Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Selamat datang di tread saya yg terbaru.
Disini saya akan menuangkan ide saya tentang kenapa pupuk yg disubsidi oleh pemerintah dapat langka di indonesia. disini saya berposisi sebagai anak petani & semua warga di sekitar saya juga sebagai mata pencaharian sebagai petani. Siapa yg disalahkan apabila terjadi kelangkaan seperti ini? apakah Pemerintah & jajarannya atau dari perusahaan yg memproduksi pupuk tersebut atau juga ada kelalaian dari semua pihak yg tidak dapat mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi.
Disini saya tidak dapat menyalahkan tempat saya bekerja karena semua sudah bekerja keras & dapat mencapai target yg sudah diberikan oleh pemerintah & untuk penyaluran juga dibagi oleh pemerintah sendiri sesuai daerah yg ditentukan. Saya juga bekerja sebagai pegawai biasa di salah satu BUMN penyedia pupuk terlengkap di indonesia yg mayoritas pemerintah mengandalkan penyedia pupuk bersubsidi di perusahaan ini dengan target pupuk bersubsidi sebesar
Dan dilihat dari target tersebut perusahaan pupuk ini sering dapat memenuhi target yg sudah ditentukan oleh pemerintah, tetapi kenapa pupuk yg sudah diproduksi dari sekian banyak tersebut tidak ada yg hingga ke tangan konsumen dengan harga eceran tertinggi yg sudah disesuaikan oleh pemerintah, malah saya pernah dengar berita kabar burung (belum dapat dipastikan) bahwa pupuk subsidi tersebut di kumpulkan oleh para penimbun yg serakah & apabila pupuk tersebut di pasaran sudah habis barulah para penimbun tersebut akan menjual pupuk tersebut dengan harga yg mahal. Dan itu semua tidak sebanding dengan hasil yg diperoleh petani dari segi pembelian pupuk yg sangat mahal dengan hasil panen yg sudah didapat, & itu juga belum juga mengalami kegagalan panen yg dapat disebabkan oleh banjir, tanaman yg diserang oleh hama & para tikus ini yg menciptakan kebanyakan mereka gagal panel (gak tikus di disana atau disini semuanya sama aja makan hasil nyolong wkwkwkwkw)
sekian tread ane kali ini, hingga jumpa di lain waktu
opini sumber pribadi & pengalaman
Hari ini 11:13