• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Problematika Buddhisme di masa Orba & kini

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Problematika Buddhisme di masa Orba & kini

Kultwit by Mettha Dharmasaputra (twitter) sebagai refleksi seremoni Waisak tahun ini:

1. Seorang kawan, bertanya kepada sy. "#Waisak akan ke kelenteng mana?" ujarnya. Ia tak dapat membedakan antara kelenteng & vihara.

2. Kerancuan itu terjadi, krn di masa Orba, semua hal berkaitan budaya Cina diberangus. Kelenteng dipaksa berganti nama mjd vihara.

3. Akibat pemaksaan itu, kebudayaan & "religi" Cina terkekang. Kemampuan berbahasa Cina pun, tak lagi dimiliki anak-anak muda.

4. Lucunya anak sy kini harus belajar bhs Cina bukan dari ortunya. Tapi, dari seorang "pribumi" muslim lulusan sastra Cina UI.

5. Ditinjau dari sejarahnya, kelenteng bertautan dng tradisi turun-temurun "religi" Tiongkok antik atau Chinesse folk religion.

6. Saat Buddhisme Mahayana menyebar dari India lewat jalur utara ke Cina (juga ke Jepang, Korea), percampuran terjadi.

7. Di sinilah muncul kerancuan antara Chinesse Folk Religion & Buddhisme. Di Indonesia diperparah oleh faktor politik.

8. Di masa Orba, agama yg diakui cuma 5: Islam, Kristen Protestan, Katholik, Hindu & Buddha. Di luar itu "terlarang".

9. Akibatnya semua pemeluk & tempat ibadat Kong Hu Chu & "religi" tradisi Cina "dipaksa" dlm wadah agama Buddha.

10. Adapun tempat ibadat pemeluk Buddha yg sesungguhnya, lebih diketahui dng sebutan vihara atau kuil, yg berbeda dng kelenteng.

11. Kekisruhan kelenteng-vihara ini cuma satu contoh akibat dari campur tangan negara dlm urusan privat.

12. Contoh lainnya, yaitu soal penyeragaman definisi agama menurut negara dlm konsep ketuhanan.

13. Buddhisme & Hinduisme yg punya akar berbeda dng Islam & Kristen, "dipaksa" utk punya konsep ketuhanan yg sama.

14. Jika menolak, maka tidak akan diakui sebagai agama "resmi" oleh negara. Lebih para lagi dicap sebagai komunis oleh pem. Orba.

15. Secara filosofis, Buddhisme memang punya konsep ketuhanan yg berbeda dng agama2 wahyu, yg hingga kini jarang dibahas.

16. Non-Theistic memandang Tuhan bukan dlm konteks "personal" yg abadi & permanen. Tapi, lebih pada hukum semesta raya (dharma).

17. Krn itu dlm Buddhisme sesungguhnya tdk diketahui konsep Tuhan sbg pencipta (Creator-God). Begitu juga dng penciptaan alam semesta.

18. Bumi & semesta raya tercipta melalui proses abadi "lahir-mati" berdasarkan hkm sebab-akibat (karma).

19. Dng konsep ketuhanan yg berbeda itulah Glasenapp, juga Wilhelm Schmidt, menolak Buddhisme sbg Atheist.

20. Persoalannya, disparitas konsepsi ketuhanan ini yg tdk dapat dipahami di Indonesia. Berbeda berarti atheis, atau komunis.

21. Akibatnya, agama Buddha di Indonesia dipaksa harus menciptakan "Tuhan" versi negara yg seragam.

22. Upacara sembahyang dlm Buddhisme dng dangkal diartikan sbg pemujaan berhala kepada patung dng memberikan sesajen.

23. Padahal, patung atau mandala, punya makna lain, yaitu seperti cermin utk mengingatkan umat mengikuti perilaku Buddha. Bkn disembah

24. Makanan, air, bunga, lilin, dll dlm ritual Buddhisme juga bkn sesajen, tetapi simbolisasi rasa syukur & beragam makna kehidupan

25. Celakanya, sejak SD siswa tak diajarkan pemahaman yg beragam soal ini. Krn negara pun cuma menganut satu definisi Tuhan.

26. Berpuluh tahun kaum Buddhis di Indonesia hrs "rela" dng penyeragaman ini. Di masa Orba, cap Komunis sering mengintai.

27. Saking takutnya dng wabah Komunis, pemerintah Orba "memayungi" agama Buddha di bawah Badan Koordinasi Masalah Cina (BKMC).

28. Selain BKMC, agama Buddha juga dlm pantauan ketat badan intelijen negara (BAKIN/BIN & BAIS/BIA).

29. Parahnya, sbg minoritas, sejarah Buddhisme di Indonesia terus diwarnai konflik, bahkan hingga kini. Ladang empuk oknum pejabat.

30. Tak jarang, konflik internal di masa Orba, berlanjut hingga keluar berbagai surat/radiogram para petinggi TNI & Menteri.

31. Ini krn adanya pandangan bhw pemeluk Buddha kaum berduit, yg memang terdapat sejumlah konglomerat, shg dapat diperas.

32. Pdhl masih banyak pemeluk Buddha di gunung2 & pedalaman, yg sehari2 menyambung hidup dng mengumpulkan daun jati.

33. Berbagai penindasan pun kerap mereka alami. KTP tak dapat didapat jk mengaku Buddhis. Membangun vihara bukan soal gampang.

34. Thn 90-an, sy trenyuh melihat seorang bocah duduk di sokoguru bangunan vihara sumbangan ortunya yg dibakar di dusun Magetan.

35. Di masa Orba, hampir tak ada ruang gerak utk mengungkap semua fakta & konsepsi ketuhanan ini. Sy tak tahu kini.

36. Dua buku Stephen W. Hawking setidaknya menarik utk diulas, yg menurut sy, mendekati konsepsi Ketuhanan dlm Buddhisme.

37. Di buku A Brief History of Time; fr the big bang to black holes ('88), Hawking punya ide kontroversial ttg asal-usul semesta.

38. Dlm buku terbarunya, the Grand Design, Hawking kembali menyampaikan ide kontroversial ttg tdk adanya "Sang Pencipta."

39. Akhir kata, sy bkn teolog. Hanya seseorang yg mengharapkan kebebasan & kebhinekaan tumbuh di negeri ini. Salam damai.

http://suramob.blogspot.com/2011/05/...-orba-dan.html Hari ini 08:21
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.