roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Kamis, 23 Oktober 2008 | 23:52 WIB
DHAKA, KAMIS - Polisi menahan seorang pria yang dituduh memenggal kepala seorang penyewa apartemennya Kamis (23/10) dan kemudian menentengnya ke jalan-jalan di ibukota Bangladesh, Dhaka. Pria yang dikenal bernama Amin (34) itu menenteng kepala perempuan yang dipenggalnya seraya meneriakkan kalimat, "Aku telah membunuh istriku."
Menurut keterangan anggota kepolisian metropolitan Dhaka, Anwarul Islam, Amin sempat bertengkar dengan istrinya dan meninggalkan kediamannya selama 3 hari. Saat kembali ke rumahnya Kamis ini, Amin tak mendapati istrinya itu di sana.
Amin kemudian mendatangi ruangan penyewa apartemen berusia 22 tahun, Tuli, dan kemudian memenggal kepala perempuan tersebut dengan pisau dapur yang tajam. Lalu, Amin membawa kepala yang dipenggalnya itu ke jalan-jalan di luar ruang apartemen.
Polisi segera meringkus Amin setelah menerima telpon dari beberapa saksi mata yang merasa ketakutan. Menurut Islam, ibu Amin, Rokeya Begum, mempunyai apartemen berisi 3 kamar di wilayah Segunbagicha, Dhaka dan menyewakan salah satu kamar ke Tuli sekitar 2 bulan lalu.
Begum juga dilaporkan terluka saat mencoba menghalangi upaya Amin membantai Tuli. Amin saat ini sedang menjalani pemeriksaan kejiwaan di rumah sakit Dhaka Medical College Hospital. Polisi sedang melakukan investigasi terhadap kasus tersebut.
DHAKA, KAMIS - Polisi menahan seorang pria yang dituduh memenggal kepala seorang penyewa apartemennya Kamis (23/10) dan kemudian menentengnya ke jalan-jalan di ibukota Bangladesh, Dhaka. Pria yang dikenal bernama Amin (34) itu menenteng kepala perempuan yang dipenggalnya seraya meneriakkan kalimat, "Aku telah membunuh istriku."
Menurut keterangan anggota kepolisian metropolitan Dhaka, Anwarul Islam, Amin sempat bertengkar dengan istrinya dan meninggalkan kediamannya selama 3 hari. Saat kembali ke rumahnya Kamis ini, Amin tak mendapati istrinya itu di sana.
Amin kemudian mendatangi ruangan penyewa apartemen berusia 22 tahun, Tuli, dan kemudian memenggal kepala perempuan tersebut dengan pisau dapur yang tajam. Lalu, Amin membawa kepala yang dipenggalnya itu ke jalan-jalan di luar ruang apartemen.
Polisi segera meringkus Amin setelah menerima telpon dari beberapa saksi mata yang merasa ketakutan. Menurut Islam, ibu Amin, Rokeya Begum, mempunyai apartemen berisi 3 kamar di wilayah Segunbagicha, Dhaka dan menyewakan salah satu kamar ke Tuli sekitar 2 bulan lalu.
Begum juga dilaporkan terluka saat mencoba menghalangi upaya Amin membantai Tuli. Amin saat ini sedang menjalani pemeriksaan kejiwaan di rumah sakit Dhaka Medical College Hospital. Polisi sedang melakukan investigasi terhadap kasus tersebut.


