Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Donald Henry Gaskins Jr. lahir pada tanggal 13 Maret 1933 di Florence County, South Carolina. Ibunya yg bernama Eulea Parrot tidak menikah ketika dia mengandung Donald, namun dia tinggal dengan beberapa pria yg berbeda. Pria-pria tersebut memperlakukan Donald dengan jijik, terkadang mereka juga memukulinya cuma karena dia berada di sekitar mereka. Bahkan ketika ibunya menikah, Donald kerap dipukuli oleh ayah & saudara-saudara tirinya secara bergantian.
Karena perawakannya yg kecil untuk anak seumurnya, Donald dijuluki, "Pee Wee" atau "Junior Parrot". Ketika berumur 1 tahun, Gaskins pernah meminum sebotol kerosin yg menyebabkan dia sering mengalami kejang-kejang hingga dia berumur 3 tahun.
Ibunya sendiri tampak memberikan cuma sedikit proteksi & perhatian untuknya, mengingat Gaskins baru mengetahui nama pertamanya, Donald, ketika namanya disebut diruang pengadilan karena kasus perampokan, penyerangan, & pemerkosaan berkelompok yg dilakukan bersama dengan teman-temannya.
Gaskins kemudian dikirim ke sebuah institusi anak, & disana dia sering diperkosa oleh sesama tahanan anak lainnya. Gaskins lalu kabur, dia sempat menikah, & kembali ke institusi tersebut secara sukarela untuk menyelesaikan masa tahanannya.
Pada akhirnya, Gaskins dibebaskan pada tahun 1951, ketika dia berumur 18 tahun. Namun dia kembali ditangkap pada tahun 1953, karena menyerang seorang gadis dengan mengpakai palu, karena dugaan penghinaan yg dilontarkan gadis tersebut. Atas penyerangan tersebut, Gaskins dihukum 6 tahun penjara di Central Correctional Institution.
Spoiler for Central Correctional Institution:
Selama dipenjara, Gaskins kembali kerap diperkosa. Tetapi dia sempat membunuh Hazel Brazell, yg merupakan tahanan yg paling ditakuti di institusi tersebut. Karenanya, Gaskins mendapat tambahan sanksi penjara selama 3 tahun. Dan sejak saat itu, Gaskins cenderung berubah jadi seseorang yg ditakuti, ketimbang seseorang yg sering jadi korban.
Pada tahun 1955, Gaskins sempat melarikan diri dengan bersembunyi dibelakang truk sampah & terbang ke Florida dimana dia bergabung dengan kelompok traveling carnival. Namun, Gaskins kembali tertangkap & dibebaskan secara bersyarat pada bulan Agustus 1961.
Tidak lama kemudian, Gaskins kembali mengerjakan perampokan & jadi penadah barang-barang curian. Tepat 2 tahun setelah pembebasan bersyaratnya, Gaskins ditangkap karena memperkosa seorang gadis yg berumur 12 tahun. Namun dia melarikan diri ketika menunggu putusan pengadilan. Dia ditangkap di Georgia, & dijatuhi sanksi penjara selama 8 tahun.
Gaskins kembali mendapat pembebasan bersyarat pada bulan November 1968. Sejak itu, dia memutuskan untuk pindah ke Sumter & bekerja di perusahaan pengatapan.
Pada bulan September 1969, ketika Gaskins sedang berkendara disepanjang pesisir jalan raya, dia sempat memberi tumpangan pada seorang wanita yg tidak diketahui identitasnya. Namun Gaskins justru menyiksa & membunuhnya sebelum akhirnya menenggelamkan mayatnya disebuah rawa.
Dalam memoirs nya dia menulis,
Quote:
Yang saya dapat pikirkan hanyalah bagaimana saya dapat mengerjakan apa yg saya mau terhadapnya.
Menurut pengakuannya, Gaskins secara rutin setiap 6 pekan sekali, dia "berburu" korban untuk kesenangan & mengatasi rasa bosannya. Dia menyiksa & memutilasi korbannya sambil berusaha menciptakan mereka untuk tetap hidup selama mungkin.
Gaskins juga mengaku bahwa dia mengpakai berbagai cara untuk membunuh korbannya, seperti dengan menusuk, menciptakan mereka kekurangan nafas, memutilasi, bahkan dia juga mengaku mengkonsumsi daging dari beberapa tubuh korbannya.
Pada tahun 1970, Gaskins mengakui pembunuhan yg dilakukan kepada keponakannya sendiri yg bernama Janice Kirby yg berumur 15 tahun, & temannya yg bernama Patricia Ann Alsbrook yg berumur 17 tahun. Mereka dipukuli hingga tewas setelah Gaskins berusaha untuk menyerang mereka secara seksual.
Spoiler for Doreen Dempsey:
Kemudian pada tahun 1973, Gaskins memperkosa & membunuh tetangganya sendiri, seorang wanita berumur 23 tahun yg sedang mengandung 8 bulan yg bernama Doreen Dempsey & anaknya yg baru berumur 2 tahun.
Spoiler for Robin Dempsey:
Tidak cuma karena urusan pribadi, Gaskins juga membunuh korbannya karena alasan yg lain, seperti karena mengolok-olok dirinya, berusaha menipunya, berhutang uang padanya, mencuri sesuatu darinya, atau karena Gaskins memang dibayar untuk membunuh korbannya.
Seperti yg dilakukan oleh Suzanne Kipper Owens yg sengaja menyuruh Gaskins untuk membunuh kekasihnya yg bernama Silas Barnwell Yates pada bulan Februari 1975. Dan untuk menutupi pembunuhan tersebut, Gaskins kembali mengerjakan pembunuhan kepada 4 orang korban lainnya.
Gaskins kemudian ditangkap pada tanggal 14 November 1975, setelah salah seorang rekan kriminalnya yg bernama Walter Neeley mengaku pada polisi bahwa dia menyaksikan Gaskins membunuh korbannya yg bernama Dennis Bellamy yg berumur 28 tahun & Johnny Knight yg berumur 15 tahun.
Neeley juga mengaku bahwa Gaskins mengaku padanya bahwa dia sudah membunuh orang-orang yg berada dalam daftar orang hilang selama 5 tahun terakhir, & Gaskins juga menunjukkan pada Neeley dimana korban-korbannya tersebut dikuburkan.
Dan pada tanggal 4 Desember 1975, Gaskins membawa polisi menuju ke sebuah lahan yg dia miliki di Prospect, dimana ketika polisi mulai mengerjakan penggalian, mereka menemukan tubuh dari 8 orang yg jadi korban pembunuhan yg dilakukan Gaskins.
Setelah menjalani sidang pengadilan, pada tanggal 24 Mei 1976 Gaskins didakwa atas 8 pembunuhan. Dan 4 hari kemudian, Gaskins dinyatakan bersalah & dijatuhi putusan sanksi mati. Namun putusan hakim tersebut kemudian diringankan jadi sanksi seumur hidup ketika Majelis Umum South Carolina 1974 yg mempunyai kekuasaan dalam putusan sanksi mati, diubah supaya sesuai dengan pedoman Mahkamah Agung Amerika untuk sanksi mati di negara bagian lain.
Spoiler for Rudolph Tyner:
Pada tanggal 2 September 1982, Gaskins kembali mengerjakan pembunuhan kepada sesama tahanan yg bernama Rudolph Tyner yg merupakan tahanan yg juga menerima putusan sanksi mati karena membunuh sepasang suami istri ketika dia merampok toko mereka di Burgess.
Gaskins ternyata disewa oleh anak dari pasangan suami istri tersebut yg bernama Tony Cimo. Gaskins sempat mencoba membunuh Tyner dengan beberapa cara, namun gagal. Pada akhirnya, Gaskins memasang sebuah alat yg mirip dengan radio portabel yg dipasang di sel milik Tyner. Gaskins sempat mengatakan padanya bahw alat tersebut akan menciptakan mereka dapat berkomunikasi dengan baik.
Lalu ketika Tyner mengikuti instruksi Gaskins untuk meletakkan alat tersebut didekat kupingnya pada waktu yg sudah ditentukan, Gaskins meledakkan alat tersebut dari selnya & langsung membunuh Tyner. Atas pembunuhan yg dilakukannya tersebut, Gaskins sempat dijuluki sebagai "The Meanest Man in America" & mengantarkannya pada putusan sanksi mati.
Ketika sedang menunggu pelaksanaan sanksi mati, Gaskins sempat menceritakan kisah perjalanan hidupnya pada seorang jurnalis yg bernama Wilton Earle. Gaskins juga mengaku bahwa dia sudah mengerjakan sebanyak 100-110 kali pembunuhan, termasuk pada Margaret Cuttino yg berumur 13 tahun, yg merupakan anak dari Senator Negara Bagian South Carolina, James Cuttino Jr. Namun, menurut sumber dari pihak kepolisian, klaimnya tersebut tidak mungkin untuk diverifikasi.
Gaskins dieksekusi pada tanggal 6 September 1991 pada jam 1.10 pagi. Dia merupakan orang keempat yg mati di kursi listrik setelah sanksi mati dipulihkan di South Carolina pada tahun 1977. Beberapa jam sebelum dia diantarkan menuju kursi listrik yg berada di Broad River Correctional Institution, Gaskins mencoba mengerjakan bunuh diri dengan menyayat pergelangan tangannya dengan mengpakai silet yg dia telan diminggu sebelumnya. Dan untuk mengeluarkan silet tersebut, dia cuma perlu batuk.
Sebelum dieksekusi, Gaskins sempat mengatakan,
Quote:
Aku akan membiarkan pengacaraku berbicara untukku. Aku siap untuk pergi.
Sekian, & terimakasih.
*
*
*
*
*
sumber 1
sumber 2