Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ane bukan karyawan, ane juga bukan pengusaha, ane cuma pekerja serabutan yg kerjanya informal.
Tapi ya, ane kebetulan gak terlalu kena pengaruh langsung untuk virus corona ini. Terutama soal PSBB. Krna kerjaan ane kebetulan depan komputer.
Ane ya gak mungkirin kalau omset turun, tetapi untungnya ane masih dapat menjaga & ada banyak upaya yg masih dapat dilakukan untk dapat survive. Ya dapat dibilang sih, kerja rodi. Tapi, literally ane masih dapat ada yg dilakuin.
Gak kayak temen-temen ane yg menggantungkan hidupnya dengan bekerja di luar rumah & mendapatkan gaji bulanan.
1. PSBB memang dibutuhkan
Pertama2 biar gak salah persepsi, ane mau tegesin dulu kalo PSBB itu memang dibutuhkan, BANGET. Tapi ini ane lagi mau bahas tentang sejumlah keluh kesah kawan-kawanku. Bahkan, kawan-kawanku menceritakan keluh kesah kawan-kawannya juga soal PSBB ini.
2. Resesi
Kemarin2, mereka sudah merasa was-was dengan kemungkinan yg akan datang bahwa Indonesia akan mengalami resesi ekonomi.
Mereka takut. Takut kena akibat langsung berupa 'dipecat, diputus kontrak, dirumahkan' atau apapun lah itu istilah lainnya.
3. WFH
PSBB menciptakan perusahaan jadi banyak yg harus mengerjakan WFH. Bnyk dari kawan2 ane yg mengeluhkan tentang WFH ini, tetapi mereka sekali lagi gak berdaya karena memang ini kondisi yg memaksa mereka utk mengerjakannya.
Mungkin dulu kwan2 ane suka berpkir, enak kali ya klo kerja di rumah. Kayak di luar2 negeri gitu, keren lah, kayak bos malah. Tapi setelah mereka jalani, ada banyak keluhan yg dirasakan.
4. Pengurangan Karyawan
PSBB ini juga hampir dipastikan bahwa menambah kemungkinan utk perusahaan mengurangi karyawannya. (Setelah ancaman resesi)
Makin was-was aja nih kawan-kawan ane beserta dengan kawan-kawannya juga.
5. Karyawan Baru
Kemarin ini kan PSBB udah kelar tuh, ada asa untuk kemungkinan bahwa kehidupan akan kembali normal, walau masih New Normal.
Mulau ada banyak perusahaan & karyawan yg menjalin hubungan kerja. Usaha-usaha yg semula tutup, mulai beroperasi lagi.
Karyawan baru pun banyak yg baru masuk, termasuk kawan-kawan ane. Nah, tetapi skrng, mereka lagi ketakutan karena klo perusahaan mau PHK, maka mereka akan mengerjakan pemecatan kepada karyawan baru dulu tentunya yg kgk perlu bayar pesangon atau ribet2.
6. Cadangan/Utangan/Tabungan HABIS!
Ini berlaku bagi perusahaan & karyawan. Pada awal covid kemarin, baik perusahaan ataupun karyawannya mungkin masih dapat merasa lega karena mempunyai tabungan atau cadangan uang.
Kalo pun mentok, masih ada dapat ngutang ke beberapa yg mungkin dapat diutangi. Tapi kalau sekarang, kayaknya udah makin suram.
Tabungan udah habis
Utangan udah gak ada lagi yg dapat diutangin
MENTOK
Jadi masalahnya gak dapat disamain lagi saat awal covid19 kemarin.
7. Mau Usaha/Bisnis Susah
Tadi kan udah dijelasin tuh ya tentang perekonomian negara kita begitu pula dengan masyrakatnya. Mau usaha atau bisnis ya tentu aja SUSAH BANGET.
Kawan2 ane pun puyeng. Mereka mau usaha nih, tp bingung. Gak covid aja klo mw bisnis gak semudah itu.
8. Bantuan Pemerintah
Ya ini sih satu-satunya yg diharapkan oleh kawan2 ane. Mereka ktnya bener2 berharap sama bantuan ini. Kan skrng ada ckup banyak tuh jenis2 bantuannya. Ya kawan2 ane sih agak terhibur dikit sama ginian, walau gk semua dapet.
Harapan Kawan-kawan Ane
Kawan2 ane cuma berharap antara dua sih ini katanya:
- RANTA PENYEBARAN CORONA BERAKHIR
- OBAT CORONA DITEMUKAN DAN DISEBAR LAYAKNYA OBAT-OBAT LAIN SEHINGGA PENYAKIT CORONA GAK TERLALU JADI MOMOK YANG BISA MENGGUNCANG DUNIA LAGI
Kalo kalian gimana gan?
Mungkin kawan-kawan agan juga punya cerita serupa?
Coba komen gan. Ntar ane masukkin ke thread.
Hari ini 22:55
Tapi ya, ane kebetulan gak terlalu kena pengaruh langsung untuk virus corona ini. Terutama soal PSBB. Krna kerjaan ane kebetulan depan komputer.
Ane ya gak mungkirin kalau omset turun, tetapi untungnya ane masih dapat menjaga & ada banyak upaya yg masih dapat dilakukan untk dapat survive. Ya dapat dibilang sih, kerja rodi. Tapi, literally ane masih dapat ada yg dilakuin.
Gak kayak temen-temen ane yg menggantungkan hidupnya dengan bekerja di luar rumah & mendapatkan gaji bulanan.
1. PSBB memang dibutuhkan
Pertama2 biar gak salah persepsi, ane mau tegesin dulu kalo PSBB itu memang dibutuhkan, BANGET. Tapi ini ane lagi mau bahas tentang sejumlah keluh kesah kawan-kawanku. Bahkan, kawan-kawanku menceritakan keluh kesah kawan-kawannya juga soal PSBB ini.
2. Resesi
Kemarin2, mereka sudah merasa was-was dengan kemungkinan yg akan datang bahwa Indonesia akan mengalami resesi ekonomi.
Mereka takut. Takut kena akibat langsung berupa 'dipecat, diputus kontrak, dirumahkan' atau apapun lah itu istilah lainnya.
3. WFH
PSBB menciptakan perusahaan jadi banyak yg harus mengerjakan WFH. Bnyk dari kawan2 ane yg mengeluhkan tentang WFH ini, tetapi mereka sekali lagi gak berdaya karena memang ini kondisi yg memaksa mereka utk mengerjakannya.
Mungkin dulu kwan2 ane suka berpkir, enak kali ya klo kerja di rumah. Kayak di luar2 negeri gitu, keren lah, kayak bos malah. Tapi setelah mereka jalani, ada banyak keluhan yg dirasakan.
4. Pengurangan Karyawan
PSBB ini juga hampir dipastikan bahwa menambah kemungkinan utk perusahaan mengurangi karyawannya. (Setelah ancaman resesi)
Makin was-was aja nih kawan-kawan ane beserta dengan kawan-kawannya juga.
5. Karyawan Baru
Kemarin ini kan PSBB udah kelar tuh, ada asa untuk kemungkinan bahwa kehidupan akan kembali normal, walau masih New Normal.
Mulau ada banyak perusahaan & karyawan yg menjalin hubungan kerja. Usaha-usaha yg semula tutup, mulai beroperasi lagi.
Karyawan baru pun banyak yg baru masuk, termasuk kawan-kawan ane. Nah, tetapi skrng, mereka lagi ketakutan karena klo perusahaan mau PHK, maka mereka akan mengerjakan pemecatan kepada karyawan baru dulu tentunya yg kgk perlu bayar pesangon atau ribet2.
6. Cadangan/Utangan/Tabungan HABIS!
Ini berlaku bagi perusahaan & karyawan. Pada awal covid kemarin, baik perusahaan ataupun karyawannya mungkin masih dapat merasa lega karena mempunyai tabungan atau cadangan uang.
Kalo pun mentok, masih ada dapat ngutang ke beberapa yg mungkin dapat diutangi. Tapi kalau sekarang, kayaknya udah makin suram.
Tabungan udah habis
Utangan udah gak ada lagi yg dapat diutangin
MENTOK
Jadi masalahnya gak dapat disamain lagi saat awal covid19 kemarin.
7. Mau Usaha/Bisnis Susah
Tadi kan udah dijelasin tuh ya tentang perekonomian negara kita begitu pula dengan masyrakatnya. Mau usaha atau bisnis ya tentu aja SUSAH BANGET.
Kawan2 ane pun puyeng. Mereka mau usaha nih, tp bingung. Gak covid aja klo mw bisnis gak semudah itu.
8. Bantuan Pemerintah
Ya ini sih satu-satunya yg diharapkan oleh kawan2 ane. Mereka ktnya bener2 berharap sama bantuan ini. Kan skrng ada ckup banyak tuh jenis2 bantuannya. Ya kawan2 ane sih agak terhibur dikit sama ginian, walau gk semua dapet.
Harapan Kawan-kawan Ane
Kawan2 ane cuma berharap antara dua sih ini katanya:
- RANTA PENYEBARAN CORONA BERAKHIR
- OBAT CORONA DITEMUKAN DAN DISEBAR LAYAKNYA OBAT-OBAT LAIN SEHINGGA PENYAKIT CORONA GAK TERLALU JADI MOMOK YANG BISA MENGGUNCANG DUNIA LAGI
Kalo kalian gimana gan?
Mungkin kawan-kawan agan juga punya cerita serupa?
Coba komen gan. Ntar ane masukkin ke thread.
Hari ini 22:55