• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pria Macho Sulit Diajak Hidup Susah

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa ketika ekonomi sedang buruk, perempuan akan menjadi lebih sensitif terhadap pria. Para peneliti dari Southampton Solent University di Inggris menemukan bahwa perekonomian yang bergejolak ternyata memengaruhi cara perempuan memilih tipe laki-laki idamannya.

Secara umum, perempuan lebih tertarik pada pria yang penuh kasih dan sensitif. Kesimpulan ini diambil setelah para peneliti melakukan penelitian terhadap 150 perempuan mengenai profil laki-laki yang mereka pilih saat kencan online. Para perempuan ini diminta untuk menilai profil laki-laki yang sesuai dengan keinginan mereka, dan yang layak dinikahi.

Hasilnya, perempuan ternyata lebih menyukai pria yang lembut ketimbang pria yang macho. Dalam anggapan mereka, pria macho cenderung akan mengambil alih komando dan mendominasi dalam hubungan. Selain itu, perempuan menilai pria macho lebih mudah berselingkuh. Sedangkan pria yang lembut bisa menjadi ayah yang baik, tenang, mapan, dan bisa diandalkan.

Para perempuan yang disurvei juga mengungkapkan bahwa pria yang macho lebih sulit diajak hidup susah. Mereka lebih suka dihibur, cenderung menjauhkan diri dari masalah, suka memerintah, tidak berani mengambil risiko, dan sulit diajak bekerja keras. Oleh karena itu pria dengan tipe macho dinilai akan sulit bertindak sebagai pencari nafkah, atau sebagai tulang punggung keluarga.

"Hal ini memberitahu kita bahwa semua manusia bisa berubah keinginannya tergantung tingkat kesejahteraan ekonomi yang dihadapinya," ungkap peneliti Dr Fay Julal.

Ia menambahkan bahwa perempuan menilai laki-laki yang memiliki potensi penghasilan tinggi punya daya tarik tersendiri. Meski melalui penelitian ini perempuan jadi terkesan lebih materialistis, namun ternyata hal ini tidak sepenuhnya membuat pria jadi korban. Karena dalam penelitian sebelumnya, para peneliti juga menemukan bahwa kecenderungan laki-laki saat memilih perempuan juga berubah sesuai dengan perekonomian dirinya.

Saat kekayaannya masih melimpah, pria nampaknya lebih mudah mengubah pandangan mereka tentang sosok perempuan. Mereka akan mencari perempuan yang lebih muda, bermata besar, seksi, dan lembut. Namun, ketika perekonomian mereka sedang berada di bawah dan status sosial mereka terancam, maka laki-laki akan lebih memilih perempuan dengan sifat yang keibuan.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.