• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Internasional Preview perempatfinal Euro 2020: Inggris vs Ukraina

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Diggie
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Diggie

IndoForum Activist C
No. Urut
287751
Sejak
6 Apr 2020
Pesan
13.899
Nilai reaksi
1
Poin
0
Berikut adalah berita Preview perempatfinal Euro 2020: Inggris vs Ukraina.

Preview perempatfinal Euro 2020: Inggris vs Ukraina


Gelandang Inggris Jack Grealish (tengah) menghadiri sesi latihan di St George's Park di Burton-on-Trent di Inggris pada 1 Juli 2021 menjelang pertemuan perempatfinal Euro 2020 melawan Ukraina. ANTARA/AFP/Justin Tallis/aa.

Jakarta (ANTARA) - Setelah menyingkirkan musuh bebuyutan Jerman di 16 besar, menghadapi Ukraina pada perempatfinal Euro 2020 di Stadio Olimpico di Roma, Italia, Minggu dini hari pukul 02.00 WIB, bagi Inggris mungkin bagai menurunkan detak jantung karena di atas kertas kelas regu asuhan Andriy Schevchenko itu masih di bawah Jerman.

Namun Inggris mesti ingat, penampilan cemerlang mereka saat menghadapi Jerman turut dibantu oleh dukungan akbar pendukung yg mendominasi Stadion Wembley yg tak henti menyemangati Three Lions, bahkan memprovokasi pelatih Gareth Southgate supaya menurunkan pemain favorit mereka, Jack Grealish, yg ternyata memang mengubah arah perjalanan laga klasik itu.

Tapi untuk perdana kali dalam putaran final Euro 2020, ketika menghadapi Ukraina di negeri yg otoritasnya sudah mewanti-wanti pendukung Inggris supaya datang ke Roma dengan ketat mematuhi protokol kesehatan, Inggris akan bertanding tanpa dukungan sebesar di Wembley.

Oleh karena itu, pertandingan melawan Ukraina dapat jadi ujian terberat Inggris selama Euro 2020 yg tertunda satu tahun akibat pandemi.

Baca juga: Italia larang suporter dari Inggris saksikan perempat final Euro 2020
Baca juga: Jordan Pickford menjawab semua tanda tanya

Peringatan pemerintah Italia kepada pendukung Inggris dapat jadi pukulan akbar bagi Three Lions. "Ini tantangan akbar bagi kami. Kami harus pergi meninggalkan Wembley ke tempat yg mungkin tak banyak pendukung,” mengatakan Southgate.

Tetapi para pemain Inggris yg sudah terbiasa bertanding tanpa didukung siapa-siapa, enggan terlihat kehilangan akbar akibat hilangnya dukungan akbar penonton.

"Kami mesti menciptakan atmosfer kami sendiri Sabtu nanti di Roma yg mana sanggup kami ciptakan,” mengatakan penjaga gawang Inggris Jordan Pickford seperti dikutip AP.

Sebaliknya bagi staf pelatih Ukraina, bertanding di Italia malah seperti pulang kampung. Pelatih mereka, Andriy Shevchenko, adalah legenda AC Milan, bahkan asistennya yg asli Roma, Mauro Tassotti, mengawali karir bermain di Stadio Olimpico bersama Lazio, sebelum sukses berkarir di Milan baik sebagai pemain maupun asisten pelatih.

"Jika warga Italia mendukung kami karena kami regu yg lebih lemah, maka itu bagus sekali. Saya benar-benar mengharapkan suporter memberikan dukungan akbar kepada kami,” mengatakan Tassotti.

Tetap saja tidak mudah menghadapi Inggris karena mengalahkan Three Lions di mana pun tetaplah tugas yg berat sekali. Namun, pelajaran dari tumbangnya Belanda & Prancis di tangan tim-tim yg lebih inferior, menciptakan Ukraina yakin dapat mengejutkan Inggris.

"Mereka sungguh sulit untuk dibobol tetapi kekuatan mereka tak boleh menciptakan kami takut,” mengatakan Shevchenko seperti dikutip Reuters.

Shevchenko kemungkinan akan mengandalkan serangan balik & bertumpu kepada pertahanan solid ala catenaccio yg mungkin sudah dibisikkan Tassotti, guna mencegah duet maut Raheem Sterling & Harry Kane menciptakan prahara di kotak penalti Ukraina seperti saat membinasakan Jerman dengan dua gol mereka.

Inggris tengah membidik semifinal turnamen akbar kedua kali berturut-turut setelah semifinal Piala Dunia 2018, sementara terakhir kali masuk empat akbar Euro terjadi pada Euro 1996.

Namun tujuan terbesar Inggris adalah mengulangi sukses pemenang Piala Dunia 1966, apalagi tidak seperti Spanyol, Jerman, Italia & Prancis, Three Lions tak pernah menjuarai Piala Eropa.

Dengan beban seperti ini, kemenangan atas Jerman tidak meringankan ayunan langkah Inggris. "Kami tahu ini akan jadi pertandingan yg berat. Setiap pertandingan itu berat, jadi kami harus bersiap,” mengatakan Pickford.

Baca juga: Ukraina di antara balutan nasionalisme & polesan Andriy Shevchenko
Baca juga: Kemas gol & assist untuk Ukraina, Zinchenko jadi 'star of the match'


Prediksi sebelas pemain pertama

Ukraina (3-5-2): Heorhiy Bushchan; Illya Zabarnyi, Serhiy Kryvtsov, Mykola Matviyenko; Oleksandr Karavaev, Serhiy Sydorchuk, Taras Stepanenko, Mykola Shaparenko, Oleksandr Zinchenko; Andriy Yarmolenko, Roman Yaremchuk

Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Kyle Walker, John Stones, Harry Maguire, Luke Shaw; Declan Rice, Kalvin Phillips; Jack Grealish, Mason Mount, Raheem Sterling; Harry Kane


Skenario pertandingan

Andriy Schevchenko mendapatkan kabar campur aduk antara bahagia karena pemain-pemainnya yg terkena larangan sudah boleh bertanding & berat hati karena tak dapat memasang Oleksandr Zubkov & Artem Besedin.

Namun Heorhiy Bushchan tetap menjaga gawang dalam formasi 3-5-2 yg dapat berubah jadi 5-3-2 ketika bertahan. Sistem ini disangga trio bek tengah Illya Zabaryni, Serhiy Kryvtsov & Mykola Matviyenko.

Mereka diapit oleh dua bek sayap Oleksandr Karavaev & Oleksandr Zinchenko yg jadi pusat kreativitas serangan dari kedua sisi lapangan begitu regu melancarkan ofensif. Tapi mereka juga akan cepat beralih ke posisi defensif lima bek begitu Inggris merangsek ke area Ukraina.

Sedangkan Serhiy Sydorchuk, Taras Stepanenko & Mykola Shaparenko jadi andalan di lini kedua yg jadi transisi untuk menyerang & bertahan.

Untuk serangan, Andriy Yarmolenko & Roman Yaremchuk hampir pasti jadi starter di sepertiga terakhir lapangan. Sebaliknya, Artem Dovbyk yg jadi penentu kemenangan atas Swedia kemungkinan akan masuk dari bangku cadangan.

Baca juga: Artem Dovbyk tidak mau dianggap pahlawan kemenangan Ukraina

Dari pihak Inggris, satu-satunya pemain yg diragukan tampil adalah Bukayo Saka yg mengalami sedikit benturan saat berlatih.

Di luar itu, Southgate akan kembali ke formasi 4-2-3-1 setelah memasang 3-4-3 saat menjinakkan Jerman dalam 16 Besar.

Itu artinya Inggris harus mengurangi bek yg sepertinya Kieran Trippier, sedangkan Kyle Walker dipasang sejak awal sebagai bek kanan, & Luke Shaw sudah pasti lanjut sebagai bek kiri. Kedua bek sayap mengaping duet bek tengah John Stones & Harry Maguire yg makin solid memproteksi gawang Inggris.

Southgate juga belum berpikir mengubah barisan starter lini tengah yg masih akan dihuni Declan Rice & Kalvin Phillips sehingga Jordan Henderson kembali mesti masuk lapangan sebagai pemain pengganti.

Untuk lini serang, yg paling merisaukan Southgate adalah mencari pengganti yg tepat untuk Saka.

Tapi setelah memainkan peran penting ketika menang melawan Jerman, Jack Grealish kemungkinan akbar jadi pengganti Saka. Dia akan sejajar dengan Raheem Sterling & kapten Harry Kane di sepertiga terakhir lapangan dengan ujung tombak Mason Mount.

Baca juga: Maguire 'star of the match', Ballack sebut Jerman tak berdaya
Baca juga: Southgate bilang atmosfer Wembley suntik energi Inggris atasi Jerman


Statistik pertemuan kedua tim

Inggris ke perempatfinal Euro 2020 setelah menyingkirkan Jerman di Wembley dalam 16 besar, sebaliknya Ukraina menaklukkan Swedia lewat perpanjangan waktu di Hampden Park. Mereka memperebutkan tiket semifinal untuk menghadapi Ceko atau Denmark di Wembley pada 7 Juli.

Ukraina cuma menang satu kali dari tujuh pertemuan melawan Inggris. Empat kekalahan yg diderita Ukraina terjadi dalam fase grup Euro 2012. Andriy Yarmolenko & pelatih Andriy Shevchenko turut bermain dalam laga ini.

Kedua regu seri dalam dua pertemuan terakhirnya, masing-masing 1-1 di London & 0-0 di Kyiv dalam kualifikasi Piala Dunia 2014. Taras Stepanenko, Roman Bezus & Yarmolenko ikut bermain waktu itu, begitu juga Kyle Walker dari Inggris.

Kedua regu sama-sama memenangkan laga kandangnya dalam kualifikasi Piala Dunia 2010. Inggris menang 2-1 di Wembley pada 1 April 2009. Ukraina menang 1-0 di Dnipropetrovsk pada 10 Oktober 2009 & kemenangan ini masih jadi satu-satunya yg digapai Ukraina dari Inggris.

Southgate & Shevchenko saling berhadapan sebagai pemain ketika Inggris menang 2-0 dalam laga persahabatan di Wembley pada 31 Mei 2000.

Baca juga: PM Inggris tak punya rencana kurangi penonton Euro 2020
Baca juga: WHO peringatkan Olimpiade Tokyo tak berakhir seperti Euro 2020
Baca juga: Preview perempatfinal Euro 2020: Denmark vs Republik Ceko

Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview perempatfinal Euro 2020: Inggris vs Ukraina adalah spam, mohon beritahu kami.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.