Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hai useless people! Sudah lama saya tak memaki kalian. Sudah gatal rasanya jemari saya untuk mengetik, tetapi gravitasi kasur lebih kuat, sehingga menciptakan saya enggan beranjak. Jadilah sekarang baru terlaksana untuk mengejawantahkan isi kepala.
Bulan Ramadhan sudah setengah jalan lebih. Sudah berapa macam takjil yg kalian santap? Kolak? Es Cendol? Kurma? Sop buah? Kampas kopling? Oli Samping? Lanjutkan! Karena itu menggerakan ekonomi rakyat. Jangan berharap ada langkah konkret untuk menggerakkan ekonomi dari peme.
Oke Lanjut
Pas puasa, biasanya kita sering punya pikiran Bisa ekonomis nih. Karena biasa sehari makan 3 kali, jadi cuma 2 kali. Tapi kenyataanya? Chatmu gak dibales, apalagi perasaanmu wkwkwk!!! Eh, maaf. Sengaja itu tadi~
Kenyataannya kita malah tambah boros. Kok dapat? Karena saat puasa jatah makan kita berkurang sekali. Tapi jatah jajan kita bertambah berkali-kali.
Yang biasanya beli es campur seminggu sekali, jadi setiap hari beli. Yang gak pernah beli kolak, jadi beli kolak. Buka puasa gak ada gorengan? Lambung gak smile bos!!! Belum lagi kalo ada ajakan bukber, duit trosss!!!
Tipi kin. Kiti disinnihkin birbiki dharap ying minis-minis. Kelakar untuk memvalidasi pembelian berbagai kudapan manis saat berbuka. Tapi itu jelas pledoi yang...ramashokkk!!! FYI. Tagline Berbukalah dengan yg manis sebenarnya cuma sebuah kampanye dari sebuah iklan minuman yg sukses. Tapi, ada benarnya juga berbuka dengan yg manis. Karena makanan manis akan menciptakan energi kita cepat terisi. Nabi juga biasa berbuka dengan kurma, yg notabene manis.
Ini hadistnya "Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasanya berbuka dengan ruthab (kurma basah) sebelum menunaikan shalat. Jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Dan kalau tidak ada yg begitu beliau berbuka dengan seteguk air" Hadist Riwayat Abu Daud no. 2356 & Ahmad.
Tapi ayo coba kita sedikit mikir Apa iya, Nabi berbuka dengan kurma cuma karena rasanya manis?. Hmmm, saya rasa tidak. Dari hadist di atas, saya rasa poin utamanya bukan berbuka dengan yg manis, sebagai yg paling afdol saat berbuka. TapiKesederhanaan.
Di akhir hadist disebutkan, kalau tidak ada kurma basah atau kurma kering, Nabi berbuka dengan seteguk air. Air. Iya air. Sesuatu yg mudah ditemui untuk sekadar membatalkan puasa. Pasti ada di setiap rumah. Tidak ada orang yg terlampau gblk, hingga dengan senangnya bermacet-macet ria cuma untuk sekadar membeli air minum menjelang berbuka.
Saya bukan menatap sinis orang yg berburu takjil untuk berbuka. Tapi tolong. Pastikan gak ada makanan yg terbuang. Belilah secukupnya. Pastikan kalian sanggup menghabiskannya. Gak. Gak usah pakai alasan sisanya dapat buat sahur. Pasti cuma kalian sentuh dikit pas sahur, sisanya tetap kalian buang.
Jika setiap berbuka sering berlebihan? Lalu apa hikmah yg didapat dari puasa? Kita memang gak boleh makan & minum dari subuh hingga magrib. Tapi bukan berarti kita bo bar-bar saat berbuka.
Diharapkan, kalau sebulan penuh dapat mengendalikan nafsu, seterusnya kita juga dapat mengendalikan nafsu. Karena sudah terbiasa saat bulan Ramadhan. Itu baru puasa yg memberi impact pada diri. Jangan alim pas Ramadhan doang. Atau malah alim pas siang hari di Ramadhan doang.
Karena yg semestinya ditingkatkan di bulan Ramadhan itu ibadah. Bukan pengeluaran.
Jadi, mari hidup sederhana. Mari hidup sesuai kebutuhan. Secukupnya saja. Setuju? kalau setuju, nomor rekening saya ada di bawah. Silakan transfer ke saya kalau kelebihan uang. Karena terlalu banyak uang akan meningkatkan peluang kalian untuk berlebih-lebihan, & itu tidak baik, biar saya saja yg menanggungnya~
KEEP READ AND SOUND
Baca Juga Thread Lainnya
SUKA DUKA JUALAN PULSA DI SEKOLAH HT
Move On Dulu Atau Mencari Pengganti Dulu?HT
Yang Semakin Berubah Dari Kampung Halaman
Didi Kempot - Menuju Tak Terbatas Dan Melampauinya HT
Sebuah Pelajaran Dari Dua Centang Biru
Gopay vs opo'o : Siapa Yang Akan Menang?
Keabsurdan Pendidikan Indonesia
Menjadi Pesayang Alam Sejati HT
Karena Perasaan Memang Jualan Paling Laris
Jalanan - Tempat Termudah Untuk Bersyukur & Mengeluh
Iman Yang Kalkulatif
Koar-koar Menolak Valentine & Pacaran. Buat Apa?
5 Lagu Ini Akan Membuat Kalian Mulai Melirik BTS
Memilih atau Dipilih?
Mencoba Menonton Theater JKT48 Untuk Pertama KaliHT
Kata Siapa Cowok Gak Pernah Nangis Saat Patah Hati?
Didi Kempot - (Terus) Menuju Tak Terbatas Dan Melampauinya
Pendidikan di Tengah Pandemi: Ketika Bisnis Membutakan Nurani
KALIAN NGGAK SPESIAL!!!
Sopir Truk: Sang Filsuf Jalanan
TEMPORARY PEOPLE
Kelas Tambahan di Malam Gerimis
Bulan Ramadhan sudah setengah jalan lebih. Sudah berapa macam takjil yg kalian santap? Kolak? Es Cendol? Kurma? Sop buah? Kampas kopling? Oli Samping? Lanjutkan! Karena itu menggerakan ekonomi rakyat. Jangan berharap ada langkah konkret untuk menggerakkan ekonomi dari peme.
Oke Lanjut
Pas puasa, biasanya kita sering punya pikiran Bisa ekonomis nih. Karena biasa sehari makan 3 kali, jadi cuma 2 kali. Tapi kenyataanya? Chatmu gak dibales, apalagi perasaanmu wkwkwk!!! Eh, maaf. Sengaja itu tadi~
Kenyataannya kita malah tambah boros. Kok dapat? Karena saat puasa jatah makan kita berkurang sekali. Tapi jatah jajan kita bertambah berkali-kali.
Yang biasanya beli es campur seminggu sekali, jadi setiap hari beli. Yang gak pernah beli kolak, jadi beli kolak. Buka puasa gak ada gorengan? Lambung gak smile bos!!! Belum lagi kalo ada ajakan bukber, duit trosss!!!
Tipi kin. Kiti disinnihkin birbiki dharap ying minis-minis. Kelakar untuk memvalidasi pembelian berbagai kudapan manis saat berbuka. Tapi itu jelas pledoi yang...ramashokkk!!! FYI. Tagline Berbukalah dengan yg manis sebenarnya cuma sebuah kampanye dari sebuah iklan minuman yg sukses. Tapi, ada benarnya juga berbuka dengan yg manis. Karena makanan manis akan menciptakan energi kita cepat terisi. Nabi juga biasa berbuka dengan kurma, yg notabene manis.
Ini hadistnya "Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasanya berbuka dengan ruthab (kurma basah) sebelum menunaikan shalat. Jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Dan kalau tidak ada yg begitu beliau berbuka dengan seteguk air" Hadist Riwayat Abu Daud no. 2356 & Ahmad.
Tapi ayo coba kita sedikit mikir Apa iya, Nabi berbuka dengan kurma cuma karena rasanya manis?. Hmmm, saya rasa tidak. Dari hadist di atas, saya rasa poin utamanya bukan berbuka dengan yg manis, sebagai yg paling afdol saat berbuka. TapiKesederhanaan.
Di akhir hadist disebutkan, kalau tidak ada kurma basah atau kurma kering, Nabi berbuka dengan seteguk air. Air. Iya air. Sesuatu yg mudah ditemui untuk sekadar membatalkan puasa. Pasti ada di setiap rumah. Tidak ada orang yg terlampau gblk, hingga dengan senangnya bermacet-macet ria cuma untuk sekadar membeli air minum menjelang berbuka.
Saya bukan menatap sinis orang yg berburu takjil untuk berbuka. Tapi tolong. Pastikan gak ada makanan yg terbuang. Belilah secukupnya. Pastikan kalian sanggup menghabiskannya. Gak. Gak usah pakai alasan sisanya dapat buat sahur. Pasti cuma kalian sentuh dikit pas sahur, sisanya tetap kalian buang.
Jika setiap berbuka sering berlebihan? Lalu apa hikmah yg didapat dari puasa? Kita memang gak boleh makan & minum dari subuh hingga magrib. Tapi bukan berarti kita bo bar-bar saat berbuka.
Diharapkan, kalau sebulan penuh dapat mengendalikan nafsu, seterusnya kita juga dapat mengendalikan nafsu. Karena sudah terbiasa saat bulan Ramadhan. Itu baru puasa yg memberi impact pada diri. Jangan alim pas Ramadhan doang. Atau malah alim pas siang hari di Ramadhan doang.
Karena yg semestinya ditingkatkan di bulan Ramadhan itu ibadah. Bukan pengeluaran.
Jadi, mari hidup sederhana. Mari hidup sesuai kebutuhan. Secukupnya saja. Setuju? kalau setuju, nomor rekening saya ada di bawah. Silakan transfer ke saya kalau kelebihan uang. Karena terlalu banyak uang akan meningkatkan peluang kalian untuk berlebih-lebihan, & itu tidak baik, biar saya saja yg menanggungnya~
KEEP READ AND SOUND
Baca Juga Thread Lainnya
SUKA DUKA JUALAN PULSA DI SEKOLAH HT
Move On Dulu Atau Mencari Pengganti Dulu?HT
Yang Semakin Berubah Dari Kampung Halaman
Didi Kempot - Menuju Tak Terbatas Dan Melampauinya HT
Sebuah Pelajaran Dari Dua Centang Biru
Gopay vs opo'o : Siapa Yang Akan Menang?
Keabsurdan Pendidikan Indonesia
Menjadi Pesayang Alam Sejati HT
Karena Perasaan Memang Jualan Paling Laris
Jalanan - Tempat Termudah Untuk Bersyukur & Mengeluh
Iman Yang Kalkulatif
Koar-koar Menolak Valentine & Pacaran. Buat Apa?
5 Lagu Ini Akan Membuat Kalian Mulai Melirik BTS
Memilih atau Dipilih?
Mencoba Menonton Theater JKT48 Untuk Pertama KaliHT
Kata Siapa Cowok Gak Pernah Nangis Saat Patah Hati?
Didi Kempot - (Terus) Menuju Tak Terbatas Dan Melampauinya
Pendidikan di Tengah Pandemi: Ketika Bisnis Membutakan Nurani
KALIAN NGGAK SPESIAL!!!
Sopir Truk: Sang Filsuf Jalanan
TEMPORARY PEOPLE
Kelas Tambahan di Malam Gerimis
Kemarin 22:10