~Blitz~
IndoForum Senior B
- No. Urut
- 111
- Sejak
- 26 Mar 2006
- Pesan
- 6.218
- Nilai reaksi
- 137
- Poin
- 63
Puluhan Warga di Bali Bunuh Diri
DENPASAR -- Kepolisian Daerah (Polda) Bali mencatat, selama semester 2009 sebanyak 39 warga di berbagai daerah pulau Dewata itu tercatat memilih jalan bunuh diri untuk mengakhiri hidupnya."Angka sebesar itu mengalami penurunan bila dibandingkan semester yang sama pada 2008 yang mencapai 70 orang," kata Kapolda Bali, Irjen Pol T Ashikin Husein, di Denpasar, Selasa (30/6).
Ia menjelaskan, masih cukup tingginya kasus bunuh diri di Bali, antara lain disebabkan oleh berbagai faktor dan latar belakang yang beragam.Namun demikian, faktor yang cukup dominan yang mendorong seseorang untuk nekad mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri adalah karena menderita penyakit yang tak kunjung sembuh. "Dari 39 kasus yang kini muncul, 25 di antaranya terungkap karena pelakuknya tidak lagi tahan dengan penyakit yang dideritanya," katanya.
Menyusul di urutan kedua dan ketiga dengan masing-masing sembilan dan lima kasus, adalah karena faktor frustrasi dan terimpit kesulitan ekonomi."Jadi, tidak semua orang susah mikirin ekonomi yang kemudian mengambil jalan pintas dengan bunuh diri," ujar kapolda.
Mengenai profesi pelaku, Irjen Ashikin menyebutkan, sebagian besar adalah petani, yakni sebanyak 22 orang, menyusul pegawai swasta sepuluh orang. Ashikin mengatakan, untuk kalangan buruh dan pelajar, masing-masing terhitung lima dan dua korban. "Dilihat dari umur, kebanyakan pelaku bunuh diri berusia antara 46 sampai 80 tahun," ujarnya.
Mengenai modus operandi, ia mengatakan, kebanyakan pelaku mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, menyusul terjun ke jurang, dan minum racun."Untuk yang nekad menggorok diri menggunakan senjata tajam, tercatat hanya satu kasus," katanya.Melihat kejadian tersebut, kapolda meminta kepada masyarakat agar lebih mendekatkan diri kepada Tuhan sehingga segala niat buruk bisa dijauhkan, demikian juga kepada pemerintah agar memerhatikan nasib masyarakat, terutama kaum miskin.
"Saya kira perhatian pemerintah kepada masyarakat miskin sangat diperlukan untuk menekan angka bunuh diri yang terjadi di Bali, mengingat kebanyakan korban bunuh diri berasal dari kalangan masyarakat kecil yang sakit-sakitan," ujar Ashikin. ant
Sumber : Republika
Wew .... parah banget yah/wah
DENPASAR -- Kepolisian Daerah (Polda) Bali mencatat, selama semester 2009 sebanyak 39 warga di berbagai daerah pulau Dewata itu tercatat memilih jalan bunuh diri untuk mengakhiri hidupnya."Angka sebesar itu mengalami penurunan bila dibandingkan semester yang sama pada 2008 yang mencapai 70 orang," kata Kapolda Bali, Irjen Pol T Ashikin Husein, di Denpasar, Selasa (30/6).
Ia menjelaskan, masih cukup tingginya kasus bunuh diri di Bali, antara lain disebabkan oleh berbagai faktor dan latar belakang yang beragam.Namun demikian, faktor yang cukup dominan yang mendorong seseorang untuk nekad mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri adalah karena menderita penyakit yang tak kunjung sembuh. "Dari 39 kasus yang kini muncul, 25 di antaranya terungkap karena pelakuknya tidak lagi tahan dengan penyakit yang dideritanya," katanya.
Menyusul di urutan kedua dan ketiga dengan masing-masing sembilan dan lima kasus, adalah karena faktor frustrasi dan terimpit kesulitan ekonomi."Jadi, tidak semua orang susah mikirin ekonomi yang kemudian mengambil jalan pintas dengan bunuh diri," ujar kapolda.
Mengenai profesi pelaku, Irjen Ashikin menyebutkan, sebagian besar adalah petani, yakni sebanyak 22 orang, menyusul pegawai swasta sepuluh orang. Ashikin mengatakan, untuk kalangan buruh dan pelajar, masing-masing terhitung lima dan dua korban. "Dilihat dari umur, kebanyakan pelaku bunuh diri berusia antara 46 sampai 80 tahun," ujarnya.
Mengenai modus operandi, ia mengatakan, kebanyakan pelaku mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, menyusul terjun ke jurang, dan minum racun."Untuk yang nekad menggorok diri menggunakan senjata tajam, tercatat hanya satu kasus," katanya.Melihat kejadian tersebut, kapolda meminta kepada masyarakat agar lebih mendekatkan diri kepada Tuhan sehingga segala niat buruk bisa dijauhkan, demikian juga kepada pemerintah agar memerhatikan nasib masyarakat, terutama kaum miskin.
"Saya kira perhatian pemerintah kepada masyarakat miskin sangat diperlukan untuk menekan angka bunuh diri yang terjadi di Bali, mengingat kebanyakan korban bunuh diri berasal dari kalangan masyarakat kecil yang sakit-sakitan," ujar Ashikin. ant
Sumber : Republika
Wew .... parah banget yah/wah