• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Prewangan Warung Bakso

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
96
Poin
48
Keanehan terjadi di sebuah warung bakso terkenal di Solo. Vika (15) seorang siswi SMP yang makan bersama keluarganya di warung tersebut tiba-tiba menghentikan makan baksonya lalu minum air putih dan mengajak orangtuanya segera selesai.

Vika mengaku melihat sekelebat "nenek tua" berjubah putih dan rambut terurai menutupi mukanya yang sekilas tampak pucat. "Nenek tua" itu membantu pekerjaan tukang masak di dapur warung bakso tersebut. Vika melihat samar-samar hal itu ketika berjalan ke toilet yang kebetulan posisinya berada di dalam warung bakso, samping dapur itu.

"Nenek itu melihat aku, terus melotot seolah nggak suka kuperhatikan. Dia bau busuk sekali. Wajahnya galak dan pucat. Dia seperti sedang membantu memasak dan meracik bakso di dapur. Saya yakin orang-orang yang beli bakso di tempat ini nggak melihatnya," kata Vika bercerita kepada Tribun Jateng, beberapa waktu lalu (23/5/2015)
Ibu Vika juga mendengar anaknya menceritakan hal itu. Menurutnya, "nenek tua" itu adalah "prewangan" atau jin atau hantu yang bantu warung bakso itu agar penjualannya makin laris. Orang Jawa menyebutnya "penglaris" yang tidak kelihatan. Memang warung bakso di Solo itu, ramai pembeli dan banyak pelanggan.

Menurut mereka, baksonya enak dan segar, selalu panas serta menggoda selera. Namun bagi Vika bakso itu terasa agak aneh sejak tak sengaja "nampak" nenek tua itu. Mereka jadi kapok makan bakso di warung itu. Sejak saat itu, Vika nggak mau lagi datang ke warung bakso tersebut karena merasa jijik melihat "nenek tua" bau busuk di dapur itu. Selanjutnya keluarga Vika yang memang penyuka bakso lebih memilih makan bakso di Solo, yang "bersih" dari prewangan.

source : TribunJateng
 
pelarisnya kale ya............nenek tua itu
 
biasa, kalo org dagang memang banyak yg pake penglaris. Itu udah rahasia umum...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.