yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
"Yang paling besar di Solo, di Yogyakarta juga ada," kata Ketua Umum Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo), Ambar Cahyono, kepada VIVAnews di Jakarta, Selasa 27 Maret 2012.
Seperti diketahui, IKEA akan mengembangkan bisnis waralaba di Indonesia. IKEA menggandeng PT Hero Supermarket Tbk melalui penandatanganan perjanjian pengembangan waralaba pada 22 Maret 2012.
IKEA adalah perusahaan yang bergerak pada pengembangan mebel dan perabotan rumah tangga, serta waralaba internasional untuk penjualan eceran.
Ambar menjelaskan, IKEA selama ini menghasilkan produk furnitur untuk kelas menengah ke bawah. Namun, dari semua produk yang dijual, tidak semuanya berasal dari negeri asalnya. "Ada juga yang didatangkan dari China dan Vietnam, termasuk Indonesia," tuturnya.
Masuknya IKEA ke Indonesia itu, menurut dia, akan berdampak pada makin besarnya cakupan produk perusahaan yang dijual ke pasar internasional. "Kami memang tidak bisa menolak masuknya IKEA, tinggal bagaimana industri dalam negeri mempercantik produk untuk menghadapi persaingan itu," ujarnya.
Dia juga mengimbau agar masyarakat makin mencintai produk dalam negeri, seiring makin banyaknya produk asing yang masuk ke Tanah Air. Meski demikian, produk IKEA yang akan masuk ke Indonesia itu tidak termasuk kelas elit yang bisa disejajarkan dengan produk furnitur dari Jerman dan Italia.
"Dalam dua tahun ke depan, industri lokal harus mampu merebut pasar di dalam negeri," tuturnya.
Disinggung mengenai kerja sama IKEA yang justru menggandeng peritel Hero Supermarket untuk memasarkan produknya, Ambar tidak mempermasalahkannya. Namun, dia juga heran, mengapa IKEA tidak bekerja sama dengan industri permebelan yang tergabung dengan Asmindo.
"Ya tidak apa-apa, tapi mengapa tidak menggandeng kami (Asmindo)," ujarnya.
Berdasarkan penjelasan tertulis Hero yang dipublikasikan Senin 26 Maret 2012, IKEA memberikan hak dan kewajiban kepada Hero untuk membuka dan mengoperasikan toko IKEA. Untuk setiap toko IKEA yang dibuka berdasarkan perjanjian pengembangan waralaba itu, Hero dipersyaratkan mengikuti sejumlah prosedur.
Di antaranya mendapatkan izin dan persetujuan dari pemerintah untuk pengembangan serta pengoperasian dari setiap toko IKEA. "Berdasarkan perjanjian itu, Hero diharuskan untuk mendirikan toko IKEA dalam jumlah yang sudah disepakati di lokasi tertentu," kata direksi Hero dalam penjelasan tertulis itu.
Periode pengembangan toko IKEA tersebut dimulai sejak 2014 hingga 2021. Namun, perseroan tetap dimungkinkan untuk menambah jumlah toko IKEA yang akan dioperasikan atau didirikan setelah berakhirnya periode tersebut.• VIVAnews
