Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.344
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Preview Euro 2020: Ukraina vs Makedonia Utara.
Gelandang Ukraina Viktor Tsygankov (tengah) ikut ambilan dalam sesi latihan di Stadion Arcul de Triumf di Bucharest pada 16 Juni 2021 menjelang pertandingan melawan Makedonia Utara dalam Grup C EURO 2020. ANTARA/AFP/DANIEL MIHAILESCU
Jakarta (ANTARA) - Baik Ukraina maupun Makedonia Utara kebobolan pada menit-menit terakhir dalam laga pembuka Euro 2020, & keduanya kalah. Ukraina menyerah 2-3 kepada Belanda, sedangkan Makedonia Utara takluk 1-3 kepada Austria.
Kamis malam pukul 20.00 WIB nanti kedua regu saling berhadapan pada pertandingan kedua dalam Grup C. Mereka dituntut menang karena kalah cuma akan menutup gerbang kesempatan masuk fase gugur.
Masih ada peluang jadi salah satu dari empat regu berperingkat tiga terbaik, tetapi terlalu bahaya berharap pada opsi ini. Oleh karena itu, pertandingan kedua antara kedua regu nanti, seperti diakui oleh pelatih Makedonia Utara Igor Angelovski, adalah pertandingan final.
Bedanya, Ukraina yg bercatatan lebih mengkilap sebelum mengarungi putaran final Euro 2020 ketimbang Makedonia Utara, mungkin jadi pihak yg paling tertekan. Sebaliknya, debutan Makedonia Utara menghadapi ‘pertandingan final’ ini dengan perasaan tak berbeban.
"Kami merasa tidak ada tekanan apa pun, sebaliknya Ukraina akan kecewa sekali kalau gagal mencapai fase knockout,” mengatakan Angelovski dalam jumpa pers satu hari sebelum laga ini digelar, seperti dikutip Reuters.
Baca juga: Belanda taklukkan Ukraina dalam drama lima gol
Baca juga: Dua supersub bawa Austria hancurkan Makedonia Utara 3-1
Sewaktu menghadapi Austria, Makedonia Utara yg baru merasakan atmosfer bertanding dalam turnamen besar, memaksa lawannya yg jauh lebih familiar dengan putaran final Euro untuk menggantungkan kemenangannya kepada dua gol dalam12 menit terakhir setelah dapat membalas manakala Austria unggul pada 18 menit perdana pertandingan.
Mereka siap mengerjakannya kembali saat melawan Ukraina, dengan formasi yg kemungkinan tak akan diubah banyak oleh Angelovski, kecuali mungkin memasang lebih awal striker Ivan Trickovski ketimbang Aleksandar Trajkovski.
Mengingat ini keikutsertaan Euro perdana bagi negara yg merdeka 1991 menyusul pecahnya Yugoslavia tersebut, euforia karena berhasil menembus putaran final turnamen akbar masih terasa akbar sehingga kekalahan 1-3 melawan Austria pun tak menciptakan mereka kecewa terus menerus.
Gairah mereka masih sangat besar. Semangat tim, mengatakan bek Stefan Ristovski, tetap tinggi. "Kami tak boleh membiarkan satu kekalahan menenggelamkan suasana hati kami,” mengatakan Ristovski.
Klaim Makedonia Utara ini ada benarnya, mengingat Ukraina terlihat lebih terpukul karena dikalahkan oleh gol Denzel Dumfries lima menit sebelum laga berakhir, apalagi perjalanan mereka ke putaran final sangatlah mengesankan. Bukan cuma pemenang grup kualifikasi, tetapi oleh permainan atraktif dari skuad muda mereka yg ambisius.
Mereka harap cepat-cepat melepas kutukan fase grup Euro karena tidak pernah menangkan enam laga fase grup kejuaraan yg sama terdahulu. Pada partisipasi ketiga dalam putaran final Euro ini, Ukraina tak harap lagi berhenti pada fase grup.
Baca juga: Shevchenko pastikan Ukraina paham pentingnya laga kontra Makedonia
Baca juga: Gol bersejarah Goran Pandev paksa Austria sementara seri 1-1
"Banyak dari anak-anak ini merasa seperti berada dalam kapal yg kosong setelah laga melawan Belanda itu, kita lihat saja nanti berapa banyak dari mereka yg cukup pulih untuk menjalani laga melawan Makedonia Utara,” mengatakan Shevchenko.
Shevchenko mengaku sudah mempelajari Makedonia Utara dari rekaman pertandingan negara itu saat menghadapi Austria, selain juga mengevaluasi titik-titik lemah timnya saat dikalahkan Belanda. "Kami harus memanfaatkan betul setiap peluang yg ada,” tandas Shevchenko.
Mungkin salah satu kekuatan akbar yg dapat membedakan Ukraina dari Makedonia Utara adalah energi bangkitnya. Mereka sudah tertinggal 0-2 dari regu berpengalaman Belanda, tetapi masih dapat menyamakan kedudukan 2-2, sebelum dibungkam Dumfries.
"Kami akan bermain dengan energi yg sama,” janji kapten Andriy Yarmolenko yg mencetak salah satu gol Ukraina ke gawang Belanda.
Prediksi sebelas pemain pertama.
Ukraina: Georgiy Bushchan; Oleksandr Karavaev, Ilya Zabarnyi, Mykola Matviyenko, Vitaly Mykolenko; Oleksandr Zinchenko, Sergiy Sydorchuk, Ruslan Malinovskyi; Andriy Yarmolenko, Roman Yaremchuk, Oleksandr Zubkov
Makedonia Utara: Stole Dimitrievski; Stefan Ristovski, Visar Musliu, Darko Velkovski, Ezgjan Alioski; Boban Nikolov, Arijan Ademi, Enis Bardhi; Eljif Elmas, Goran Pandev, Aleksandar Trajkovski
Baca juga: Matthijs de Ligt siap kenakan jersey Belanda lawan Austria
Baca juga: Taktik berisiko tinggi Frank de Boeruntuk sementara aman-aman saja
Skenario pertandingan
Ukraina biasanya memainkan formasi 4-3-3 di mana Sergiy Sydorchuk beroperasi paling tengah dalam sistem gelandang mereka, melindungi unit bek, & jadi dirijen untuk ofensif ke daerah pertahanan lawan yg dirancang dua gelandang Ruslan Malinovskiy & Oleksandr Zinchenko.
Dua gelandang terakhir itu biasanya beroperasi pada sepertiga terakhir lapangan yg memastikan superioritas Ukraina & memungkinkan regu Shevchenko merotasi penguasaan bola secara lebih efisien dalam ruang yg sempit sekalipun.
Sebaliknya, dua sayap akan diisi oleh Andriy Yarmolenko & Oleksandr Zubkov. Kedua gelandang serang ini bahagia menusuk diagonal dari sisi lapangan ke tengah kotak penalti. Dan ini menolong striker Roman Yaremchuk mendapatkan ruang bermanuver di dalam kotak penalti lawan.
Untuk menjaga pertahanan tak tersentuh, Makedonia Utara yg menyerbu dipimpin Goran Pandev & kini ditambah Aleksandar Trajkovksi, Ukraina menugaskan dua bek tengah Ilya Zabarnyi & Mykola Matvienko yg akan diapit dua bek sayap Vitaliy Mykolenko & Oleksandr Karavaev yg juga jadi elemen penting dalam serangan Ukraina.
Baca juga: Shevchenko tetap puji regu sekalipun dikalahkan Belanda
Mengingat superioritas Ukraina di lapangan tengah, pelatih Makedonia Utara Igor Angelovski akan mencegah lawannya merajalela di area ini.
Tetapi, kalau pertandingan melawan Austria jadi acuan, Makedonia Utara justru kedodoran di sentral lapangan. Tapi ini sepertinya sudah disadari untuk ditambal oleh Angelovski.
Dia juga dapat mengandalkan dua gelandang serang mumpuni Enis Bardhi & Eljif Elmas yg bermain bagus saat menghadapi Austria. Dua pemain ini akan kembali jadi poros permainan Makedonia Utara, bersama Arijan Ademi yg lebih sentral, dalam formasi 5-3-2.
Dengan sistem ini, Makedonia Utara akan memaksa Ukraina bermain melebar guna mencegah mereka menusuk dari tengah yg jadi titik lemah regu Angelovski.
Bukan karena alasan itu saja, formasi tersebut juga dipasang karena sayap-sayap Makedonia Utara tidak efektif saat menusuk ke kotak penalti dari sisi lapangan, sehingga kerap memaksa dua bek sayap mereka Boban Nikolov & Ezgjan Alioski turun tangan melapis saya. Kenyataannya, duet Nikolov – Alioski jadi bagian sangat penting dalam strategi bermain Makedonia Utara.
Sebagai pengemban tugas utama di sepertiga lapangan terakhir, Angelovski mempercayakannya Goran Pandev & Aleksandar Trajkovski si pekerja keras, untuk mengganggu pertahanan lawan & menciptakan peluang serta gol.
Keduanya akan dibantu oleh dua gelandang serang Bardhi & Elmas, sedangkan inti pertahanan tetap dikawal trio bek Stefan Ristovski, Visar Musliu & Darko Velkovski.
Baca juga: Walau debutan, Finlandia & Makedonia Utara bukan pelengkap EURO 2020
Statistik penting kedua tim
Ukraina kalah 2-3 melawan Belanda dalam pertandingan perdana Euro 2020, sedangkan Makedonia kalah 1-3 melawan Austria
Ukraina & Makedonia Utara baru berjumpa empat kali. Ukraina sudah dua kali meraih kemenangan. Dalam empat pertemuan ini cuma tercipta empat gol, masing-masing tiga gol dari Ukraina & 1 gol dari Makedonia Utara.
Ukraina sering kalah dalam enam laga putaran final Euro terakhirnya yg merupakan rekor terburuk Piala Eropa yg juga dipegang bekas Yugoslavia.
Kekalahan 1-3 dari Austria adalah kekalahan dengan lebih dari satu gol perdana yg dialami Makedonia Utara sejak kalah 0-2 melawan Polandia pada Oktober 2019.
Semua dari empat gol yg dicetak Ukraina dalam Piala Eropa tercipta pada babak kedua setelah melepaskan total 37 percobaan gol tanpa satu kali pun berhasil pada babak pertama.
Baca juga: Data & fakta timnas Macedonia Utara di Euro 2020
Baca juga: Data & fakta timnas Ukraina di Euro 2020
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview Euro 2020: Ukraina vs Makedonia Utara adalah spam, mohon beritahu kami.
Gelandang Ukraina Viktor Tsygankov (tengah) ikut ambilan dalam sesi latihan di Stadion Arcul de Triumf di Bucharest pada 16 Juni 2021 menjelang pertandingan melawan Makedonia Utara dalam Grup C EURO 2020. ANTARA/AFP/DANIEL MIHAILESCU
Jakarta (ANTARA) - Baik Ukraina maupun Makedonia Utara kebobolan pada menit-menit terakhir dalam laga pembuka Euro 2020, & keduanya kalah. Ukraina menyerah 2-3 kepada Belanda, sedangkan Makedonia Utara takluk 1-3 kepada Austria.
Kamis malam pukul 20.00 WIB nanti kedua regu saling berhadapan pada pertandingan kedua dalam Grup C. Mereka dituntut menang karena kalah cuma akan menutup gerbang kesempatan masuk fase gugur.
Masih ada peluang jadi salah satu dari empat regu berperingkat tiga terbaik, tetapi terlalu bahaya berharap pada opsi ini. Oleh karena itu, pertandingan kedua antara kedua regu nanti, seperti diakui oleh pelatih Makedonia Utara Igor Angelovski, adalah pertandingan final.
Bedanya, Ukraina yg bercatatan lebih mengkilap sebelum mengarungi putaran final Euro 2020 ketimbang Makedonia Utara, mungkin jadi pihak yg paling tertekan. Sebaliknya, debutan Makedonia Utara menghadapi ‘pertandingan final’ ini dengan perasaan tak berbeban.
"Kami merasa tidak ada tekanan apa pun, sebaliknya Ukraina akan kecewa sekali kalau gagal mencapai fase knockout,” mengatakan Angelovski dalam jumpa pers satu hari sebelum laga ini digelar, seperti dikutip Reuters.
Baca juga: Belanda taklukkan Ukraina dalam drama lima gol
Baca juga: Dua supersub bawa Austria hancurkan Makedonia Utara 3-1
Sewaktu menghadapi Austria, Makedonia Utara yg baru merasakan atmosfer bertanding dalam turnamen besar, memaksa lawannya yg jauh lebih familiar dengan putaran final Euro untuk menggantungkan kemenangannya kepada dua gol dalam12 menit terakhir setelah dapat membalas manakala Austria unggul pada 18 menit perdana pertandingan.
Mereka siap mengerjakannya kembali saat melawan Ukraina, dengan formasi yg kemungkinan tak akan diubah banyak oleh Angelovski, kecuali mungkin memasang lebih awal striker Ivan Trickovski ketimbang Aleksandar Trajkovski.
Mengingat ini keikutsertaan Euro perdana bagi negara yg merdeka 1991 menyusul pecahnya Yugoslavia tersebut, euforia karena berhasil menembus putaran final turnamen akbar masih terasa akbar sehingga kekalahan 1-3 melawan Austria pun tak menciptakan mereka kecewa terus menerus.
Gairah mereka masih sangat besar. Semangat tim, mengatakan bek Stefan Ristovski, tetap tinggi. "Kami tak boleh membiarkan satu kekalahan menenggelamkan suasana hati kami,” mengatakan Ristovski.
Klaim Makedonia Utara ini ada benarnya, mengingat Ukraina terlihat lebih terpukul karena dikalahkan oleh gol Denzel Dumfries lima menit sebelum laga berakhir, apalagi perjalanan mereka ke putaran final sangatlah mengesankan. Bukan cuma pemenang grup kualifikasi, tetapi oleh permainan atraktif dari skuad muda mereka yg ambisius.
Mereka harap cepat-cepat melepas kutukan fase grup Euro karena tidak pernah menangkan enam laga fase grup kejuaraan yg sama terdahulu. Pada partisipasi ketiga dalam putaran final Euro ini, Ukraina tak harap lagi berhenti pada fase grup.
Baca juga: Shevchenko pastikan Ukraina paham pentingnya laga kontra Makedonia
Baca juga: Gol bersejarah Goran Pandev paksa Austria sementara seri 1-1
"Banyak dari anak-anak ini merasa seperti berada dalam kapal yg kosong setelah laga melawan Belanda itu, kita lihat saja nanti berapa banyak dari mereka yg cukup pulih untuk menjalani laga melawan Makedonia Utara,” mengatakan Shevchenko.
Shevchenko mengaku sudah mempelajari Makedonia Utara dari rekaman pertandingan negara itu saat menghadapi Austria, selain juga mengevaluasi titik-titik lemah timnya saat dikalahkan Belanda. "Kami harus memanfaatkan betul setiap peluang yg ada,” tandas Shevchenko.
Mungkin salah satu kekuatan akbar yg dapat membedakan Ukraina dari Makedonia Utara adalah energi bangkitnya. Mereka sudah tertinggal 0-2 dari regu berpengalaman Belanda, tetapi masih dapat menyamakan kedudukan 2-2, sebelum dibungkam Dumfries.
"Kami akan bermain dengan energi yg sama,” janji kapten Andriy Yarmolenko yg mencetak salah satu gol Ukraina ke gawang Belanda.
Prediksi sebelas pemain pertama.
Ukraina: Georgiy Bushchan; Oleksandr Karavaev, Ilya Zabarnyi, Mykola Matviyenko, Vitaly Mykolenko; Oleksandr Zinchenko, Sergiy Sydorchuk, Ruslan Malinovskyi; Andriy Yarmolenko, Roman Yaremchuk, Oleksandr Zubkov
Makedonia Utara: Stole Dimitrievski; Stefan Ristovski, Visar Musliu, Darko Velkovski, Ezgjan Alioski; Boban Nikolov, Arijan Ademi, Enis Bardhi; Eljif Elmas, Goran Pandev, Aleksandar Trajkovski
Baca juga: Matthijs de Ligt siap kenakan jersey Belanda lawan Austria
Baca juga: Taktik berisiko tinggi Frank de Boeruntuk sementara aman-aman saja
Skenario pertandingan
Ukraina biasanya memainkan formasi 4-3-3 di mana Sergiy Sydorchuk beroperasi paling tengah dalam sistem gelandang mereka, melindungi unit bek, & jadi dirijen untuk ofensif ke daerah pertahanan lawan yg dirancang dua gelandang Ruslan Malinovskiy & Oleksandr Zinchenko.
Dua gelandang terakhir itu biasanya beroperasi pada sepertiga terakhir lapangan yg memastikan superioritas Ukraina & memungkinkan regu Shevchenko merotasi penguasaan bola secara lebih efisien dalam ruang yg sempit sekalipun.
Sebaliknya, dua sayap akan diisi oleh Andriy Yarmolenko & Oleksandr Zubkov. Kedua gelandang serang ini bahagia menusuk diagonal dari sisi lapangan ke tengah kotak penalti. Dan ini menolong striker Roman Yaremchuk mendapatkan ruang bermanuver di dalam kotak penalti lawan.
Untuk menjaga pertahanan tak tersentuh, Makedonia Utara yg menyerbu dipimpin Goran Pandev & kini ditambah Aleksandar Trajkovksi, Ukraina menugaskan dua bek tengah Ilya Zabarnyi & Mykola Matvienko yg akan diapit dua bek sayap Vitaliy Mykolenko & Oleksandr Karavaev yg juga jadi elemen penting dalam serangan Ukraina.
Baca juga: Shevchenko tetap puji regu sekalipun dikalahkan Belanda
Mengingat superioritas Ukraina di lapangan tengah, pelatih Makedonia Utara Igor Angelovski akan mencegah lawannya merajalela di area ini.
Tetapi, kalau pertandingan melawan Austria jadi acuan, Makedonia Utara justru kedodoran di sentral lapangan. Tapi ini sepertinya sudah disadari untuk ditambal oleh Angelovski.
Dia juga dapat mengandalkan dua gelandang serang mumpuni Enis Bardhi & Eljif Elmas yg bermain bagus saat menghadapi Austria. Dua pemain ini akan kembali jadi poros permainan Makedonia Utara, bersama Arijan Ademi yg lebih sentral, dalam formasi 5-3-2.
Dengan sistem ini, Makedonia Utara akan memaksa Ukraina bermain melebar guna mencegah mereka menusuk dari tengah yg jadi titik lemah regu Angelovski.
Bukan karena alasan itu saja, formasi tersebut juga dipasang karena sayap-sayap Makedonia Utara tidak efektif saat menusuk ke kotak penalti dari sisi lapangan, sehingga kerap memaksa dua bek sayap mereka Boban Nikolov & Ezgjan Alioski turun tangan melapis saya. Kenyataannya, duet Nikolov – Alioski jadi bagian sangat penting dalam strategi bermain Makedonia Utara.
Sebagai pengemban tugas utama di sepertiga lapangan terakhir, Angelovski mempercayakannya Goran Pandev & Aleksandar Trajkovski si pekerja keras, untuk mengganggu pertahanan lawan & menciptakan peluang serta gol.
Keduanya akan dibantu oleh dua gelandang serang Bardhi & Elmas, sedangkan inti pertahanan tetap dikawal trio bek Stefan Ristovski, Visar Musliu & Darko Velkovski.
Baca juga: Walau debutan, Finlandia & Makedonia Utara bukan pelengkap EURO 2020
Statistik penting kedua tim
Ukraina kalah 2-3 melawan Belanda dalam pertandingan perdana Euro 2020, sedangkan Makedonia kalah 1-3 melawan Austria
Ukraina & Makedonia Utara baru berjumpa empat kali. Ukraina sudah dua kali meraih kemenangan. Dalam empat pertemuan ini cuma tercipta empat gol, masing-masing tiga gol dari Ukraina & 1 gol dari Makedonia Utara.
Ukraina sering kalah dalam enam laga putaran final Euro terakhirnya yg merupakan rekor terburuk Piala Eropa yg juga dipegang bekas Yugoslavia.
Kekalahan 1-3 dari Austria adalah kekalahan dengan lebih dari satu gol perdana yg dialami Makedonia Utara sejak kalah 0-2 melawan Polandia pada Oktober 2019.
Semua dari empat gol yg dicetak Ukraina dalam Piala Eropa tercipta pada babak kedua setelah melepaskan total 37 percobaan gol tanpa satu kali pun berhasil pada babak pertama.
Baca juga: Data & fakta timnas Macedonia Utara di Euro 2020
Baca juga: Data & fakta timnas Ukraina di Euro 2020
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview Euro 2020: Ukraina vs Makedonia Utara adalah spam, mohon beritahu kami.