Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Pupuk bersubsidi urea & phonska susah ditemui, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas Ferdinan Syolihin berang.
Hal ini mengatakan dia ditemukan saat menemui warga di Kecamatan Tebas, para petani sudah menitipkan uang namun pupuk tak kunjung tiba.
Ditegaskan Ferdinan, kondisi tersebut tidak boleh berlarut-larut, pasalnya petani sangat bergantung pada ketersediaan pupuk subsidi.
Mereka juga mengatakan, sangat sulit memperoleh pupuk bersubsidi, bahkan tak jarang mereka cuma dapat setengahnya saja.
Atas kondisi tersebut lanjut Ferdinan, dirinya berusaha mencari tahu apa yg jadi penyebab ketiadaan pupuk subsidi di lapangan.
DPRD mengatakan Ferdinan berencana akan memanggil pihak yg terkait dengan kondisi tersebut, bagaimanapun Legislator PDI Perjuangan ini menilai, pupuk bersubsidi harus tiba tepat waktu ke Kabupaten Sambas.