jennywijaya
IndoForum Newbie A
- No. Urut
- 288379
- Sejak
- 10 Nov 2020
- Pesan
- 318
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 18
Mungkin Anda sering menemukan banyak promo USG 4D. Namun, sesungguhnya apa metode pemeriksaan ini dan bagaimana metode ini dilakukan? Pada dasarnya, pemindaian ultrasound menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menciptakan gambar bagian dalam tubuh. Penggunaanya sangat cocok untuk mereka yang sedang menjalani masa kehamilan. Pemindaian ultrasound, atau dikenal dengan sebutan sonography, merupakan sebuah metode pemeriksaan yang aman karena menggunakan gelombang udara yang memantul untuk menciptakan gambar, dan bukan menggunakan radiasi. Pemindaian ultrasound digunakan untuk mengevaluasi perkembangan janin, dan metode pemeriksaan ini dapat mendeteksi gangguan di hati, jantung, ginjal, dan perut. Ultrasound juga bermanfaat dalam membantu dokter melakukan beberapa jenis biopsy tertentu. Gambar yang dihasilkan dari pemindaian ini dikenal dengan sebutan sonogram.
Jika Anda tertarik dengan konsep promo USG 4D, ada baiknya Anda mengenal konsep metode pemeriksaan ini terlebih dahulu. Seseorang yang melakukan pemindaian ultrasound dikenal dengan sebutan sonographer, namun hasil gambar dari USG akan diartikan oleh ahli radiologi, ahli jantung, dan dokter spesialis lainnya. Seorang sonographer biasanya akan memegang sebuah alat yang disebut “transducer” yang akan diletakkan pada kulit pasien. Gelombang suara ultrasound kemudian akan dipancarkan melewati jaringan lunak dan cairan, namun gelombang suara tersebut akan terpantul kembali saat mengenai permukaan yang lebih tebal. Dengan cara inilah USG dapat menciptakan gambar bagian dalam tubuh Anda.
Istilah “ultrasound” mengacu pada suara dengan frekuensi yang tidak dapat didengar oleh telinga manusia. Untuk penggunaan dengan tujuan diagnosis, gelombang ultrasound biasanya berukuran di antara 2 dan 18 megahertz atau Mhz. Frekuensi yang lebih tinggi akan menyediakan kualitas gambar yang lebih baik, namun lebih mudah diserap oleh kulit dan jaringan lainnya, sehingga gelombang suara frekuensi lebih tinggi tidak dapat menembus sedalam frekuensi lebih rendah. Begitu pual sebaliknya, frekuensi lebih rendah dapat menembus lebih dalam, namun gambar yang dihasilkan memiliki kualitas yang lebih rendah.
Ultrasound akan bergerak melewati darah di ruang jantung, misalnya, namun apabila gelombang suara menabrak katup jantung, gelombang suara akan memantul kembali. Gelombang ini juga akan berjalan melewati kantung empedu apabila tidak ada batu empedu; namun apabila ada batu empedu, gelombang tersebut akan memantul kembali setelah mengenainya. Semakin padat obyek yang ditabrak oleh gelombang ultrasound, semakin banyak ultrasound yang akan memantul kembali. “Echo” atau pantulan gelombang tersebut akan menghasilkan fitur gambar, dengan berbagai nuansa warna abu-abu yang menunjukkan perbedaan kepadatan.
Alat yang digunakan disebut dengan nama ultrasound transducer, dan biasanya diletakkan di permukaan tubuh pasien (dengan beberapa jenis dapat dimasukkan ke dalam tubuh). Hal ini akan memberikan gambar yang lebih jelas dan informatif untuk para ahli mengartikannya. Contohnya adalah transducer endovaginal yang digunakan untuk vagina; transducer endorectal yang digunakan untuk rectum atau dubur, dan transducer transesophageal yang dimasukkan lewat tenggorokan pasien untuk digunakan di kerongkongan. Beberapa transducer kecil dapat diletakkan pada ujung kateter dan dimasukkan ke dalam pembuluh darah untuk memeriksa dinding pembuluh darah.
Ultrasound biasanya digunakan untuk diagnosis, perawatan, dan sebagai panduan pada saat prosedur biopsy. Ultrasound juga dapat digunakan untuk memeriksa organ tubuh bagian dalam seperti hati dan ginjal, pankreas, kelenjar thyroid, dan ovarium dan buah zakar, dan lain-lain. Pemindaian ultrasound juga dapat menunjukkan apakah benjolan yang tumbuh merupakan tumor atau tidak. Benjolan tersebut dapat berupa kista berisi cairan atau kanker. Dapatkan promo USG 4D apabila Anda perlu mendapatkan pemeriksaan ultrasound.