yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto menjatuhkan dukungannya kepada pasangan Joko Widodo-Basuki T. Purnama (Jokowi-Ahok) yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Gerindra, ketimbang bekas partnernya Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.
Hal itu terlihat dari sebuah pesan singkat yang dikirimkan Prijanto kepada salah satu tim sukses pasangan Jokowi-Ahok tersebut. Prijanto menyebutkan sebuah istilah “Jakarta Baru“ yang merupakan slogan pasangan Cagub DKI dengan nomor urut tiga.
Selama menjabata Wakil Gubernur DKI, Prijanto pun diketahui memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan Foke. Bahkan, Prijanto pernah menuliskan buku tentang korupsi Foke yang akhirnya dijadikan dasar pelaporan sebuah LSM ke KPK.
Tak hanya itu, Prijanto pun sempat mengajukan pengunduran diri sebagai wakil gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu. Namun, DPRD sempat menolak permintaan Prijanto sehingga dia terpaksa terus melanjutkan tugasnya itu hingga masa jabatannya berakhir.
Berikut isi pesan singkat yang diterima oleh salah satu timses Jokowi yang diduga dikirimkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto, Rabu (19/9/2012) malam.
Harapan saya pd hari coblosan besok :
1. Partisipasi pol masy jkt maksimal. Golput seminimal mungkin, dibawah angka putaran pertama.
2. Pelaksanaan JURDIL dan LUBER.
3. Selama pelaksanaan sd selesai dan sd hari2 berikutnya, jakarta tetap aman.
4. Siapapun yg menang , masyarakat menyadari, itulah keputusan demokrasi dan Keputusan dari Tuhan YME. Mengapa? Krn masy dibilik sendirian, tdk ada yg mempengaruhi. Dan ujung kesadaran ini, masy menerima dan selanjutnya seia sekata utk membangun "jkt baru" bersama Gub & Wagub terpilih. (Prijanto).
2. Pelaksanaan JURDIL dan LUBER.
3. Selama pelaksanaan sd selesai dan sd hari2 berikutnya, jakarta tetap aman.
4. Siapapun yg menang , masyarakat menyadari, itulah keputusan demokrasi dan Keputusan dari Tuhan YME. Mengapa? Krn masy dibilik sendirian, tdk ada yg mempengaruhi. Dan ujung kesadaran ini, masy menerima dan selanjutnya seia sekata utk membangun "jkt baru" bersama Gub & Wagub terpilih. (Prijanto).