• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Proses Pencarian Daliyem Diperpanjang Hingga Hari Ini

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
CJHjT.jpg
KARANGANYAR–Tim gabungan memperpanjang proses pencarian Daliyem, 50, warga RT 001/RW 001, Dusun Blumbang Lor, Desa Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar hingga Senin (21/5/2012) ini. Langkah ini diputuskan setelah berdiskusi dengan Muspika Tawangmangu dan warga sekitar.
Komandan SAR Karanganyar, M Abdullah, mengatakan selama tiga hari penyisiran di sekitar lokasi kejadian tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan Daliyem. Penyisiran dilakukan dengan memantau di sekitar lokasi kejadian dengan menaiki lereng curam.

“Sesuai keputusan pertemuan Muspika Tawangmangu penyisiran akan dihentikan mulai pukul 17.00 WIB, namun karena beberapa pertimbangan maka proses pencarian diperpanjang selama satu hari lagi,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Minggu (20/5/2012).

Menurutnya, tim gabungan terdiri dari 85 personel disebar di beberapa titik untuk memudahkan penyisiran. Mereka kembali melakukan penyisiran pada hari ketiga. Berdasarkan pantauan anggota tim gabungan yang berada di sekitar 1.700 meter di atas permukaan laut (MDPL) sempat mencium bau busuk. Diduga bau tersebut adalah mayat. “Kami belum bisa memastikan apakah mayat atau bukan. Yang jelas baunya cukup menyengat,” jelasnya.

Pihaknya memprioritaskan penyisiran pada lokasi bau busuk tersebut. Selain itu pencarian dilakukan pada lokasi yang belum pernah disisir oleh tim gabungan. Selama tiga hari penyisiran, anggota tim gabungan masih terkendala munculnya kabut dengan jarak pandang 20 meter.

Medan Cukup Berat
Sementara itu, Humas Basarnas Semarang, Aris Triyono, menambahkan medan di lokasi kejadian cukup berat. Selain lereng curam, cuaca di Gunung Lawu kadang cepat berubah dan muncul kabut. Pihaknya menghentikan penyisiran jika muncul kabut tebal yang membatasi pandangan mata.

Selama penyisiran, tim gabungan juga memasang jaring berukuran cukup besar yang dibentangkan di dasar lembah. Apabila korban melintasi lembah akan tersangkut pada jaring yang dipasang. Namun, selama penyisiran tiga hari tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. “Berdasarkan keterangan warga setempat, korban menderita gangguan mental. Penyisiran dihentikan karena sesuai protap dan keputusan Muspika yang telah melaksanakan pertemuan,” tambah Aris.

Korban dilaporkan hilang saat mencari rumput, Kamis (17/5/2012). Saat kejadian, korban hanya seorang diri berada di lokasi. Di sekitar lokasi kejadian ditemukan peralatan milik korban untuk mencari rumput seperti sabit, kain jarit.
solopos
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.