• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Puasa Daud Marissa Haque Kekasih Allah

pesilattangguh

IndoForum Newbie F
No. Urut
77188
Sejak
6 Agt 2009
Pesan
8
Nilai reaksi
0
Poin
1
:xBanyak hal yang bisa dilakukan dalam upaya untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta. Bagi wanita yang tengah menyelesaikan pendidikan S3-nya di IPB (Institut Pertanian Bogor), jurusan PSL (Pengelolaan Sumberdaya Alam & Lingkungan Hidup) ini, cara yang ia lakukan agar dirinya lebih dekat dengan Allah tak hanya dengan cara melaksanakan ibadah wajib saja. Sebagai wujud syukur dan rasa cintanya kepada Allah, Icha tergolong rajin melaksanakan ibadah sunnah, salah satunya adalah dengan menjalankan puasa daud. “Dari dulu saya memang terbiasa berpuasa Daud, tapi semakin ke sini, karena fisik juga sudah semakin tua, jadi tidak serajin dulu, tapi InsyaAllah sebisa mungkin saya laksanakan,” ungkapnya.

Hati_Marifat_Marissa_Haque.jpg


Tak hanya puasa Daud, saat akan memutuskan partai mana yang akan ia pilih, Icha juga menyempatkan untuk berpuasa selama 40 hari. “Sebelum saya memutuskan untuk memilih masuk anggota Partai Persatuan Pembangunan (PPP), sebelumnya saya berpuasa selama 40 hari, dan saya memohon untuk dipilihkan yang terbaik,” kenang wanita yang kini juga menjabat sebagai direktur eksekutif e-Gov Institute di Jakarta dan Surabaya. “Dengan seperti itu, saya yakin pilihan apapun yang saya jalani adalah pilihan Allah yang terbaik untuk saya,” imbuhnya. Ria

Sidebar 2.... Belajar untuk Menjadi Guru bagi Tuna Rungu

Setelah diberi banyak kemudahan dan kesuksesan dalam hidupnya, Icha ternyata tidak lantas sombong. Ia tetap ingat bahwa segala yang ia peroleh selama ini bukanlah miliknya semata. Oleh karena itu, meskipun kesuksesan telah ia raih, namun ia masih rajin berbagi kepada sesama, terutama kaum yang kurang mampu. Sebagai wujud kepeduliannya, ia dan sang suami termasuk rajin mendatangi panti asuhan ataupun berbagi kepada orang yang kurang mampu. Kepeduliannya terhadap sesama juga terlihat dengan keinginannya untuk menjadi guru bahasa Inggris bagi tuna rungu. Untuk mewujudkan keinginannya tersebut, Icha akhirnya memutuskan untuk mengambil pendidikan S2 di Universitas Katolik Atmajaya Fakultas Linguistik Terapan Bahasa Inggris (LTBI), jurusan Psycholinguistics dengan spesialisasi Pengajaran Bahasa Inggris untuk Anak-anak Tuna Rungu (Bisu-tuli). Dalam studinya itu, ia belajar untuk membimbing para tuna rungu dengan metode American sign language.

Tak hanya itu, rasa sosialnya juga terlihat saat ia dan suami memutuskan untuk menjadi orang tua angkat bagi Bambang, salah seorang pekerja di rumahnya. Bambang yang berasal dari keluarga pas-pasan ini akhirnya dikuliahkan di Universitas Terbuka oleh Icha. Selain itu, wujud kepeduliannya juga tampak hingga saat ini setelah ia dinobatkan menjadi duta lingkungan hidup dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH), duta World Wide Fund (WWF) untuk badak cula satu, dan juga menjadi duta KB mandiri. Sebagai wujud cintanya terhadap lingkungan, Icha kini memiliki keinginan untuk menjadi menteri kehutanan pada periode mendatang. “Saya ingin menggantikan MS Ka'ban menjadi Menteri Kehutanan dan mudah-mudahan pencurian hutan berkurang karena saya punya hati untuk lingkungan hidup bukan sekadar dagang,” tandasnya. Sedangkan sebagai duta badak, ia aktif menyebarluaskan informasi pelestarian badak. Ia bahkan terlibat langsung dalam pembuatan film dokumenter tentang badak jawa. Ria
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.