Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Gansist...ada yg mengatakan bahwa keadaan yg terhimpit yg menjadikan seseorang menemukan suatu produk. Kenyataannya, banyak sekali sesuatu yg baru diciptakan secara kebetulan atau menyimpang dari tujuan awal diciptakannya suatu produk. Seperti halnya produk-produk di bawah ini, mungkin produk ini tidak akan ada di dunia kalau bukan karena satu tindakan kecerdikan atau kecelakaan yg tidak disengaja. Bahkan, dengan adanya produk-produk ini dapat menyelamatkan nyawa dari penemu ide baru lainnya, yg sekaligus memberikan fungsi baru pada benda yg dipakai. Seperti apa kisah penemuan barang yg ditemukan dengan cara unik & tidak biasa ? Langsung saja gansist simak dibawah ini ...cekidot...
Webcam
Saat ini gansist.bahwa penggunaan webcam mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita & setiap kalangan gansist... Entah untuk mengobrol dengan keluarga, bahkan webcam juga dipakai untuk interview kerja atau sekedar melepas rindu bersama pasangan untuk sekedar menghabiskan waktu. Sebelum munculnya webcam, orang-orang tidak memiliki cara berkomunikasi satu sama lain kalau dalam jarak yg berjauhan, mau tak mau mereka harus berjumpa secara langsung untuk menyampaikan keluh kesah beraktivitas seharian.
Hal ini berubah secara masif ketika sekelompok mahasiswa jurusan komputer di University of Cambridgeyang secara tidak sengaja menciptakan webcam. Awalnya, webcam tidak diciptakan untuk berkomunikasi dengan teman atau keluarga secara tidak langsung, namun dipakai untuk mengawasi alat pembuat kopi. Sudah terlihat apa & bagaimana webcam yg awalnya dibuat dengan tujuan berbeda. Dengan metode pembuatan webcam untuk mengawasi alat pembuat kopi, orang dapat melihat layar tempat webcam dipasang untuk melihat apakah masih terdapat kopi di alat pembuat kopi atau tidak.
Dengan mengatakan lain, webcam ini meringankan pekerjaan dalam pembuatan kopi, sehingga kita tidak perlu pergi melangkahkan kaki untuk melihat ketersediaan kopi di dalam alat pembuat kopi secara fisik, dengan adanya webcam tentu menciptakan pekerjaan mengawasi jadi lebih praktis & mudah bukan. Ternyata di samping untuk mengamati ketersediaan kopi, webcam juga jadi barang yg berguna untuk mengetahui siapa saja rekan kerja yg datang untuk meminum cangkir kopi terakhir tanpa mengisi ulang kopi ke dalam alat tersebut. Ya gansist.., dari situlah muncul ide penggunaan webcam seperti yg kita pakai pada saat ini.
Pada awal tahun 90-an, kamera webcam yg didesain belum sempurna seutuhnya, cuma dapat dipakai untuk mencetak foto dengan durasi yg sangat lama, yaitu 3 foto per menitnya. Tapi tetap saja, perkembangan tentang pembuatan kamera webcam yg lebih canggih terus berlanjut hingga akhirnya dapat dipakai untuk memantau aktivitas setiap orang di tempat umum, bahkan untuk mendeteksi kejahatan. Siapa sangka, benda ini awalnya dipakai untuk mengamati ketersediaan kopi dalam alatnya.
Kantung Teh
Kantung teh sangat mudah ditemukan dimana saja, entah itu di supermarket, toko, kantor, maupun di rumah. Semua orang pasti tahu dengan produk satu ini, namun tahukah gansist...bagaimana kisah penemuan kantung teh pada awalnya ? Sekitar tahun 1908, seorang penjual teh dari Amerika mulai mengpakai kantung teh daripada mengpakai kemasan yg berbentuk kotak, karena terbilang tidak cukup praktis & memakan tempat yg tidak perlu. Penjual teh ini mendistribusikan teh yg ada di dalam kantung teh sebagi sampel, berharap untuk menarik pelanggan dengan bentuk yg mungkin terbilang cukup unik & baru. Gansist perlu mengetahui bahwa orang-orang lebih banyak yg membeli teh yg berada di dalam kantung teh, daripada membeli teh yg ada di dalam kemasan kotak. Setelah membeli teh itu, para pelanggan tidak perlu susah-susah untuk membuka kemasan & menungkan daun teh ke dalam cangkir untuk diseduh, sebaliknya, mereka dapat dengan praktis langsung mencelupkan kantung teh bersama daun teh yg ada didalamnya untuk diseduh. Hal ini tentunya merubah cara penyiapan teh yg efektif bagi generasi yg akan datang.
Penyebaran penggunaan kantung teh pun semakin populer di benua Amerika, namun tidak di benua Eropa, khususnya pihak Inggris tidak mengpakai cara tersebut, karena baru saja terjadi Perang Dunia II & terjadi kekurangan sumber daya di Inggris, sehingga popularitas kantung teh jadi tertunda di daerah Eropa, khususnya Inggris. Mereka masih hidup dengan mengpakai aktivitas yg kuno, menyeduh teh dengan mengpakai daun teh, yg tentunya juga tidak praktis & membuang banyak waktu untuk membersihkan ampas daun teh yg ada di dalam seduhan.
Popularitas penggunaan kantung teh mulai masif di Inggris pada tahun 1960-an, mungkin terdengar cukup aneh, karena salah satu produk Inggris yg paling stereotipikal adalah kantung teh yg merupakan penemuan dari benua Amerika. Dengan rata-rata konsumsi 165 juta cangkir teh setiap harinya di Inggris, ternyata mereka berhutang kepada Amerika yg menemukan penggunaan kantung teh untuk lebih praktis.
Kaos Oblong
Kadang-kadang kita, sulit membayangkan ketika sesuatu yg biasa dalam kehidupan kita tidak pernah ada. Contohnya adalah kaos oblong, pernahkah terbayang dibenak kita gansist... kalau dunia tanpa kaos oblong ? dimana orang-orang cuma memakai baju & kemeja saja. Kenyataannya, kaos oblong merupakan produk yg terbilang relatif baru, penemuan kaos oblong dimulai pada tahun 1904. Mungkin karena alasan itu, mengapa orang-orang zaman dulu sering mengpakai setelah jas dengan berbagai ragam untuk kaum pria, sedangkan untuk kaum wanita mengpakai gaun sebagai pakaian sehari-hari, atau cuma mengpakai dalaman saja untuk rakyat jelata.
Gansist...tau gak..sebemarnya..ada cerita unik dibalik kisah penemuan kaos oblong, awalnya kaos oblong diciptakn untuk para bujangan yg dianggap memiliki sedikit pengetahuan tentang menjahit, ya karena bujangan belum memiliki istri. Zaman dulu, istri yg hebat adalah mereka yg dapat mengurusi rumah tangga, termasuk salah satunya yaitu menjahit, sehingga bujang zaman itu dianggap tidak dapat menjahit karena belum diajarkan oleh seorang wanita yg adalah istrinya sendiri.
Karena saat itu kaos oblong masih jadi sesuatu yg benar-benar baru, hal itu dipakai sebagai strategi pemasaran kepada kemeja tanpa kancing & kerah ini. Hanya butuh beberapa saat, kaos oblong jadi populer & banyak sekali yg mengpakai kaos ini tanpa mengetahui asal usul bahwa kaos oblong awalnya ditujukan bagi seorang bujangan. Gagasan bahwa laki-laki tidak sanggup menjahit pakaian mereka sendiri mungkin sangat memalukan pada zaman itu, kecuali kalau anda bujang.
Perusahaan perdana yg menciptakan & memasarkan kaos oblong ke seluruh dunia adalah The Cooper Underweaar Company, mereka awalnya memperkenalkan produk mereka ini dengan sebutan "bachelor's undershirt"yang artinya adalah pakaian atasan yg dipakai untuk bujangan. Siapa yg mengira bahwa ide sederhana seperti itu justru jadi populer hingga sekarang keren kan gansist...cemerlang banget idenya...
Parasut
Ketika berbicara tentang parasut, tentunya gansist pasti menghubungkan benda satu ini dengan pesawat bukan. Ya..gansist...karena penggunaannya memang ditujukan untuk mengerjakan pendaratan bebas ketika turun dari pesawat dengan posisi yg kondusif tentunya, dibandingkan dengan terjun bebas tanpa mengpakai bantuan apapun. Namun, kenyataannya, parasut itu tidak ditemukan untuk hal demikian, & justru penggunaannya tidak ada hubungannya dengan sebuah pesawat.
Lebih dari satu zaman sebelum Wright Bersaudara menemukan pesawat, Louis-Sebastien Lenormand menemukan parasut terlebih dahulu. Jadi parasut diciptakan jauh sebelum pesawat ada, ide awal untuk menciptakan parasut adalah sebagai alat untuk menolong manusia melompat dari satu gedung ke gedung lainnya. Jadi dengan adanya parasut dapat menolong seseorang untuk melarikan diri dari gedung-gedung yg terbakar. Gansist..terdengar cukup menarik, karena pada sejak perdana kali ditemukan, parasut tidak pernah dipakai untuk menyelamatkan orang dari gedung-gedung yg terbakar, mungkin karena saat itu belum ada gedung-gedung pencakar langit yg sangat tinggi seperti sekarang ini.
Tidak hingga satu dekade setelah diciptakannya parasut, tahun 1793, parasut berhasil dipakai dalam keadaan darurat. Parasut yg awalnya diciptakan untuk melarikan diri dari gedung yg terbakar malah jadi berfungsi ketika mengalami keadaan darurat di udara. Saat itu, Jean-Pierre Blanchard yg menemukan balon udara, mengpakai parasut untuk berjaga-jaga kalau hal buruk terjadi dengan balon udaranya. Tak disangka, ketika berada di atas, balon udara Jean mengalami ketidak-seimbangan udara panas, sehingga menyebabkan balon udara terbang tidak sempurna & akhirnya pecah. Keberuntungan Jean berpihak pada parasut yg sedang dibawanya saat itu, ia kemudian mengpakai parasut itu & akhirnya dapat selamat dari kecelakaan yg hampir merenggut nyawanya itu. Sejak saat itu, parasut dipakai untuk jadi alat bantu saat keadaan darurat di pesawat.
Sumber :
Quote:
www.bbc.com
www.tea.co.uk
gizmodo.com
Hari ini 02:08
Webcam
Saat ini gansist.bahwa penggunaan webcam mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita & setiap kalangan gansist... Entah untuk mengobrol dengan keluarga, bahkan webcam juga dipakai untuk interview kerja atau sekedar melepas rindu bersama pasangan untuk sekedar menghabiskan waktu. Sebelum munculnya webcam, orang-orang tidak memiliki cara berkomunikasi satu sama lain kalau dalam jarak yg berjauhan, mau tak mau mereka harus berjumpa secara langsung untuk menyampaikan keluh kesah beraktivitas seharian.
Hal ini berubah secara masif ketika sekelompok mahasiswa jurusan komputer di University of Cambridgeyang secara tidak sengaja menciptakan webcam. Awalnya, webcam tidak diciptakan untuk berkomunikasi dengan teman atau keluarga secara tidak langsung, namun dipakai untuk mengawasi alat pembuat kopi. Sudah terlihat apa & bagaimana webcam yg awalnya dibuat dengan tujuan berbeda. Dengan metode pembuatan webcam untuk mengawasi alat pembuat kopi, orang dapat melihat layar tempat webcam dipasang untuk melihat apakah masih terdapat kopi di alat pembuat kopi atau tidak.
Dengan mengatakan lain, webcam ini meringankan pekerjaan dalam pembuatan kopi, sehingga kita tidak perlu pergi melangkahkan kaki untuk melihat ketersediaan kopi di dalam alat pembuat kopi secara fisik, dengan adanya webcam tentu menciptakan pekerjaan mengawasi jadi lebih praktis & mudah bukan. Ternyata di samping untuk mengamati ketersediaan kopi, webcam juga jadi barang yg berguna untuk mengetahui siapa saja rekan kerja yg datang untuk meminum cangkir kopi terakhir tanpa mengisi ulang kopi ke dalam alat tersebut. Ya gansist.., dari situlah muncul ide penggunaan webcam seperti yg kita pakai pada saat ini.
Pada awal tahun 90-an, kamera webcam yg didesain belum sempurna seutuhnya, cuma dapat dipakai untuk mencetak foto dengan durasi yg sangat lama, yaitu 3 foto per menitnya. Tapi tetap saja, perkembangan tentang pembuatan kamera webcam yg lebih canggih terus berlanjut hingga akhirnya dapat dipakai untuk memantau aktivitas setiap orang di tempat umum, bahkan untuk mendeteksi kejahatan. Siapa sangka, benda ini awalnya dipakai untuk mengamati ketersediaan kopi dalam alatnya.
Kantung Teh
Kantung teh sangat mudah ditemukan dimana saja, entah itu di supermarket, toko, kantor, maupun di rumah. Semua orang pasti tahu dengan produk satu ini, namun tahukah gansist...bagaimana kisah penemuan kantung teh pada awalnya ? Sekitar tahun 1908, seorang penjual teh dari Amerika mulai mengpakai kantung teh daripada mengpakai kemasan yg berbentuk kotak, karena terbilang tidak cukup praktis & memakan tempat yg tidak perlu. Penjual teh ini mendistribusikan teh yg ada di dalam kantung teh sebagi sampel, berharap untuk menarik pelanggan dengan bentuk yg mungkin terbilang cukup unik & baru. Gansist perlu mengetahui bahwa orang-orang lebih banyak yg membeli teh yg berada di dalam kantung teh, daripada membeli teh yg ada di dalam kemasan kotak. Setelah membeli teh itu, para pelanggan tidak perlu susah-susah untuk membuka kemasan & menungkan daun teh ke dalam cangkir untuk diseduh, sebaliknya, mereka dapat dengan praktis langsung mencelupkan kantung teh bersama daun teh yg ada didalamnya untuk diseduh. Hal ini tentunya merubah cara penyiapan teh yg efektif bagi generasi yg akan datang.
Penyebaran penggunaan kantung teh pun semakin populer di benua Amerika, namun tidak di benua Eropa, khususnya pihak Inggris tidak mengpakai cara tersebut, karena baru saja terjadi Perang Dunia II & terjadi kekurangan sumber daya di Inggris, sehingga popularitas kantung teh jadi tertunda di daerah Eropa, khususnya Inggris. Mereka masih hidup dengan mengpakai aktivitas yg kuno, menyeduh teh dengan mengpakai daun teh, yg tentunya juga tidak praktis & membuang banyak waktu untuk membersihkan ampas daun teh yg ada di dalam seduhan.
Popularitas penggunaan kantung teh mulai masif di Inggris pada tahun 1960-an, mungkin terdengar cukup aneh, karena salah satu produk Inggris yg paling stereotipikal adalah kantung teh yg merupakan penemuan dari benua Amerika. Dengan rata-rata konsumsi 165 juta cangkir teh setiap harinya di Inggris, ternyata mereka berhutang kepada Amerika yg menemukan penggunaan kantung teh untuk lebih praktis.
Kaos Oblong
Kadang-kadang kita, sulit membayangkan ketika sesuatu yg biasa dalam kehidupan kita tidak pernah ada. Contohnya adalah kaos oblong, pernahkah terbayang dibenak kita gansist... kalau dunia tanpa kaos oblong ? dimana orang-orang cuma memakai baju & kemeja saja. Kenyataannya, kaos oblong merupakan produk yg terbilang relatif baru, penemuan kaos oblong dimulai pada tahun 1904. Mungkin karena alasan itu, mengapa orang-orang zaman dulu sering mengpakai setelah jas dengan berbagai ragam untuk kaum pria, sedangkan untuk kaum wanita mengpakai gaun sebagai pakaian sehari-hari, atau cuma mengpakai dalaman saja untuk rakyat jelata.
Gansist...tau gak..sebemarnya..ada cerita unik dibalik kisah penemuan kaos oblong, awalnya kaos oblong diciptakn untuk para bujangan yg dianggap memiliki sedikit pengetahuan tentang menjahit, ya karena bujangan belum memiliki istri. Zaman dulu, istri yg hebat adalah mereka yg dapat mengurusi rumah tangga, termasuk salah satunya yaitu menjahit, sehingga bujang zaman itu dianggap tidak dapat menjahit karena belum diajarkan oleh seorang wanita yg adalah istrinya sendiri.
Karena saat itu kaos oblong masih jadi sesuatu yg benar-benar baru, hal itu dipakai sebagai strategi pemasaran kepada kemeja tanpa kancing & kerah ini. Hanya butuh beberapa saat, kaos oblong jadi populer & banyak sekali yg mengpakai kaos ini tanpa mengetahui asal usul bahwa kaos oblong awalnya ditujukan bagi seorang bujangan. Gagasan bahwa laki-laki tidak sanggup menjahit pakaian mereka sendiri mungkin sangat memalukan pada zaman itu, kecuali kalau anda bujang.
Perusahaan perdana yg menciptakan & memasarkan kaos oblong ke seluruh dunia adalah The Cooper Underweaar Company, mereka awalnya memperkenalkan produk mereka ini dengan sebutan "bachelor's undershirt"yang artinya adalah pakaian atasan yg dipakai untuk bujangan. Siapa yg mengira bahwa ide sederhana seperti itu justru jadi populer hingga sekarang keren kan gansist...cemerlang banget idenya...
Parasut
Ketika berbicara tentang parasut, tentunya gansist pasti menghubungkan benda satu ini dengan pesawat bukan. Ya..gansist...karena penggunaannya memang ditujukan untuk mengerjakan pendaratan bebas ketika turun dari pesawat dengan posisi yg kondusif tentunya, dibandingkan dengan terjun bebas tanpa mengpakai bantuan apapun. Namun, kenyataannya, parasut itu tidak ditemukan untuk hal demikian, & justru penggunaannya tidak ada hubungannya dengan sebuah pesawat.
Lebih dari satu zaman sebelum Wright Bersaudara menemukan pesawat, Louis-Sebastien Lenormand menemukan parasut terlebih dahulu. Jadi parasut diciptakan jauh sebelum pesawat ada, ide awal untuk menciptakan parasut adalah sebagai alat untuk menolong manusia melompat dari satu gedung ke gedung lainnya. Jadi dengan adanya parasut dapat menolong seseorang untuk melarikan diri dari gedung-gedung yg terbakar. Gansist..terdengar cukup menarik, karena pada sejak perdana kali ditemukan, parasut tidak pernah dipakai untuk menyelamatkan orang dari gedung-gedung yg terbakar, mungkin karena saat itu belum ada gedung-gedung pencakar langit yg sangat tinggi seperti sekarang ini.
Tidak hingga satu dekade setelah diciptakannya parasut, tahun 1793, parasut berhasil dipakai dalam keadaan darurat. Parasut yg awalnya diciptakan untuk melarikan diri dari gedung yg terbakar malah jadi berfungsi ketika mengalami keadaan darurat di udara. Saat itu, Jean-Pierre Blanchard yg menemukan balon udara, mengpakai parasut untuk berjaga-jaga kalau hal buruk terjadi dengan balon udaranya. Tak disangka, ketika berada di atas, balon udara Jean mengalami ketidak-seimbangan udara panas, sehingga menyebabkan balon udara terbang tidak sempurna & akhirnya pecah. Keberuntungan Jean berpihak pada parasut yg sedang dibawanya saat itu, ia kemudian mengpakai parasut itu & akhirnya dapat selamat dari kecelakaan yg hampir merenggut nyawanya itu. Sejak saat itu, parasut dipakai untuk jadi alat bantu saat keadaan darurat di pesawat.
Sumber :
Quote:
How the world's first webcam made a coffee pot famous
Nineteen years after Cambridge researchers created the world's first webcam they look back on how it made a coffee pot into an internet icon.
UK Tea & Infusions Association - The Humble Tea Bag
The invention of the tea bag in the twentieth century was a development that would radically change our tea-drinking habits forever.
How the T-Shirt Was Invented
The t-shirt is arguably the most popular outer garment in the entire world. Coming in a range of styles, colors and sizes there is quite literally a
Hari ini 02:08