• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita PT Sarijaya Produksi 500 Kg Mi Berformalin Setiap Hari

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
WHA6U.jpg

YOGYAKARTA - PT Sarijaya mampu memproduksi dan mendistribusikan 500 kilogram mi basah berformalin setiap hari. Petugas menggerebek pabrik PT Sarijaya setelah melakukan penyelidikan selama beberapa bulan.

"Dalam satu hari, pabrik tersebut mampu memproduksi dan mendistribusikan mi yang mengandung bahan pengawet mayat (formalin) sebanyak setengah kuintal atau 500 kilogram," kata Wakasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Ilyas, Jumat (19/4/2013).

Pabrik mi yang beralamat di Gang Madubronto, Nomor 34, Patangpuluhan, Kecamatan Wirobrajan, Kota Yogyakarta, itu digerebek petugas gabungan pada Kamis, 18 April 2013 malam sekira pukul 22.00 WIB.

"Penyelidikan yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan UKM Pemda DIY sejak Januari 2013 lalu," tambahnya.

Dalam penggerebekan itu ditemukan barang bukti berupa 476 kilogram mi basah positif berformalin, lima liter formalin dalam jeriken, tiga jeriken bekas formalin, dan satu jeriken berukuran 20 liter bekas formalin. Dua karyawan pabrik tersebut masih diperiksa intensif oleh petugas.

Pabrik tersebut pernah digerebek pada 2007. Namun, dia mengaku tidak mengetahui berapa hukuman yang dijatuhkan kepada pemilik pabrik, Hani Purbonegoro, warga Jalan Palagan, Kabupaten Sleman.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.