roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Pria bercita,
-cita menyentuh wanita
Sedunia
Dengan menjanjikan dunia
Kepada mereka
Maka para pria berebut,berlomba
Memiliki dunia
Bahkan hingga rela mengabaikan
Tuhan
Membicarakan perempuan,
Tak kan ada habisnya
Membuat percakapan begitu seru
Dan menggairahkan
Tapi menikmati perempuan
Hanya pegal-pegal di badan
Dan tak kunjung juga mendapatkan
Kepuasan
Meski dimanapun,kapanpun
Bagaimanapun bercumbu
Dan berapapun pasangan
Hanya terus tertipu
Oleh penasaran
Mengkhayalkankan perempuan ...h memang
Tak ada ujungnya
Tapi menjalin hubungan
Kerap tak sesuai dengan
Yang diharapkan
Yang dibayangkan
;terperangkap lamunan
Meski kerap pergi,
Meski berniat menyepi
Tak ada yang benar
-benar hendak sendiri
Meski ia seorang nabi
Meski bagi gusti
Dan hawa
Adalah kelemahan pria
Paling sirga
Wanita berkaca,
Hingga ketepian wajahnya
Meski dengan begitu
Belum juga mampu
Membuatnya merasa sempurna
Apalagi menghilangkan bau badannya
Wanita bangun dan berkaca
Wanita pergi dan berkaca
Wanita pulang dan berkaca
Wanita mati
Siapa yang berkaca selanjutnya
Mungkin kelak ketika malaikat penjaga kubur bertanya
Wanita hanya akan berkata
Dimana kaca saya
Masalalu terkadang,
Menikamkan pilu
Yang membekas
Dendam dan sumpah
Padahal masih
Banyak yang bisa dilakukan
Dan didapatkan
Dari pada menerus terus
Mengekalkannya
Kenangan,
Sebatang pohon
Yang mengabu
Dibakar waktu
Diterbangkan cerita
Melekat pada
Bangunan hingga perayaan
Kenangan adalah segumpal abu
Yang bercampur debu
Memerihkan mata
Menyesakan dada
Juga kerap menumbuhkan
Tawa
-cita menyentuh wanita
Sedunia
Dengan menjanjikan dunia
Kepada mereka
Maka para pria berebut,berlomba
Memiliki dunia
Bahkan hingga rela mengabaikan
Tuhan
Membicarakan perempuan,
Tak kan ada habisnya
Membuat percakapan begitu seru
Dan menggairahkan
Tapi menikmati perempuan
Hanya pegal-pegal di badan
Dan tak kunjung juga mendapatkan
Kepuasan
Meski dimanapun,kapanpun
Bagaimanapun bercumbu
Dan berapapun pasangan
Hanya terus tertipu
Oleh penasaran
Mengkhayalkankan perempuan ...h memang
Tak ada ujungnya
Tapi menjalin hubungan
Kerap tak sesuai dengan
Yang diharapkan
Yang dibayangkan
;terperangkap lamunan
Meski kerap pergi,
Meski berniat menyepi
Tak ada yang benar
-benar hendak sendiri
Meski ia seorang nabi
Meski bagi gusti
Dan hawa
Adalah kelemahan pria
Paling sirga
Wanita berkaca,
Hingga ketepian wajahnya
Meski dengan begitu
Belum juga mampu
Membuatnya merasa sempurna
Apalagi menghilangkan bau badannya
Wanita bangun dan berkaca
Wanita pergi dan berkaca
Wanita pulang dan berkaca
Wanita mati
Siapa yang berkaca selanjutnya
Mungkin kelak ketika malaikat penjaga kubur bertanya
Wanita hanya akan berkata
Dimana kaca saya
Masalalu terkadang,
Menikamkan pilu
Yang membekas
Dendam dan sumpah
Padahal masih
Banyak yang bisa dilakukan
Dan didapatkan
Dari pada menerus terus
Mengekalkannya
Kenangan,
Sebatang pohon
Yang mengabu
Dibakar waktu
Diterbangkan cerita
Melekat pada
Bangunan hingga perayaan
Kenangan adalah segumpal abu
Yang bercampur debu
Memerihkan mata
Menyesakan dada
Juga kerap menumbuhkan
Tawa