepada Tuhan.

Di tengah keterpurukannya Ayub masih bisa berkata, "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!"

Gagal bukan akhir segalanya. Tetaplah mengucap syukur seperti Ayub, karena kegagalan bukan rencana Tuhan walau terkadang Tuhan ijinkan kegagalan itu terjadi supaya kita belajar tidak sombong, dan belajar bergantung sepenuhnya kepada Tuhan.

Kegagalan mengingatkan kita untuk introspeksi diri, mungkin selama ini kita mengandalkan kekuatan sendiri dan tidak melibatkan Tuhan dalam setiap rencana kita.

Kadang kita diijinkan gagal supaya kita tidak sombong dan mengajar kita untuk berharap dan bergantung kepada Tuhan dalam segala hal.

>:D< Tuhan Yesus memberkati senantiasa >:D<
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.