yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Kini, Divpropaminal Polda Jateng tengah melakukan pemeriksaan terhadap 10 oknum polisi untuk mengetahui aliran danang tersebut. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes A. Liliek Darmawan membenarkan hal itu.
“Awalnya tiga orang tertangkap tangan di dua pos polisi oleh tiga orang anggota Propaminal Polda Jateng yang menggunakan pakaian preman. Saat ini, 10 oknum anggota Satlantas Polres Pemalang yang terlibat sedang kami periksa,” tegas dia, Minggu, 10 Agustus 2014.
Modus pungli di Jembatan Comal adalah melewatkan sejumlah kendaraan berat di atas 10 ton melintasi jembatan. Tiap truk yang lewat ditarik uang antara Rp100 ribu hingga Rp400 ribu oleh oknum polisi.
Tak sedikit sopir truk yang menyanggupinya, dengan pertimbangan lebih efektif dan memakan waktu singkat daripada harus memutar lewat jalur alternatif. Selain jauh, juga memakan waktu lama.
Awalnya pada, Sabtu 9 Agustus 2014, sekira pukul 00.30 dini hari, Tim Gabungan Propam dan Provost Polda Jateng melakukan penangkapan terhadap tiga oknum Polisi yang terlibat pungli. Masing-masing berpangkat Briptu dan Aipda.
Hingga akhirnya pemeriksaan berkembang kepada 10 anggota polisi yang turut terlibat.
kata Liliek, ke-10 oknum polisi berpangkat bintara itu kini terus ditelusuri dan dikembangkan. Itu untuk mengetahui ke mana aliran danang pungli. Tapi dapat dipastikan, danang tidak mengalir ke pimpinan mereka yaitu Kasatlantas Polres Pemalang dan Kapolres Pemalang.
“Tidak ada perintah dari pimpinan, baik Kasatlantas maupun Kapolres Pemalang. Yang pasti aliran danang itu mereka nikmati masing-masing atau masuk ke kantong pribadi,” beber Liliek.
Liliek menambahkan, jumlah oknum polisi yang terlibat pungli Jembatan Comal sangat mungkin terus bertambah. Sebab, modus itu melibatkan sejumlah warga sehingga peran petugas tersamarkan.
Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah ikut andil dalam keberhasilan kepolisian mengungkap aksi pungli massal itu. Ganjar berkoordinasi dengan Kapolda Jateng Irjen Pol Noer Ali, yang kemudian melakukan langkah penindakan tegas.
Ganjar menegaskan, pelaku pungli memang tidak boleh ditoleransi. “Saya pantau langsung dan tidak akan kita tolelir lagi. Antara pemprov dan kepolisian akan kita lakukan operasi.Pokok’e nek ono ngunu-ngunu tak sikat (kalau ada yang begitu kita akan sikat),” tegas Ganjar.