Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Masa muda & masa belia mungkin dari kita semua pernah merasakan indahnya suka dengan lawan jenis. Hari-hari sering dibayangi rasa indah karena kasmaran, atau hasrat yg penginnya ketemu tiap hari. Beruntung kalau masa berpacaran itu memiliki kekasih satu sekolah / kampus, paling tidak sedikit mudah untuk berjumpa atau pun sekedar bertegur sapa.
Jangankan ketemu langsung, ketika sedang di mabuk kepayang & dapat dengar suaranya atau melihat dari kejauhan saja senangnya minta ampun
. Makanya demi dapat ketemu sang pujaan hati rela jauh-jauh ngapelin, meski mungkin cuaca tak berpihak.
Ayo, agan agan sekalian yg dulu ngapelnya suka datang kalau malam minggu?. Atau mungkin ada pula yg suka ngapel siang hari, biar kondusif dari begal motor?. Bisa jadi ada banyak kebiasaan para pejuang sayang ketika menyatroni rumah sang kekasih. Apabila anda termasuk yg tak enakan, mungkin akan membeli makanan sekadar martabak atau kue cemilan sebatas untuk bawaan orang tua dari pacar. Namun ada pula yg cuma ngapel bawa hati, namun tak ada buah tangan cuma asa supaya dapat bersua belahan hati.
Tak menampik, ada pula yg lebih suka jalan ke luar rumah, datang ke rumahnya sekadar menghampiri / menjemput lalu beranjak pergi. Kalian tipe yg mana nih Gan?
Pernah Diusir Saat Ngapelin Pacar?
Dalam hubungan pacaran emang kadang ada aja yg tak berjalan mulus. Dari mulai hubungan tak direstui orang tua berujung backstreet, hingga dengan berpacaran terbentang jarak yg jauh, sampe dengan pacaran putus gara-gara ditikung sama teman.
Salah satu pengalaman maling tak terlupakan itu terjadi zaman SMA nih Gan. Kala itu masih remaja....hahhahahaa
. Waktu ceritanya pacaran ama teman beda kelas, sudah jadian sekian bulan baru terlaksana malam pekan ngapel. Pertama-tama sih nyantai, masih sempat becanda dengan cewek ane, plus ada kakaknya juga. Kita bertiga nyantai di teras, & kedua orang tuanya kebetulan sedang pergi keluar rumah (kondangan).
Setelah waktu menunjukan pukul 20.17 WIB kedua orang tuanya pun ulang dari kondangan tersebut. Tak butuh lama, mengatakan halus tetapi ngena banget pun langaung terlempar buat ane.
Sudah malam anda pulang aja sana, ucap ibunya dengan nada lembut.
Meski kalimat itu terucap dengan lembut & kondisinya memang benar sudah jam 8 nan, namun hati ini serasa sakit & layaknya di usir halus.Padahal sepertinya jam 8 lebih adalah masih dalam batas waktu normal berpacaran.
Tanpa berpikir lama, ambil jaket & kemudian nyalakan motor & kemudian bergegas kembali ke rumah sendiri. Ane sendiri sampe sekarang belum tahu, apa sebenanrnya alasan atau motif si ibu cewek ane ini melempar kalimat itu.
Sampai pada suatu ketika, momen ngapel terswbut pun serasa jadi pwngalaman perdana & terakhir ngapelin Si Dia. Kami berdua lebih memilih berjumpa di luar rumah, serasa trauma dengan ngapel disuruh pulang
.
Kalau Agan Agan dimari ada ga nih punya pengalaman di usir oleh orang tua si cewek saat ngapel?. Kalau ada, boleh dong bagikan ceritanya, & gimana rasanya Gan? .
Hari ini 18:31
Jangankan ketemu langsung, ketika sedang di mabuk kepayang & dapat dengar suaranya atau melihat dari kejauhan saja senangnya minta ampun
Ayo, agan agan sekalian yg dulu ngapelnya suka datang kalau malam minggu?. Atau mungkin ada pula yg suka ngapel siang hari, biar kondusif dari begal motor?. Bisa jadi ada banyak kebiasaan para pejuang sayang ketika menyatroni rumah sang kekasih. Apabila anda termasuk yg tak enakan, mungkin akan membeli makanan sekadar martabak atau kue cemilan sebatas untuk bawaan orang tua dari pacar. Namun ada pula yg cuma ngapel bawa hati, namun tak ada buah tangan cuma asa supaya dapat bersua belahan hati.
Tak menampik, ada pula yg lebih suka jalan ke luar rumah, datang ke rumahnya sekadar menghampiri / menjemput lalu beranjak pergi. Kalian tipe yg mana nih Gan?
Pernah Diusir Saat Ngapelin Pacar?
Dalam hubungan pacaran emang kadang ada aja yg tak berjalan mulus. Dari mulai hubungan tak direstui orang tua berujung backstreet, hingga dengan berpacaran terbentang jarak yg jauh, sampe dengan pacaran putus gara-gara ditikung sama teman.
Salah satu pengalaman maling tak terlupakan itu terjadi zaman SMA nih Gan. Kala itu masih remaja....hahhahahaa
Setelah waktu menunjukan pukul 20.17 WIB kedua orang tuanya pun ulang dari kondangan tersebut. Tak butuh lama, mengatakan halus tetapi ngena banget pun langaung terlempar buat ane.
Sudah malam anda pulang aja sana, ucap ibunya dengan nada lembut.
Meski kalimat itu terucap dengan lembut & kondisinya memang benar sudah jam 8 nan, namun hati ini serasa sakit & layaknya di usir halus.Padahal sepertinya jam 8 lebih adalah masih dalam batas waktu normal berpacaran.
Tanpa berpikir lama, ambil jaket & kemudian nyalakan motor & kemudian bergegas kembali ke rumah sendiri. Ane sendiri sampe sekarang belum tahu, apa sebenanrnya alasan atau motif si ibu cewek ane ini melempar kalimat itu.
Sampai pada suatu ketika, momen ngapel terswbut pun serasa jadi pwngalaman perdana & terakhir ngapelin Si Dia. Kami berdua lebih memilih berjumpa di luar rumah, serasa trauma dengan ngapel disuruh pulang
Kalau Agan Agan dimari ada ga nih punya pengalaman di usir oleh orang tua si cewek saat ngapel?. Kalau ada, boleh dong bagikan ceritanya, & gimana rasanya Gan? .
Hari ini 18:31