yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
SEMARANG - PT KAI mengeruk keuntungan saat arus mudik dan balik lebaran Idul Idul Fitri. Bahkan, PT KAI Daerah Operasi IV Semarang tahun ini mentargetkan pendapatan hingga Rp17,5 miliar dari total penghasilan Rp15,5 miliar pada tahun lalu.
Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang, Zakaria, mengatakan, pendapatan tersebut diperoleh dalam kurun waktu 22 hari, selama masa angkutan lebaran yang berlangsung mulai 29 Juli-19 Agustus. Pendapatan berasal dari operasional kereta komersial jarak jauh maupun dekat, baik kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif.
"Peningkatan pendapatan ini juga lantaran adanya kenaikan tarif pada kereta api kelas ekonomi, di mana saat ini seluruh kereta api kelas ekonomi yang beroperasi di wilayah Daop IV Semarang sudah menggunakan AC," kata Zakaria, Kamis (13/6/2013).
Meski pendapatan diprediksi melonjak, lanjut Zakaria, bukan berarti jumlah penumpang juga turut meningkat. Justru sebaliknya, pada masa lebaran tahun ini jumlah penumpang dari wilayah Daop IV Semarang menurun sekira 3 persen dibanding tahun lalu.
"Penurunan jumlah penumpang ini lantaran KA Harina tidak lagi menjadi milik PT KAI Daop IV Semarang, serta penghapusan KA Rajawali," jelasnya.
Menurutnya, dari sisi jumlah penumpang, pada arus mudik dan balik lebaran, PT KAI Daop IV hanya menyediakan 196.874 tiket. Tiket tersebut hingga kini sudah terjual 95,76 persen untuk arus mudik dan 72,35 persen untuk arus balik.
"Bahkan untuk kereta api tambahan Tawangjaya dengan kapasitas 800 penumpang per hari juga sudah habis terjual, baik untuk mudik maupun sebaliknya," ungkapnya.
Sejak 1 April lalu, PT KAI menerapkan tarif batas atas dan bawah untuk kelas ekonomi AC sebagaimana kelas eksekutif serta bisnis. Kereta api kelas ekonomi AC jurusan Jakarta-Semarang PP, yakni KA Senja Menoreh harga tiketnya Rp110 ribu-Rp270 ribu, KA Tawangjaya Rp80 ribu-Rp150 ribu, dan KA Tegal Arum jurusan Jakarta-Tegal PP harga tiketnya antara Rp80 ribu-Rp150 ribu.
Sementara kereta api kelas bisnis jurusan Jakarta-Semarang PP yakni KA Fajar/Senja Utama antara Rp120 ribu-Rp300 ribu. Sedangkan kereta api kelas eksekutif jurusan Jakarta-Semarang PP yakni KA Argo Sindoro dipatok harga Rp200 ribu-Rp500 ribu, dan dan KA Argo Muria dengan harga Rp200 ribu-Rp500 ribu.