• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Internasional Preview Euro 2020: Swiss vs Turki

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Diggie
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Diggie

IndoForum Activist C
No. Urut
287751
Sejak
6 Apr 2020
Pesan
14.170
Nilai reaksi
1
Poin
0
Berikut adalah berita Preview Euro 2020: Swiss vs Turki.

Preview Euro 2020: Swiss vs Turki


Pelatih Swiss Vladimir Petkovic & para pemainnya saat sesi latiha di Olympic Stadium di Baku, Azerbaijan, pada 19 Junji 2021, menjelang pertemuan dengan Turki dalam pertandingan Grup A EURO 2020. ANTARA/AFP/Naomi Baker.

Pelatih Swiss Vladimir Petkovic harus berani mengubah pendekatannya yg disebut banyak kalangan tidak kreatif.Jakarta (ANTARA) - Swiss & Turki memanggul misi sama dari pertandingan terakhir mereka dalam Grup A Euro 2020, yakni harus menang, apa pun caranya, karena cuma dengan cara ini mereka memelihara asa ke fase knockout.

Swiss baru mengumpulkan satu poin dari seri melawan Wales & kalah 0-3 dari Italia. Turki malah belum mendapatkan satu pun poin karena kalah pada dua pertandingan terdahulu.

Swiss masih berpeluang finis runner-up grup, seandainya Wales dikalahkan Italia. Dan kalau selisih golnya lebih baik dari Wales.

Itu kalau Italia & Swiss bermain sengotot sebelumnya. Tapi kalau mereka merasa kondusif dengan menyimpan energi masing-masing demi 16 akbar sehingga laga ketiga di antara mereka cukup mereka akhiri dengan hasil seri, maka kalau pun mengalahkan Turki, Swiss cuma dapat berharap jadi salah satu dari empat peringkat terbaik.

Turki sendiri cuma punya opsi jadi salah satu dari empat peringkat ketiga terbaik kalau mereka mengalahkan Swiss, apa pun hasil pertandingan Italia melawan Wales.

Ini ironis karena sebelum turnamen ini digelar, kapten Swiss Granit Xhaka yakin timnya melaju ke final bulan depan karena memiliki bekal bagus dari pengalaman & waktu yg mereka habiskan bersama dalam turnamen-turnamen akbar sebelum ini. Mereka tersingkir pada babak 16 akbar dua Piala Dunia terakhir & Euro 2016 di Prancis.

Namun, optimisme Xhaha meredup seketika oleh hasil dua pertandingan perdana Euro yg dijalaninya yg jauh dari asa karena mereka tampil lesu & tidak meyakinkan. Setelah dihabisi 0-3 oleh Italia, mereka dikecam oleh publiknya sendiri.

Untuk itu, supaya optimisme Xhaka terpelihara, kendati nasib mereka nanti sangat ditentukan oleh level bermain Italia & Wales dalam pertandingan lain, Swiss harus melupakan kekalahan pahit nan memalukan dari Italia itu.

Pelatih Swiss Vladimir Petkovic juga harus berani mengubah pendekatannya yg disebut banyak kalangan tidak kreatif. Dan Petkovic mungkin mengerjakannya.

Petkovic menangani Swiss sejak 2014 sehingga jadi salah satu tiga pelatih paling lama menjabat dibantingkan pelatih-pelatih Euro 2020 lainnya.

Selama dilatih dia, Swiss tak pernah kalah dalam pertandingan fase grup turnamen besar, kecuali ditekuk Italia 0-3 dalam Euro 2020. Sayang, dalam tiga fase grup turnamen akbar terakhir yg diikutnya Swiss tak kunjung berhasil melewatinya. Petkovic sudah pasti tak harap Swiss terus-terusan terhenti hingga fase grup.

Turki juga dipaksa mengoreksi diri, apalagi setelah kekalahan dari Wales & Italia itu. Turki, mengatakan pelatih mereka Senol Gunes, terlalu banyak mengerjakan kesalahan dalam mengumpan. "Saya lihat ada beban akbar di pundak tim,” mengatakan Gunes seperti dikutip Reuters.

Tapi satu tempat 16 akbar masih mungkin bagi Turki, sekalipun itu membutuhkan kemenangan sangat akbar karena Turki harus berselisih minimal lima gol supaya lolos ke fase knockout. Itu pun kalau potensi posisi ketiga Turki lebih baik dari tim-tim lain yg finis posisi ketiga nanti.

Baca juga: Swiss harus lupakan kekalahan dari Italia kalau harap maju

Baca juga: Turki berharap keajaiban hadapi Swiss di laga pamungkas


Selanjutnya: Prediksi susunan sebelas pemain pertama

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • Tampilkan Semua

Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview Euro 2020: Swiss vs Turki adalah spam, mohon beritahu kami.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.