Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.090
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Preview Euro 2020: Swedia vs Polandia.
Pelatih timnas Swedia Janne Andersson (bertopi) bersama anak-anak asuhnya saat latihan di Gothia Park Academy, Gothenburg, Swedia, Senin (21/6/2021). ANTARA/TT News Agency via REUTERS/Henrik Brunnsgard.
Jakarta (ANTARA) - Hasil pertandingan terakhir Grup B & C memperlihatkan peringkat ketiga di kedua grup ini (Finlandia & Ukraina), mengemas 3 poin.
Angka itu satu poin di bawah jumlah poin yg dikumpulkan Swedia saat ini, 4 poin, & untuk sementara menciptakan negeri ini memuncaki Grup E.
Itu artinya, Swedia bakal menjalani laga terakhirnya melawan Polandia di Stadion Krestovsky di Saint Petersburg, Rabu pukul 23.00 WIB nanti, dengan sudah memastikan tiket 16 besar, minimal sebagai salah satu dari empat peringkat ketiga terbaik.
Situasi ini pasti meringankan tekanan kepada Swedia yg sebelum hasil Grup B & C itu diketahui, sudah memasang kuda-kuda hati dalam menjalani laga terakhirnya melawan Robert Lewandowksi Counter Strike.
Kini, mereka dapat bermain lepas & mungkin tidak lagi terlalu defensif sehingga lebih berani berinisiatif menyerang guna mempertahankan posisi pemenang grup.
Dan seandainya Swedia yg menjuarai grup ini maka mereka akan ke Hampden Park di Glasgow guna menjalani pertandingan 16 akbar melawan peringkat ketiga A, B, C atau D pada 29 Juni.
Ada seorang pemain Swedia yg bahagia membayangkan negerinya bertanding di Glasgow. Pemain itu adalah bek Mikael Lustig yg tujuh tahun tinggal di kota itu karena membela klub liga utama Skotlandia, Celtic.
"Pasti banyak penggemar Swedia di sana, banyak orang Swedia yg tinggal di Inggris sehingga mereka mau datang ke sana, & saya punya banyak teman di Glasgow," mengatakan Lustig seperti dikutip Reuters.
Lustig berperan akbar dalam permainan ultradefensif Swedia saat memaksa Spanyol seri 0-0 yg disusul penampilan tangguh hingga dapat mengalahkan Slovakia 1-0 guna memuncaki grup ini.
Baca juga: Satu poin bagi Swedia lebih penting dibanding statistik lawan Spanyol
Dan saat mengalahkan Slovakia itu, striker Alexander Isak membuka mata awam bahwa ternyata dalam lini serang Swedia ada pemain brilian yg dapat menciptakan disparitas di lapangan. Sayang, penampilan cemerlang Isak tak dibarengi dengan kiprah sama cemerlangnya dari rekannya yg lebih senior, Marcus Berg.
Berg dikritik komunitas sepakbola Swedia karena tak kunjung menciptakan gol. Mereka meminta Berg dilucuti dari susunan pemain Swedia. Pelatih Swedia Janne Andersson yg tak pernah dapat ditekan siapa pun mungkin mempertahankan Berg.
Namun keadaan yg mendadak kondusif bagi Swedia, dapat menciptakan Andersson meluluskan tuntutan itu guna mencoba opsi lain dalam regu serangnya. Dan ini artinya striker muda Robin Quaison masuk jadi starter.
Situasi yg nyaman di kubu Swedia berbanding terbalik dengan Polandia yg dalam tekanan akbar supaya memenangkan laga ini. Dengan cuma satu poin, Polandia tak punya kemewahan memilih seperti Swedia.
Baca juga: Penalti Emil Forsberg perbesar asa Swedia ke 16 besar
Satu-satunya opsi Polandia adalah meminta Lewandowski kembali menularkan kesuburan dia selama di Bundesliga seperti saat menyelamatkan Polandia dari kekalahan melawan Spanyol pada pertandingan kedua Grup E.
Momentum laga melawan Spanyol itu mesti dipelihara, bukan cuma oleh Polandia, tetapi juga oleh Lewandowski sendiri.
Pemain ini dapat membalikkan segala peruntungan yg tadinya menjauhi Polandia, jadi tiba-tiba mendekat berkat sihir golnya yg sudah mulai terpamerkan pada pertandingan melawan Spanyol itu.
Baca juga: Spanyol kembali seri setelah Lewandowksi selamatkan Polandia
Gawang Swedia dapat jadi korban dia berikutnya. Duo bek tengah Swedia Victor Lindelof & Marcus Danielson harus siap sibuk membendung striker jangkung ini, karena kemenangan yg jadi satu-satunya target Polandia dalam laga ini cuma akan menciptakan Lewandowski jauh lebih agresif dalam meneror jantung pertahanan Swedia.
Prediksi sebelas pemain pertama
Swedia (4-4-2): Robin Olsen; Mikael Lustig, Victor Lindelof, Marcus Danielson, Ludwig Augustinsson; Sebastian Larsson, Albin Ekdal, Kristoffer Olsson, Emil Forsberg; Alexander Isak, Robin Quaison
Polandia (3-4-1-2): Wojciech Szczesny; Batrisz Bereszynski, Kamil Glik, Jan Bednarek; Kamil Jozwiak, Mateusz Klich, Grzegorz Krychowiak, Tymoteusz Puchacz; Piotr Zielinski; Karol Swiderski, Robert Lewandowski
Baca juga: Obrolan turun minum bantu Swedia main bagus babak kedua lawan Slovakia
Baca juga: Pelatih Polandia minta fokus laga kontra Swedia bak final
Selanjutnya skenario pertandingan
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview Euro 2020: Swedia vs Polandia adalah spam, mohon beritahu kami.
Pelatih timnas Swedia Janne Andersson (bertopi) bersama anak-anak asuhnya saat latihan di Gothia Park Academy, Gothenburg, Swedia, Senin (21/6/2021). ANTARA/TT News Agency via REUTERS/Henrik Brunnsgard.
Jakarta (ANTARA) - Hasil pertandingan terakhir Grup B & C memperlihatkan peringkat ketiga di kedua grup ini (Finlandia & Ukraina), mengemas 3 poin.
Angka itu satu poin di bawah jumlah poin yg dikumpulkan Swedia saat ini, 4 poin, & untuk sementara menciptakan negeri ini memuncaki Grup E.
Itu artinya, Swedia bakal menjalani laga terakhirnya melawan Polandia di Stadion Krestovsky di Saint Petersburg, Rabu pukul 23.00 WIB nanti, dengan sudah memastikan tiket 16 besar, minimal sebagai salah satu dari empat peringkat ketiga terbaik.
Situasi ini pasti meringankan tekanan kepada Swedia yg sebelum hasil Grup B & C itu diketahui, sudah memasang kuda-kuda hati dalam menjalani laga terakhirnya melawan Robert Lewandowksi Counter Strike.
Kini, mereka dapat bermain lepas & mungkin tidak lagi terlalu defensif sehingga lebih berani berinisiatif menyerang guna mempertahankan posisi pemenang grup.
Dan seandainya Swedia yg menjuarai grup ini maka mereka akan ke Hampden Park di Glasgow guna menjalani pertandingan 16 akbar melawan peringkat ketiga A, B, C atau D pada 29 Juni.
Ada seorang pemain Swedia yg bahagia membayangkan negerinya bertanding di Glasgow. Pemain itu adalah bek Mikael Lustig yg tujuh tahun tinggal di kota itu karena membela klub liga utama Skotlandia, Celtic.
"Pasti banyak penggemar Swedia di sana, banyak orang Swedia yg tinggal di Inggris sehingga mereka mau datang ke sana, & saya punya banyak teman di Glasgow," mengatakan Lustig seperti dikutip Reuters.
Lustig berperan akbar dalam permainan ultradefensif Swedia saat memaksa Spanyol seri 0-0 yg disusul penampilan tangguh hingga dapat mengalahkan Slovakia 1-0 guna memuncaki grup ini.
Baca juga: Satu poin bagi Swedia lebih penting dibanding statistik lawan Spanyol
Dan saat mengalahkan Slovakia itu, striker Alexander Isak membuka mata awam bahwa ternyata dalam lini serang Swedia ada pemain brilian yg dapat menciptakan disparitas di lapangan. Sayang, penampilan cemerlang Isak tak dibarengi dengan kiprah sama cemerlangnya dari rekannya yg lebih senior, Marcus Berg.
Berg dikritik komunitas sepakbola Swedia karena tak kunjung menciptakan gol. Mereka meminta Berg dilucuti dari susunan pemain Swedia. Pelatih Swedia Janne Andersson yg tak pernah dapat ditekan siapa pun mungkin mempertahankan Berg.
Namun keadaan yg mendadak kondusif bagi Swedia, dapat menciptakan Andersson meluluskan tuntutan itu guna mencoba opsi lain dalam regu serangnya. Dan ini artinya striker muda Robin Quaison masuk jadi starter.
Situasi yg nyaman di kubu Swedia berbanding terbalik dengan Polandia yg dalam tekanan akbar supaya memenangkan laga ini. Dengan cuma satu poin, Polandia tak punya kemewahan memilih seperti Swedia.
Baca juga: Penalti Emil Forsberg perbesar asa Swedia ke 16 besar
Satu-satunya opsi Polandia adalah meminta Lewandowski kembali menularkan kesuburan dia selama di Bundesliga seperti saat menyelamatkan Polandia dari kekalahan melawan Spanyol pada pertandingan kedua Grup E.
Momentum laga melawan Spanyol itu mesti dipelihara, bukan cuma oleh Polandia, tetapi juga oleh Lewandowski sendiri.
Pemain ini dapat membalikkan segala peruntungan yg tadinya menjauhi Polandia, jadi tiba-tiba mendekat berkat sihir golnya yg sudah mulai terpamerkan pada pertandingan melawan Spanyol itu.
Baca juga: Spanyol kembali seri setelah Lewandowksi selamatkan Polandia
Gawang Swedia dapat jadi korban dia berikutnya. Duo bek tengah Swedia Victor Lindelof & Marcus Danielson harus siap sibuk membendung striker jangkung ini, karena kemenangan yg jadi satu-satunya target Polandia dalam laga ini cuma akan menciptakan Lewandowski jauh lebih agresif dalam meneror jantung pertahanan Swedia.
Prediksi sebelas pemain pertama
Swedia (4-4-2): Robin Olsen; Mikael Lustig, Victor Lindelof, Marcus Danielson, Ludwig Augustinsson; Sebastian Larsson, Albin Ekdal, Kristoffer Olsson, Emil Forsberg; Alexander Isak, Robin Quaison
Polandia (3-4-1-2): Wojciech Szczesny; Batrisz Bereszynski, Kamil Glik, Jan Bednarek; Kamil Jozwiak, Mateusz Klich, Grzegorz Krychowiak, Tymoteusz Puchacz; Piotr Zielinski; Karol Swiderski, Robert Lewandowski
Baca juga: Obrolan turun minum bantu Swedia main bagus babak kedua lawan Slovakia
Baca juga: Pelatih Polandia minta fokus laga kontra Swedia bak final
Selanjutnya skenario pertandingan
- 1
- 2
- Tampilkan Semua
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview Euro 2020: Swedia vs Polandia adalah spam, mohon beritahu kami.