Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 13.891
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Preview Euro 2020: Swedia vs Slovakia.
Pemain sayap Swedia Dejan Kulusevski kembali berlatih bersama regu di Gothenburg sebelum menjalani pertandingan kedua melawan Slovakia, Jumat malam pukul 20.00 di Gazprom Arena di St Petersburg, Rusia (17/6/2021). ANTARA/AFF/Bjorn Larsson Rosvall/aa.
Jakarta (ANTARA) - Baik Swedia maupun Slovakia akan memasuki stadion Gazprom Arena di St Petersburg Jumat malam pukul 20.00 WIB nanti guna menjalani pertandingan kedua Grup E dengan bekal kepercayaan diri tinggi setelah mengesankan dalam pertandingan perdana mereka masing-masing.
Swedia menahan gempuran Spanyol di Seville sehingga memetik satu poin dari seri 0-0, sedangkan Slovakia menang mengejutkan 2-1 melawan Polandia.
Ini pertemuan kedua Slovakia & Swedia sejak seri pada 2018 & pertandingan nanti akan sama ketatnya. Tetapi kemenangan akan langsung melontarkan ke 16 Besar bagi Slovakia & menapakkan satu kakin pada fase gugur Euro 2020 bagi Swedia.
Baca juga: Satu poin bagi Swedia lebih penting dibanding statistik lawan Spanyol
Kefleksibelan taktis jadi ciri kualitas regu Janne Andersson yg memaksa Spanyol cuma memetik satu poin & kefleksibelan ini pula yg akan jadi kunci Swedia dalam menghadapi regu yg lebih lemah dibandingkan lawannya terdahulu.
Slovakia yg menang mengejutkan di antaranya karena gol bunuh diri Wojciech Szczesny & satu gol setelah Polandia kehilangan satu pemain akibat terkena kartu merah, sepertinya akan sulit mengulang memetik poin penuh dari regu seberpengalaman Swedia, apalagi Slovakia tak pernah mengalahkan Swedia.
Janne Andersson lebih percaya diri karena yakin Slovakia tak akan semenekan Spanyol, sebaliknya Swedia berkesempatan untuk menampilkan paras baru yg menyerang. Tetapi pelatih Slovakia Stefan Tarkovic sudah memperkirakan hal ini dari regu yg disebutnya memiliki kualitas lebih hebat dari Polandia yg mereka kalahkan.
Melawan Spanyol, Swedia cuma 15 persen mengusai bola, cuma 161 umpan, sebaliknya Spanyol 917 umpan. Swedia memarkir hampir semua pemainnya di belakang, tetapi mengerjakan hal semacam itu selama 90 menit adalah juga bukti ketangguhan regu ini, apalagi kala menghadapi regu seofensif Spanyol.
Namun Swedia tak akan mengadopsi pola bermain sederhana seperti itu saat melawan Slovakia. Ironisnya Slovakia malah cenderung mengadopsi cara Swedia saat melawan Spanyol itu untuk menjinakkan Swedia.
"Slovakia berbeda mainnya (dibandingkan Spanyol)," mengatakan gelandang Swedia Kristoffer Olsson seperti dikutip AP," itu artinya kami punya rencana bermain berbeda yg berarti kami bakal menata ulang strategi kami."
Baca juga: Matikan pergerakan Lewandowski jadi kunci kemenangan Slovakia
Oleh karena itu, pada pertandingan keempat Euro 2020 yg diadakan di St Petersburg ini, Swedia yg akan balik mengurung Slovakia.
Slovakia juga kemungkinan akan jauh lebih sulit mendapatkan poin dari Swedia. Tetapi Slovakia memiliki senjata lain pada diri Marek Hamsik yg hafal gaya bermain Swedia berkat bermain untuk klub Swedia, IFJ Gothenburg sejak Maret lalu, setelah lama bersama Napoli & kemudian Dalian di China.
"Liga Swedia itu penuh dengan pertarungan, sangat mengandalkan fisik, sangat penuntut & berbeda jauh sekali dengan pengalaman dalam karir saya sejauh ini," mengatakan Hamsik.
Dan timnas Swedia adalah reflikasi atmosfer Liga Swedia itu. Oleh karena itu, visi Hamsik tentang Swedia jadi sangat penting di sini. Apalagi sekalipun sudah berusia 33 tahun, kualitas Hamsik masih di atas kebanyakan pemain Slovakia, dalam hal sentuhan, kepekaan & membawa waktu kapan menyalurkan bola.
Kalau dalam regu Slovakia seorang pemain seperti Hamsik begitu instrumental, tidak begitu dengan Swedia karena regu ini memiliki skuad yg diisi pemain dengan kulitas lebih merata. Dan mereka tengah tersemangati oleh masuknya lagi pemain sayap Dejan Kulusevksi untuk memperkaya opsi serang mereka.
Swedia memiliki alasan optimistis dapat merebut poin penuh, tetapi pola permainan Swedia saat menghadapi Spanyol yg akan diadopsi Slovakia, dapat memupus impian tiga poin itu.
Baca juga: Robin Olsen paksa Spanyol telan hasil nirgol kontra Swedia
Susunan sebelas pemain pertama
Swedia: Robin Olsen; bek kanan Emil Krafth, Victor Lindelof, Marcus Danielson, bek kiri Ludwig Augustinsson; Sebastian Larsson, Kristoffer Olsson, Albin Ekdal, Emil Forsberg; Marcus Berg, Alexander Isak
Slovakia: Martin Dubravka; bek kanan Peter Pekarik, Milan Skriniar, Lubomir Satka, bek kiri Tomas Hubocan; Juraj Kucka, Jakub Hromada; Lukas Haraslin, Marek Hamsik, Robert Mak; Ondrej Duda
Skenario pertandingan
Swedia terkatrol semangatnya oleh kabar masuknya lagi Dejan Kulusevski & Mattias Svanberg setelah selesai menjalani isolasi COVID-19. Sayang, bek kanan Mikael Lustig yg cedera saat melawan Spanyol bakal absen melawan Slovakia.
Swedia akan kembali memasang formasi 4-4-2 yg tetap solid & disiplin, namun kali ini lebih berani menyerang karena lawan tidak sekuat Spanyol. Kiper Robin Olsen kembali menciptakan pertahanan inti berbentuk segitiga terbalik bersama duo bek tengah Victor Lindelof & Marcus Danielson.
Emil Krafth akan mengisi tempat Listig di sayap kanan pertahanan, sedangkan bek kiri Ludwig Augustinsson menempati sisi berseberangan dengan Krafth di kiri. Sementara tugas menguasai sentral lapangan jadi urusan Albin Ekdal yg khususnya mematikan sejak dini gerakan kapten Marek Hamsik yg jadi otak serangan Slovakia. Ekdal akan dibantu Kristoffer Olsson yg juga kerap meluncur ke depan menolong serangan.
Gelandang veteran Sebastian Larsson & Emil Forsberg ditugaskan menutup sisi sayap sekaligus menciptakan peluang bagi duet serangan Alexander Isak & Marcus Berg.
Baca juga: Swedia hantam Armenia 3-1 dalam pemanasan terakhir jelang Euro
Sebaliknya, manajer Slovakia Stefan Tarkovic mendapatkan skuad yg sepenuhnya bugar. Dia mungkin mengadopsi pola 4-2-3-1 dengan pemain Newcastle United Martin Dubravka tetap menjaga gawang Slovakia.
Lubomir Satka & Milan Skriniar yg menciptakan frustrasi Polandia dalam laga perdana kembali berduet di depan Dubravka. Mengapit mereka, ada dua bek sayap Peter Pekarik & Tomas Hubocan. Namun berbeda dengan kebanyakan tim, kedua bek sayap ini kemungkinan murni menolong dua bek tengah dalam menahan gempuran Swedia, tidak terlalu menekan lawan dari sayap.
Jakub Hromada yg bermain menawan saat membendung ofensif Polandia dari tengah lapangan, kali ini dipercaya jadi starter untuk berduet dengan gelandang berpengalaman Juraj Kucka di sentral lapangan sebagai poros untuk baik serangan maupun pertahanan.
Tugas merancang serangan jadi tanggung jawab gelandang veteran sekaligus kapten tim, Marek Hamsik. Dia akan bermitra dengan Lukas Haraslin & Robert Mak yg tampil mengesankan saat melawan Polandia. Mereka akan menyokong Ondrej Duda yg dipasang sebagai striker tunggal.
Baca juga: Slovakia atasi Polandia 2-1 diwarnai kartu merah & gol bunuh diri
Statistik penting kedua tim
Slovakia menang 2-1 atas Polandia pada pertandingan pertama, Swedia menahan seri Spanyol 0-0 pada laga pertama.
Swedia mempertahankan clean sheet dalam 5 dari tujuh laga putaran final Euro terakhir. Swedia juga rata-rata menciptakan 2,5 gol dalam lima dari 6 pertemuan terakhir dengan Slovakia dalam semua kompetisi.
Swedia tidak terkalahkan dalam 7 pertandingan terakhirnya dalam putaran Euro, & tak terkalahkan dalam 6 pertandingan terakhir melawan Slovakia dalam semua kompetisi, termasuk menang 6-0 pada 2017.
Kedua regu tak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhirnya. Slovakia menang dua kali, Swedia menang empat kali.
Baca juga: Pemain Swedia dukung Berg setelah dilecehkan di media sosial
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview Euro 2020: Swedia vs Slovakia adalah spam, mohon beritahu kami.
Pemain sayap Swedia Dejan Kulusevski kembali berlatih bersama regu di Gothenburg sebelum menjalani pertandingan kedua melawan Slovakia, Jumat malam pukul 20.00 di Gazprom Arena di St Petersburg, Rusia (17/6/2021). ANTARA/AFF/Bjorn Larsson Rosvall/aa.
Jakarta (ANTARA) - Baik Swedia maupun Slovakia akan memasuki stadion Gazprom Arena di St Petersburg Jumat malam pukul 20.00 WIB nanti guna menjalani pertandingan kedua Grup E dengan bekal kepercayaan diri tinggi setelah mengesankan dalam pertandingan perdana mereka masing-masing.
Swedia menahan gempuran Spanyol di Seville sehingga memetik satu poin dari seri 0-0, sedangkan Slovakia menang mengejutkan 2-1 melawan Polandia.
Ini pertemuan kedua Slovakia & Swedia sejak seri pada 2018 & pertandingan nanti akan sama ketatnya. Tetapi kemenangan akan langsung melontarkan ke 16 Besar bagi Slovakia & menapakkan satu kakin pada fase gugur Euro 2020 bagi Swedia.
Baca juga: Satu poin bagi Swedia lebih penting dibanding statistik lawan Spanyol
Kefleksibelan taktis jadi ciri kualitas regu Janne Andersson yg memaksa Spanyol cuma memetik satu poin & kefleksibelan ini pula yg akan jadi kunci Swedia dalam menghadapi regu yg lebih lemah dibandingkan lawannya terdahulu.
Slovakia yg menang mengejutkan di antaranya karena gol bunuh diri Wojciech Szczesny & satu gol setelah Polandia kehilangan satu pemain akibat terkena kartu merah, sepertinya akan sulit mengulang memetik poin penuh dari regu seberpengalaman Swedia, apalagi Slovakia tak pernah mengalahkan Swedia.
Janne Andersson lebih percaya diri karena yakin Slovakia tak akan semenekan Spanyol, sebaliknya Swedia berkesempatan untuk menampilkan paras baru yg menyerang. Tetapi pelatih Slovakia Stefan Tarkovic sudah memperkirakan hal ini dari regu yg disebutnya memiliki kualitas lebih hebat dari Polandia yg mereka kalahkan.
Melawan Spanyol, Swedia cuma 15 persen mengusai bola, cuma 161 umpan, sebaliknya Spanyol 917 umpan. Swedia memarkir hampir semua pemainnya di belakang, tetapi mengerjakan hal semacam itu selama 90 menit adalah juga bukti ketangguhan regu ini, apalagi kala menghadapi regu seofensif Spanyol.
Namun Swedia tak akan mengadopsi pola bermain sederhana seperti itu saat melawan Slovakia. Ironisnya Slovakia malah cenderung mengadopsi cara Swedia saat melawan Spanyol itu untuk menjinakkan Swedia.
"Slovakia berbeda mainnya (dibandingkan Spanyol)," mengatakan gelandang Swedia Kristoffer Olsson seperti dikutip AP," itu artinya kami punya rencana bermain berbeda yg berarti kami bakal menata ulang strategi kami."
Baca juga: Matikan pergerakan Lewandowski jadi kunci kemenangan Slovakia
Oleh karena itu, pada pertandingan keempat Euro 2020 yg diadakan di St Petersburg ini, Swedia yg akan balik mengurung Slovakia.
Slovakia juga kemungkinan akan jauh lebih sulit mendapatkan poin dari Swedia. Tetapi Slovakia memiliki senjata lain pada diri Marek Hamsik yg hafal gaya bermain Swedia berkat bermain untuk klub Swedia, IFJ Gothenburg sejak Maret lalu, setelah lama bersama Napoli & kemudian Dalian di China.
"Liga Swedia itu penuh dengan pertarungan, sangat mengandalkan fisik, sangat penuntut & berbeda jauh sekali dengan pengalaman dalam karir saya sejauh ini," mengatakan Hamsik.
Dan timnas Swedia adalah reflikasi atmosfer Liga Swedia itu. Oleh karena itu, visi Hamsik tentang Swedia jadi sangat penting di sini. Apalagi sekalipun sudah berusia 33 tahun, kualitas Hamsik masih di atas kebanyakan pemain Slovakia, dalam hal sentuhan, kepekaan & membawa waktu kapan menyalurkan bola.
Kalau dalam regu Slovakia seorang pemain seperti Hamsik begitu instrumental, tidak begitu dengan Swedia karena regu ini memiliki skuad yg diisi pemain dengan kulitas lebih merata. Dan mereka tengah tersemangati oleh masuknya lagi pemain sayap Dejan Kulusevksi untuk memperkaya opsi serang mereka.
Swedia memiliki alasan optimistis dapat merebut poin penuh, tetapi pola permainan Swedia saat menghadapi Spanyol yg akan diadopsi Slovakia, dapat memupus impian tiga poin itu.
Baca juga: Robin Olsen paksa Spanyol telan hasil nirgol kontra Swedia
Susunan sebelas pemain pertama
Swedia: Robin Olsen; bek kanan Emil Krafth, Victor Lindelof, Marcus Danielson, bek kiri Ludwig Augustinsson; Sebastian Larsson, Kristoffer Olsson, Albin Ekdal, Emil Forsberg; Marcus Berg, Alexander Isak
Slovakia: Martin Dubravka; bek kanan Peter Pekarik, Milan Skriniar, Lubomir Satka, bek kiri Tomas Hubocan; Juraj Kucka, Jakub Hromada; Lukas Haraslin, Marek Hamsik, Robert Mak; Ondrej Duda
Skenario pertandingan
Swedia terkatrol semangatnya oleh kabar masuknya lagi Dejan Kulusevski & Mattias Svanberg setelah selesai menjalani isolasi COVID-19. Sayang, bek kanan Mikael Lustig yg cedera saat melawan Spanyol bakal absen melawan Slovakia.
Swedia akan kembali memasang formasi 4-4-2 yg tetap solid & disiplin, namun kali ini lebih berani menyerang karena lawan tidak sekuat Spanyol. Kiper Robin Olsen kembali menciptakan pertahanan inti berbentuk segitiga terbalik bersama duo bek tengah Victor Lindelof & Marcus Danielson.
Emil Krafth akan mengisi tempat Listig di sayap kanan pertahanan, sedangkan bek kiri Ludwig Augustinsson menempati sisi berseberangan dengan Krafth di kiri. Sementara tugas menguasai sentral lapangan jadi urusan Albin Ekdal yg khususnya mematikan sejak dini gerakan kapten Marek Hamsik yg jadi otak serangan Slovakia. Ekdal akan dibantu Kristoffer Olsson yg juga kerap meluncur ke depan menolong serangan.
Gelandang veteran Sebastian Larsson & Emil Forsberg ditugaskan menutup sisi sayap sekaligus menciptakan peluang bagi duet serangan Alexander Isak & Marcus Berg.
Baca juga: Swedia hantam Armenia 3-1 dalam pemanasan terakhir jelang Euro
Sebaliknya, manajer Slovakia Stefan Tarkovic mendapatkan skuad yg sepenuhnya bugar. Dia mungkin mengadopsi pola 4-2-3-1 dengan pemain Newcastle United Martin Dubravka tetap menjaga gawang Slovakia.
Lubomir Satka & Milan Skriniar yg menciptakan frustrasi Polandia dalam laga perdana kembali berduet di depan Dubravka. Mengapit mereka, ada dua bek sayap Peter Pekarik & Tomas Hubocan. Namun berbeda dengan kebanyakan tim, kedua bek sayap ini kemungkinan murni menolong dua bek tengah dalam menahan gempuran Swedia, tidak terlalu menekan lawan dari sayap.
Jakub Hromada yg bermain menawan saat membendung ofensif Polandia dari tengah lapangan, kali ini dipercaya jadi starter untuk berduet dengan gelandang berpengalaman Juraj Kucka di sentral lapangan sebagai poros untuk baik serangan maupun pertahanan.
Tugas merancang serangan jadi tanggung jawab gelandang veteran sekaligus kapten tim, Marek Hamsik. Dia akan bermitra dengan Lukas Haraslin & Robert Mak yg tampil mengesankan saat melawan Polandia. Mereka akan menyokong Ondrej Duda yg dipasang sebagai striker tunggal.
Baca juga: Slovakia atasi Polandia 2-1 diwarnai kartu merah & gol bunuh diri
Statistik penting kedua tim
Slovakia menang 2-1 atas Polandia pada pertandingan pertama, Swedia menahan seri Spanyol 0-0 pada laga pertama.
Swedia mempertahankan clean sheet dalam 5 dari tujuh laga putaran final Euro terakhir. Swedia juga rata-rata menciptakan 2,5 gol dalam lima dari 6 pertemuan terakhir dengan Slovakia dalam semua kompetisi.
Swedia tidak terkalahkan dalam 7 pertandingan terakhirnya dalam putaran Euro, & tak terkalahkan dalam 6 pertandingan terakhir melawan Slovakia dalam semua kompetisi, termasuk menang 6-0 pada 2017.
Kedua regu tak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhirnya. Slovakia menang dua kali, Swedia menang empat kali.
Baca juga: Pemain Swedia dukung Berg setelah dilecehkan di media sosial
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview Euro 2020: Swedia vs Slovakia adalah spam, mohon beritahu kami.