• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Internasional Preview perempat final Euro 2020: Belgia vs Italia

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Diggie
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Diggie

IndoForum Activist C
No. Urut
287751
Sejak
6 Apr 2020
Pesan
14.425
Nilai reaksi
1
Poin
0
Berikut adalah berita Preview perempat final Euro 2020: Belgia vs Italia.

Preview perempat final Euro 2020: Belgia vs Italia


Para pemain Belgia saat dalam sesi latihan di pusat pelatihan regu di Tubize pada 1 Juli 2021 menjelang pertemuan dengan Italia dalam perempatfinal EURO 2020 di Allianz Arena, Muenchen, Jerman, 2 Juli 2021. ANTARA/AFP/Kenzo Tribouillard.

Kami tahu sekali Lukaku karena kami juga menghadapi dia di Serie AJakarta (ANTARA) - Belgia tengah gundah gulana karena Kevin De Bruyne & Eden Hazard tak cukup bugar untuk laga perempat final Euro 2020 melawan Italia di Allianz Arena, Muenchen, Jerman, Sabtu dini hari pukul 02.00 WIB nanti.

Belgia pantas gelisah karena pengaruh kedua pemain ini begitu besar. Yang paling nyata terlihat saat Belgia menang 2-1 atas Denmark. Masuknya kedua pemain pada babak kedua menciptakan Belgia yg semula tertinggal 0-2 berbalik menang. Padahal menghadapi regu seperti Italia membutuhkan skuad yg seluruhnya siap, khususnya pemain sepenting de Bruyne & Hazard.

Sementara bagi Italia, kemenangan yg susah payah diperoleh dari Austria pada 16 akbar membeli pelajaran bahwa punggawa Roberto Mancini harus menjaga ekspektasinya tetap terukur. Terlalu tinggi mengukur diri, sekalipun melewatkan fase grup yg menawan, dapat jadi bumerang seperti Prancis melawan Swiss.

Baca juga: Italia tak mau main konservatif lawan Belgia

Untuk itu, Italia tetap akan bermain teamwork seperti yg sudah-sudah, walau mereka kini menghadapi pencetak gol terbanyak Belgia yg tengah menanjak & dapat jadi faktor yg menghentikan Azzurri, Romelu Lukaku.

Namun kemungkinan absennya de Bruyne & Hazard dapat menciptakan duo bek tengah Giorgio Chiellini & Leonardo Bonucci lebih fokus pada tugas mematikan Lukaku yg sudah begitu mereka kenal.

"Kami tahu sekali Lukaku karena kami juga menghadapi dia di Serie A," mengatakan bek sayap Giovanni Di Lorenzo dalam laman UEFA.com. "Dia harus terus diamati, tetapi Belgia memiliki pemain-pemain bagus.”

Belgia yg berusaha menjuarai turnamen akbar pertamanya sejak finis urutan ketiga Piala Dunia, tak terkalahkan dalam 13 laga & memuncaki peringkat dunia. Italia juga tak terkalahkan dalam 31 laga.

"Sungguh tantangan yg menarik dapat mengalahkan mereka setelah 31 pertandingan tak terkalahkan. Saya perkirakan peluangnya 50 banding 50,” mengatakan gelandang Belgia Thorgan Hazard.

Kedua regu memenangkan ketiga pertandingan fase grupnya. Dan setelah Prancis, Portugal, Belanda & Jerman tersisih, pemenang laga di Muenchen ini difavoritkan menjuarai Euro 2020.

Namun, kedua regu tak mau terlalu tinggi berekspektasi. Sebaliknya, mereka fokus kepada pertandingan, sehingga menolong mereka memanfaatkan sekecil apa pun peluang dalam laga nanti yg kemungkinan ditentukan oleh siapa yg paling dapat membaca detail pertandingan.

"Kami menyadari tak ada ruang untuk mengerjakan kesalahan. Akan salah beranggapan kami sudah mencapai sesuatu yg penting,” mengatakan gelandang Italia Jorginho seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Hazard & De Bruyne masih diragukan dapat tampil lawan Italia


Prediksi sebelas pemain pertama

Belgia (3-4-2-1): Thibaut Courtois; Toby Alderweireld, Thomas Vermaelen, Jan Vertonghen; Thomas Meunier, Youri Tielemans, Axel Witsel, Thorgan Hazard; Dries Mertens, Yannick Carrasco; Romelu Lukaku.

Italia (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, Leonardo Spinazzola; Nicola Barella, Jorginho, Marco Verratti; Domenico Berardi, Ciro Immobile, Lorenzo Insigne


Skenario pertandingan

Kabar mengejutkan datang dari kamp Belgia menjelang pertarungan dua raksasa bahwa dua bintangnya, Kevin De Bruyne & Eden Hazard, tak turut serta dalam sesi latihan terakhir Kamis lalu akibat cedera saat melawan Portugal. Ketiadaan mereka jadi pukulan akbar bagi rencana bertanding Roberto Martinez.

Belgia akan terus memasang formasi tiga bek yg membentengi superstar Real Madrid Thibaut Courtois di depan gawang. Jan Vertonghen & Toby Alderweireld jadi opsi permanen di lini belakang, & kini mereka bermitra lagi dengan Thomas Vermaelen yg tampil mengesankan saat melawan Portugal.

Thomas Meunier masih mengisi posisi bek kanan setelah cedera selama fase grup mengakhiri petualangan Timothy Castagne, sedangkan Thorgan Hazard yg mencetak gol semata wayang Setan Merah dalam 16 Besar, menduduki sektor kiri pertahanan Belgia yg sewaktu-waktu merangsek sisi pertahanan Italia.

Axel Witsel kembali jadi starter di lapangan tengah guna meredam pengaruh Marco Verratti. Dia akan dibantu bintang Leicester City Youri Tielemans, yg juga titik kreatif permainan Belgia.

Jika akhirnya de Bruyne & Hazard absen, maka dua perubahan harus ditempuh Martinez di sepertiga terakhir lapangan. Dries Mertens & Yannick Carrasco akan masuk mengganti duo itu. Sedangkan slot unjuk tombak tetap milik Romelu Lukaku.

Sebaliknya pelatih Italia Roberto Mancini dapat menurunkan kembali kapten Giorgio Chiellini setelah tak dipasang pada pertandingan terakhir melawan Austria.

Baca juga: Perempat final Euro 2020: Belgia & Italia berjumpa bak final prematur

Azzurri akan memasang formasi 4-3-3 dengan Gianluigi Donnarumma menjaga gerbang. Dia akan dilindungi oleh duo bek tengah, Chiellini & Leonardo Bonucci, di jantung pertahanan. Kedua bek akan berusaha mematikan pergerakan Romelu Lukaku yg tengah dalam penampilan terbaiknya.

Mengapit mereka di sayap, duo Giovanni Di Lorenzo & Leonardo Spinazzola yg sudah masuk daftar buruan Barcelona & Real Madrid musim panas ini. Di Lorenzo akan menempati posisi bek kanan, sebaliknya Spinazzola mengisi peran bek kiri.

Bergerak ke tengah, Jorginho yg sejauh ini tampil mengesankan sepanjang putaran Euro edisi tertunda pandemi ini, dipastikan terus jadi poros untuk unit tiga gelandang yg juga diisi si visioner Marco Verratti & Nicola Barella.

Meskipun jadi penyelamat Italia saat menghadapi Austria, Federico Chiesa akan tetap mengisi slot pemain pengganti, karena kursi starter tetap milik Domenico Berardi yg mengisi sisi kanan serangan Azzurri.

Sedangkan Lorenzo Insigne akan beroperasi di sayap kiri serangan & kemungkinan melanjutkan kebiasaannya bermanuver dari sayap menuju kotak penalti lawan baik untuk merancang gol maupun untuk menciptakan golnya sendiri.

Mitra mereka di tengah trisula serangan Italia adalah Ciro Immobile.

Baca juga: Simon Mignolet terpaksa absen bela Belgia hingga akhir Euro 2020


Statistik pertemuan kedua tim

Dalam total 22 pertemuan di antara kedua regu sebelum ini, Belgia mencatat 14 kekalahan, sebaliknya Italia cuma 4 kali kalah. Sedangkan dalam pertemuan mereka pada laga-laga kompetitif adalah Belgia tiga kali kalah, Italia cuma sekali kalah.

Pertemuan terakhir kedua regu terjadi pada fase grup Euro 2016. Dua gol Emanuele Giaccherini & Graziano Pelle membawa Azzurri menang 2-0 atas Belgia di Lyon. Azzurri pun menuntaskan fase grup dengan memuncaki klasemen Grup E, sedangkan Belgia jadi runner up. 10 anggota skuad Belgia dalam Euro 2016 itu juga memperkuat Setan Merah pada Euro 2020 ini, sebaliknya dari Italia cuma tiga pemain.

Pertemuan di Lyon adalah laga putaran final Euro ketiga yg mempertemukan kedua tim, setelah seri 0-0 dalam Euro 1980 di Italia & fase grup Euro 2000 ketika dua gol dari Francesco Totti & Stefano Fiore mengantarkan Italia menang 2-0.

Laga persahabatan terakhir antara Belgia & Italia terjadi pada November 2015. Belgia kebobolan lebih dulu namun akhirnya menang 3-1. Tiga gol Belgia disarangkan oleh Jan Vertonghen, Kevin De Bruyne & Michy Batshuayi yg semuanya masuk skuad Euro 2020.

Kemenangan satu-satunya Belgia atas Italia dalam laga kompetitif terjadi pada perempat final Piala Eropa 1972. Mereka menang 2-1 di Brussels setelah seri 0-0 di Milan pada laga kedua, yg menjungkalkan Italia yg saat itu berstatus pemenang bertahan.

Baca juga: Lima rahasia sukses Italia dalam Euro 2020

Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview perempat final Euro 2020: Belgia vs Italia adalah spam, mohon beritahu kami.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.