Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 13.837
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Preview Euro 2020: Ukraina vs Belanda.
Para pemain timnas Belanda mengerjakan pemanasan dalam sesi latihan di KNVB Campus do Zeist pada 8 Juni 2021 sebagai bagian dari persiapan turnamen Euro 2020 yg akan diawali Belanda dengan menghadapi Ukraina, 13 Juni 2021 di Amsterdam. (AFP/PIETER STAM DE JONGE)
Jakarta (ANTARA) - Setelah absen pada dua turnamen akbar sepakbola internasional, Belanda kembali ke pentas akbar untuk menebus waktu yg hilang. Tak menunjukkan batang hidupnya saat Euro terakhir di Prancis pada 2016 & kemudian di Rusia pada Piala Dunia 2018 adalah kemunduran akbar bagi reputasi mereka sebagai kekuatan sepakbola Eropa & mengembalikan reputasi itu jadi prioritas utama pelatih Frank de Boer & timnya.
Oranye menembus periode kualifikasi relatif mulus setelah Ronald Koeman mengantarkan mereka finis urutan kedua Grup C kualifikasi Euro 2020 di belakang Jerman setelah memenangkan enam dari total delapan pertandingan.
Setelah Koeman mundur tahun lalu, penampilan Belanda sedikit babak belur di bawah asuhan pelatih sementara Dwight Lodeweges & kemudian Frank de Boer sehingga tempat mereka dalam putaran final Nations League jadi tumbalnya.
Baca juga: Ukraina segan kepada Belanda
Sekalipun kalah melawan Turki dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022, Oranye mengarungi Euro dengan keyakinan tinggi setelah memenangkan lima dari tujuh pertandingan terakhir, termasuk 3-0 melawan Georgia.
Mereka berusaha menjawab kritik media belakangan ini kepada pola bermain cenderung defensif, termasuk saat melawan Georgia, dalam laga pemanasan. Fakta mereka akan tampil di kandang sendiri di Johan Cruyff Arena di Amsterdam, menciptakan mereka semakin dituntut.
Akan ada 16.000 penonton di dalam stadion ketika mereka menjamu Ukraina, Senin dini hari pukul 02.00 nanti. Tapi tentu saja mereka bertanding demi 17 juta penduduk Belanda yg menantikan Oranye mengulangi kejayaan Euro 1998 saat menjuarai turnamen ini.
Baca juga: Belanda tanpa De Ligt di laga pembuka
Namun kehadiran suporter di negeri sendiri sungguh pendorong akbar seperti diungkapkan kapten Georginio Wijnaldum. "Serasa kami berada pada akhir periode yg melelahkan sekali & kami berada pada awal masa yg lebih cerah nan lebih indah,” mengatakan Wijnaldum seperti dikutip Reuters.
Kehadiran penonton ini dapat memupus gamang oleh tak dapat mengpakai Donny van de Beek & Jasper Cillessen karena cedera & virus corona, yg disusul palang pintu Matthijs de Ligt yg cedera paha. Padahal Belanda sudah kehilangan superstar Virgil van Dijk.
Ukraina sendiri adalah paket kejutan selama kualifikasi Euro 2020 setelah memuncaki Grup B kualifikasi yg diisi pemenang bertahan Portugal. Selama kualifikasi mereka tak pernah kalah & memenangkan enam dari delapan pertandingan kualifikasi.
Tetapi Ukraina yg dilatih legenda Andriy Shevchenko, melewati 2020 dengan sulit karena terdegradasi ke Liga B Nations League Eropa walaupun mengalahkan Swiss & Spanyol. Ukraina juga kerap tidak konsisten.
Sebelum Piala Eropa yg ini, sudah dua kali Ukraina tak berhasil melewati fase grup pada 1992 & 1996 karena tak kunjung menang. Ini dapat jadi kendala moral & sekaligus tantangan bagi Shevchenko yg ditunjuk memimpin Ukraina setelah kalah dalam seluruh dari tiga pertandingan fase grup Euro 2016 di Prancis.
Baca juga: EURO 2020 di antara ambisi pembuktian & bibit-bibit kejutan
Shevchenko relatif berhasil membangun regu kuat yg berintikan produk-produk domestik & dihuni pemain-pemain muda nan ambisius. Dia dapat mengandalkan mereka untuk kembali menciptakan kejutan seperti mereka memuncaki Grup B kualifikasi Euro 2020, dengan lolos dari fase grup yg disebut Shevchenko jadi tugas utama tim.
"Semoga ada kejutan dalam turnamen ini & kami pastinya akan berusaha menciptakan salah satunya,” mengatakan gelandang Taras Stepanenko.
Kemungkinan line-up (laman UEFA-Euro 2020)
Belanda: Marteen Stekelenburg; Denzel Dumfries, Jurrien Timber, Stefan de Vrij, Daley Blind, Owen Wijndal; Frenkie de Jong, Marten de Roon, Georginio Wijnaldum; Memphis Depay, Wout Weghorst
Ukraina: Heorhiy Bushcha; Oleksandr Karavaev, Ilya Zabarnyi, Mykola Matviyenko, Vitaliy Mykolenko; Oleksandr Zinchenko, Sergiy Sydorchuk, Ruslan Malinovskyi; Andriy Yarmolenko, Roman Yaremchuk, Oleksandr Zubkov
Skenario pertandingan
Frank de Boer mungkin memasang tiga bek dalam formasi 5-3-1, sekalipun sering merancang timnya dalam pola 4-3-3, dengan menempatkan Jurrien Timber yg belum berpengalaman sejajar dengan Stefan de Vrij & Daley Blind yg lebih berpengalaman. Mereka akan melindungi Maarten Stekelenburg di depang gawang yg sudah berusia 38 tahun.
Ketiga bek akan diapit dua bek sayap muda, Denzel Dumfires yg biasa menempati bek kanan di PSV Eindhoven & Owen Wijndal yg biasa mengisi sektor kiri pertahanan AZ Alkmaar.
Dengan memasang keduanya, Belanda berusaha konstan menekan dari kedua saya & memaksimalkan lebar lapangan. Sedangkan tanggung jawab menjaga sektor tengah akan jadi urusan Marten de Roon. Gelandang Atalanta ini akan didukung maksimal oleh superstar Barcelona Frenkie de Jong & Wijnaldum yg musim depan merapat ke Paris Saint German.
Baca juga: Belanda cemas De Ligt cedera sebelum dijajal Georgia
Kedua gelandang kreatif ini diberi kebebasan untuk mengendalikan sektor tengah sambil memberikan dorongan ke depan. Setelah itu, Memphis Depay yg menanjak performanya belakangan ini, termasuk menyelamatkan Belanda dari sergapan Skotlandia dalam laga persahabatan beberapa hari lalu, akan jadi pemain kunci dalam lini serang.
Dia akan berpasangan dengan Wout Weghorst yg produktif bersama VfL Wolfsburg di Bundesliga. Kemitraan mereka akan membentuk dua ujung runcing dalam sistem serangan Belanda.
Ukraina sendiri sepertinya enggan cuma bertahan. "Yang utama adalah kami punya gaya tentu yg kami mainkan & kami tak akan mengubahnya. Kami mungkin memiliki kesempatan memainkan 4-3-3 atau misalnya 3-5-2, tetapi prinsip kami tak akan berubah,” mengatakan Shevchenko.
Dari kemungkinan line-up & pernyataan Shevchenko itu, Ukraina sepertinya akan beradaptasi dengan lawan, tetapi menolak menumpuk pemain di wilayah sendiri, sekalipun kecenderungannya mengadopsi pendekatan yg lebih hati-hati tergantung keadaan yg dipicu pola yg dimainkan Frank de Boer.
Catatan buruk pada fase grup dalam dua Euro sebelumnya & tekad Shevchenko keluar dari kutukan fase grup, dapat mendorong Ukraina untuk pragmatis dengan beradaptasi dengan pola bermain Oranye.
Untuk itu mereka mungkin memasang bek Illya Zabarnyi yg kabarnya sedang didekati Chelsea, bersama Mykola Matviyenko & Vitaliy Mykolenko guna membentuk formasi tiga bek tengah guna melindungi penjaga gawang Heorhiy Bushchan.
Oleksandr Karavayev yg biasanya dipasang dalam formasi 4-3-3 akan digeser ke kanan, sedangkan Eduard Sobol menempati bagian berlawanan dari sektor pertahanan kiri Ukraina.
Setelah itu, dua gelandang veteran, Taras Stepanenko atau mungkin Ruslan Malinovskyi, & Serhiy Sydorchuk, ditaruh di tengah, untuk menandingi duet de Jong & Wijnaldum.
Akan halnya kapten mereka yg gelandang Manchester City & serba dapat di berbagai posisi, Oleksandr Zinchenko, dimajukan dari posisi biasanya di sayap, jadi lebih ke depan guna menyokong Roman Yaremchuk akan jadi ujung tombak yg diapit Andriy Yarmolenko & Oleksandr Zubkov.
Statistik kedua tim
Ini pertemuan ketiga Belanda & Ukraina. Belanda satu kali menang, sedangkan satunya lagi seri
Setelah enam kali kalah dalam delapan pertandingan selama 2020, Ukraina tak pernah kalah dalam enam pertandingan terakhirnya, walaupun seri 1-1 empat kali
Belanda cuma satu kali kalah dalam sepuluh pertandingan terakhir, termasuk laga persahabatan
Ini Piala Eropa kesepuluh untuk Belanda. Mereka menjuarai turnamen ini pada 1988 setelah menaklukkan Uni Soviet 2-0 dalam final
Belanda sudah empat kali masuk semifinal Euro tetapi kalah pada semua dari tiga laga fase grup Euro 2012 yg terakhir mereka ikuti
Ini partisipasi ketiga Ukraina dalam putaran final Euro & itu terjadi berturut-turut. Tapi mereka tak pernah dapat melewati fase grup
Ukraina tak dapat mencetak gol dalam lima pertandingan putaran final Euro terakhirnya
Baca juga: Profil & peluang regu Grup C Euro 2020
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview Euro 2020: Ukraina vs Belanda adalah spam, mohon beritahu kami.
Para pemain timnas Belanda mengerjakan pemanasan dalam sesi latihan di KNVB Campus do Zeist pada 8 Juni 2021 sebagai bagian dari persiapan turnamen Euro 2020 yg akan diawali Belanda dengan menghadapi Ukraina, 13 Juni 2021 di Amsterdam. (AFP/PIETER STAM DE JONGE)
Jakarta (ANTARA) - Setelah absen pada dua turnamen akbar sepakbola internasional, Belanda kembali ke pentas akbar untuk menebus waktu yg hilang. Tak menunjukkan batang hidupnya saat Euro terakhir di Prancis pada 2016 & kemudian di Rusia pada Piala Dunia 2018 adalah kemunduran akbar bagi reputasi mereka sebagai kekuatan sepakbola Eropa & mengembalikan reputasi itu jadi prioritas utama pelatih Frank de Boer & timnya.
Oranye menembus periode kualifikasi relatif mulus setelah Ronald Koeman mengantarkan mereka finis urutan kedua Grup C kualifikasi Euro 2020 di belakang Jerman setelah memenangkan enam dari total delapan pertandingan.
Setelah Koeman mundur tahun lalu, penampilan Belanda sedikit babak belur di bawah asuhan pelatih sementara Dwight Lodeweges & kemudian Frank de Boer sehingga tempat mereka dalam putaran final Nations League jadi tumbalnya.
Baca juga: Ukraina segan kepada Belanda
Sekalipun kalah melawan Turki dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022, Oranye mengarungi Euro dengan keyakinan tinggi setelah memenangkan lima dari tujuh pertandingan terakhir, termasuk 3-0 melawan Georgia.
Mereka berusaha menjawab kritik media belakangan ini kepada pola bermain cenderung defensif, termasuk saat melawan Georgia, dalam laga pemanasan. Fakta mereka akan tampil di kandang sendiri di Johan Cruyff Arena di Amsterdam, menciptakan mereka semakin dituntut.
Akan ada 16.000 penonton di dalam stadion ketika mereka menjamu Ukraina, Senin dini hari pukul 02.00 nanti. Tapi tentu saja mereka bertanding demi 17 juta penduduk Belanda yg menantikan Oranye mengulangi kejayaan Euro 1998 saat menjuarai turnamen ini.
Baca juga: Belanda tanpa De Ligt di laga pembuka
Namun kehadiran suporter di negeri sendiri sungguh pendorong akbar seperti diungkapkan kapten Georginio Wijnaldum. "Serasa kami berada pada akhir periode yg melelahkan sekali & kami berada pada awal masa yg lebih cerah nan lebih indah,” mengatakan Wijnaldum seperti dikutip Reuters.
Kehadiran penonton ini dapat memupus gamang oleh tak dapat mengpakai Donny van de Beek & Jasper Cillessen karena cedera & virus corona, yg disusul palang pintu Matthijs de Ligt yg cedera paha. Padahal Belanda sudah kehilangan superstar Virgil van Dijk.
Ukraina sendiri adalah paket kejutan selama kualifikasi Euro 2020 setelah memuncaki Grup B kualifikasi yg diisi pemenang bertahan Portugal. Selama kualifikasi mereka tak pernah kalah & memenangkan enam dari delapan pertandingan kualifikasi.
Tetapi Ukraina yg dilatih legenda Andriy Shevchenko, melewati 2020 dengan sulit karena terdegradasi ke Liga B Nations League Eropa walaupun mengalahkan Swiss & Spanyol. Ukraina juga kerap tidak konsisten.
Sebelum Piala Eropa yg ini, sudah dua kali Ukraina tak berhasil melewati fase grup pada 1992 & 1996 karena tak kunjung menang. Ini dapat jadi kendala moral & sekaligus tantangan bagi Shevchenko yg ditunjuk memimpin Ukraina setelah kalah dalam seluruh dari tiga pertandingan fase grup Euro 2016 di Prancis.
Baca juga: EURO 2020 di antara ambisi pembuktian & bibit-bibit kejutan
Shevchenko relatif berhasil membangun regu kuat yg berintikan produk-produk domestik & dihuni pemain-pemain muda nan ambisius. Dia dapat mengandalkan mereka untuk kembali menciptakan kejutan seperti mereka memuncaki Grup B kualifikasi Euro 2020, dengan lolos dari fase grup yg disebut Shevchenko jadi tugas utama tim.
"Semoga ada kejutan dalam turnamen ini & kami pastinya akan berusaha menciptakan salah satunya,” mengatakan gelandang Taras Stepanenko.
Kemungkinan line-up (laman UEFA-Euro 2020)
Belanda: Marteen Stekelenburg; Denzel Dumfries, Jurrien Timber, Stefan de Vrij, Daley Blind, Owen Wijndal; Frenkie de Jong, Marten de Roon, Georginio Wijnaldum; Memphis Depay, Wout Weghorst
Ukraina: Heorhiy Bushcha; Oleksandr Karavaev, Ilya Zabarnyi, Mykola Matviyenko, Vitaliy Mykolenko; Oleksandr Zinchenko, Sergiy Sydorchuk, Ruslan Malinovskyi; Andriy Yarmolenko, Roman Yaremchuk, Oleksandr Zubkov
Skenario pertandingan
Frank de Boer mungkin memasang tiga bek dalam formasi 5-3-1, sekalipun sering merancang timnya dalam pola 4-3-3, dengan menempatkan Jurrien Timber yg belum berpengalaman sejajar dengan Stefan de Vrij & Daley Blind yg lebih berpengalaman. Mereka akan melindungi Maarten Stekelenburg di depang gawang yg sudah berusia 38 tahun.
Ketiga bek akan diapit dua bek sayap muda, Denzel Dumfires yg biasa menempati bek kanan di PSV Eindhoven & Owen Wijndal yg biasa mengisi sektor kiri pertahanan AZ Alkmaar.
Dengan memasang keduanya, Belanda berusaha konstan menekan dari kedua saya & memaksimalkan lebar lapangan. Sedangkan tanggung jawab menjaga sektor tengah akan jadi urusan Marten de Roon. Gelandang Atalanta ini akan didukung maksimal oleh superstar Barcelona Frenkie de Jong & Wijnaldum yg musim depan merapat ke Paris Saint German.
Baca juga: Belanda cemas De Ligt cedera sebelum dijajal Georgia
Kedua gelandang kreatif ini diberi kebebasan untuk mengendalikan sektor tengah sambil memberikan dorongan ke depan. Setelah itu, Memphis Depay yg menanjak performanya belakangan ini, termasuk menyelamatkan Belanda dari sergapan Skotlandia dalam laga persahabatan beberapa hari lalu, akan jadi pemain kunci dalam lini serang.
Dia akan berpasangan dengan Wout Weghorst yg produktif bersama VfL Wolfsburg di Bundesliga. Kemitraan mereka akan membentuk dua ujung runcing dalam sistem serangan Belanda.
Ukraina sendiri sepertinya enggan cuma bertahan. "Yang utama adalah kami punya gaya tentu yg kami mainkan & kami tak akan mengubahnya. Kami mungkin memiliki kesempatan memainkan 4-3-3 atau misalnya 3-5-2, tetapi prinsip kami tak akan berubah,” mengatakan Shevchenko.
Dari kemungkinan line-up & pernyataan Shevchenko itu, Ukraina sepertinya akan beradaptasi dengan lawan, tetapi menolak menumpuk pemain di wilayah sendiri, sekalipun kecenderungannya mengadopsi pendekatan yg lebih hati-hati tergantung keadaan yg dipicu pola yg dimainkan Frank de Boer.
Catatan buruk pada fase grup dalam dua Euro sebelumnya & tekad Shevchenko keluar dari kutukan fase grup, dapat mendorong Ukraina untuk pragmatis dengan beradaptasi dengan pola bermain Oranye.
Untuk itu mereka mungkin memasang bek Illya Zabarnyi yg kabarnya sedang didekati Chelsea, bersama Mykola Matviyenko & Vitaliy Mykolenko guna membentuk formasi tiga bek tengah guna melindungi penjaga gawang Heorhiy Bushchan.
Oleksandr Karavayev yg biasanya dipasang dalam formasi 4-3-3 akan digeser ke kanan, sedangkan Eduard Sobol menempati bagian berlawanan dari sektor pertahanan kiri Ukraina.
Setelah itu, dua gelandang veteran, Taras Stepanenko atau mungkin Ruslan Malinovskyi, & Serhiy Sydorchuk, ditaruh di tengah, untuk menandingi duet de Jong & Wijnaldum.
Akan halnya kapten mereka yg gelandang Manchester City & serba dapat di berbagai posisi, Oleksandr Zinchenko, dimajukan dari posisi biasanya di sayap, jadi lebih ke depan guna menyokong Roman Yaremchuk akan jadi ujung tombak yg diapit Andriy Yarmolenko & Oleksandr Zubkov.
Statistik kedua tim
Ini pertemuan ketiga Belanda & Ukraina. Belanda satu kali menang, sedangkan satunya lagi seri
Setelah enam kali kalah dalam delapan pertandingan selama 2020, Ukraina tak pernah kalah dalam enam pertandingan terakhirnya, walaupun seri 1-1 empat kali
Belanda cuma satu kali kalah dalam sepuluh pertandingan terakhir, termasuk laga persahabatan
Ini Piala Eropa kesepuluh untuk Belanda. Mereka menjuarai turnamen ini pada 1988 setelah menaklukkan Uni Soviet 2-0 dalam final
Belanda sudah empat kali masuk semifinal Euro tetapi kalah pada semua dari tiga laga fase grup Euro 2012 yg terakhir mereka ikuti
Ini partisipasi ketiga Ukraina dalam putaran final Euro & itu terjadi berturut-turut. Tapi mereka tak pernah dapat melewati fase grup
Ukraina tak dapat mencetak gol dalam lima pertandingan putaran final Euro terakhirnya
Baca juga: Profil & peluang regu Grup C Euro 2020
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview Euro 2020: Ukraina vs Belanda adalah spam, mohon beritahu kami.