Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 13.690
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Preview final Piala Afrika 2021: Mesir vs Senegal.
Foto arsip - Mesir vs Senegal saat berjumpa dalam laga kualifikasi Piala Afrika 2015 pada 15 November 2014. (REUTERS)
Jakarta (ANTARA) - Duo striker paling menarik di dunia saat ini akan saling berhadapan dalam final Piala Afrika 2021 dini hari nanti ketika Mohamed Salah memimpin Mesir melawan regu Senegal yg dikomandoi Sadio Mane.
Dua punggawa Liverpool yg menciptakan The Reds sangat maut ini akan mengambil peran sama vitalnya bagi kedua negara manakala Mesir berusaha memperbanyak trofi Piala Afrika yg dikoleksinya jadi delapan trofi ketika saat bersamaan Senegal bernafsu menjuarai turnamen ini untuk perdana kalinya.
Pertandingan ini dimainkan di Stadion Olembe Yaounde, di mana pekan lalu delapan orang tewas dalam tragedi yg terus menghantui turnamen kontinental edisi Kamerun ini.
Salah tidak merahasiakan keharapannya yg membara untuk mempersembahkan trofi utama kepada Mesir, sementara Mane lagi sumringah kegirangan sudah mengantarkan timnya ke partai final yg sudah pasti tak harap berakhir cuma dengan menyandang finalis.
Baca juga: Tatkala dua bomber Liverpool berhadapan dalam final Piala Afrika
Senegal yg merupakan regu peringkat teratas Afrika sehingga jadi salah satu favorit kuat pemenang turnamen ini awalnya tampil tak meyakinkan sebelum mencapai final untuk ketiga kalinya ini.
Mereka cuma mencetak satu gol selama babak pembukaan tetapi masih menempati posisi teratas grup. Mereka juga sangat efisien dalam mengatasi lawan selama fase knockout.
"Kami sangat dirugikan oleh banyak kasus COVID & juga cedera sejumlah pemain. Kami punya waktu yg sangat sulit tetapi karena pengalaman kami, maka kami tetap tenang hingga kami dapat mengumpulkan seluruh tim," mengatakan Mane seperti dikutip Reuters.
Senegal mesti mengawali turnamen ini tanpa disertai kapten Kalidou Koulibaly & kiper Edouard Mendy karena baru pulih dari paparan virus COVID-19.
Tetapi perjalanan mereka ke final jauh lebih mudah ketimbang Mesir yg kalah dalam pertandingan perdana fase grup melawan Nigeria sehingga dikritik keras oleh pendukungnya sendiri.
Tapi Mesir bangkit dengan mengalahkan Pantai Gading dalam adu penalti pada babak 16 besar, lalu Maroko 2-1 setelah perpanjangan waktu pada perempat final, & akhirnya menumbangkan Kamerun dalam adu penalti lagi pada semifinal.
"Kami bermain di tengah keadaan yg sangat sulit tetapi kami berhasil mengatasi semua kesulitan itu," mengatakan Mahmoud Trezeguet. "Kami bermain 120 menit selama tiga pertandingan berturut-turut tetapi kami tetap fokus penuh menyelesaikan tugas kami."
Mesir jadi runner-up 2017 ketika Salah & Trezeguet sama-sama tampil. Mesir saat ini sudah mengumpulkan tujuh trofi Afrika hingga terakhir pada edisi 2010.
Mereka akan memainkan final tanpa pelatih Carlos Queiroz setelah diusir ke luar lapangan karena terus mengkritik wasit saat laga semifinal lalu. Untuk itu Mesir akan dipimpin asisten pelatih Roger de Sa.
Laga final ini terasa istimewa bagi kedua regu karena menang atau kalah akan memacu semangat kedua regu ketika mereka berjumpa kembali dalam dua laga penentuan tempat putaran final Piala Dunia Qatar 2022.
Baca juga: Jurgen Klopp bangga dengan pencapaian Mane & Salah di Piala Afrika
Selanjutnya: Senegal
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview final Piala Afrika 2021: Mesir vs Senegal adalah spam, mohon beritahu kami.
Foto arsip - Mesir vs Senegal saat berjumpa dalam laga kualifikasi Piala Afrika 2015 pada 15 November 2014. (REUTERS)
Jakarta (ANTARA) - Duo striker paling menarik di dunia saat ini akan saling berhadapan dalam final Piala Afrika 2021 dini hari nanti ketika Mohamed Salah memimpin Mesir melawan regu Senegal yg dikomandoi Sadio Mane.
Dua punggawa Liverpool yg menciptakan The Reds sangat maut ini akan mengambil peran sama vitalnya bagi kedua negara manakala Mesir berusaha memperbanyak trofi Piala Afrika yg dikoleksinya jadi delapan trofi ketika saat bersamaan Senegal bernafsu menjuarai turnamen ini untuk perdana kalinya.
Pertandingan ini dimainkan di Stadion Olembe Yaounde, di mana pekan lalu delapan orang tewas dalam tragedi yg terus menghantui turnamen kontinental edisi Kamerun ini.
Salah tidak merahasiakan keharapannya yg membara untuk mempersembahkan trofi utama kepada Mesir, sementara Mane lagi sumringah kegirangan sudah mengantarkan timnya ke partai final yg sudah pasti tak harap berakhir cuma dengan menyandang finalis.
Baca juga: Tatkala dua bomber Liverpool berhadapan dalam final Piala Afrika
Senegal yg merupakan regu peringkat teratas Afrika sehingga jadi salah satu favorit kuat pemenang turnamen ini awalnya tampil tak meyakinkan sebelum mencapai final untuk ketiga kalinya ini.
Mereka cuma mencetak satu gol selama babak pembukaan tetapi masih menempati posisi teratas grup. Mereka juga sangat efisien dalam mengatasi lawan selama fase knockout.
"Kami sangat dirugikan oleh banyak kasus COVID & juga cedera sejumlah pemain. Kami punya waktu yg sangat sulit tetapi karena pengalaman kami, maka kami tetap tenang hingga kami dapat mengumpulkan seluruh tim," mengatakan Mane seperti dikutip Reuters.
Senegal mesti mengawali turnamen ini tanpa disertai kapten Kalidou Koulibaly & kiper Edouard Mendy karena baru pulih dari paparan virus COVID-19.
Tetapi perjalanan mereka ke final jauh lebih mudah ketimbang Mesir yg kalah dalam pertandingan perdana fase grup melawan Nigeria sehingga dikritik keras oleh pendukungnya sendiri.
Tapi Mesir bangkit dengan mengalahkan Pantai Gading dalam adu penalti pada babak 16 besar, lalu Maroko 2-1 setelah perpanjangan waktu pada perempat final, & akhirnya menumbangkan Kamerun dalam adu penalti lagi pada semifinal.
"Kami bermain di tengah keadaan yg sangat sulit tetapi kami berhasil mengatasi semua kesulitan itu," mengatakan Mahmoud Trezeguet. "Kami bermain 120 menit selama tiga pertandingan berturut-turut tetapi kami tetap fokus penuh menyelesaikan tugas kami."
Mesir jadi runner-up 2017 ketika Salah & Trezeguet sama-sama tampil. Mesir saat ini sudah mengumpulkan tujuh trofi Afrika hingga terakhir pada edisi 2010.
Mereka akan memainkan final tanpa pelatih Carlos Queiroz setelah diusir ke luar lapangan karena terus mengkritik wasit saat laga semifinal lalu. Untuk itu Mesir akan dipimpin asisten pelatih Roger de Sa.
Laga final ini terasa istimewa bagi kedua regu karena menang atau kalah akan memacu semangat kedua regu ketika mereka berjumpa kembali dalam dua laga penentuan tempat putaran final Piala Dunia Qatar 2022.
Baca juga: Jurgen Klopp bangga dengan pencapaian Mane & Salah di Piala Afrika
Selanjutnya: Senegal
- 1
- 2
- 3
- 4
- Tampilkan Semua
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview final Piala Afrika 2021: Mesir vs Senegal adalah spam, mohon beritahu kami.