• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Internasional Preview Euro 2020: Prancis vs Jerman

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Diggie
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Diggie

IndoForum Activist C
No. Urut
287751
Sejak
6 Apr 2020
Pesan
13.685
Nilai reaksi
1
Poin
0
Berikut adalah berita Preview Euro 2020: Prancis vs Jerman.

Preview Euro 2020: Prancis vs Jerman


Asisten pelatin timnas Prancis Guy Stephan (kiri) bersama para pemain Les Bleus dalam sesi latihan di Allianz Arena di Muenchen pada 14 Juni 2021 menjelang pertandingan Grup F EURO 2020 melawan Jerman. ANTARA/AFP/FRANCK FIFE.

Jakarta (ANTARA) - Pertemuan Prancis yg pemenang Eropa dua kali & pemenang dunia dua kali, dengan Jerman yg pemenang Eropa tiga kali & pemenang dunia empat kali, dalam pertandingan Grup F Euro 2020 ini adalah pertemuan kelas berat yg terlalu dini terjadi.

Nasib mengharuskan mereka harus satu saling menghancurkan sejak awal karena berada dalam satu grup yg juga dihuni pemenang bertahan Piala Eropa Portugal.

Peserta keempat dalam grup ini, Hungaria, juga bukan kontestan sembarangan. Negeri ini sudah dua kali runner-up Piala Dunia & pada Euro 2016 memuncaki fase grup yg juga dihuni Portugal.

Pertemuan ini juga sarat dengan ambisi pribadi pelatih-pelatihnya di mana pelatih Prancis Didier Deschamps berambisi jadi orang perdana yg jadi pemenang dunia & pemenang Eropa baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih.

Sedangkan Joachim Loew harap mewariskan lagi landmark bagi Jerman yg spesialis turnamen setelah babak belur dalam Piala Dunia 2018 & sebelum dia mengakhiri era kepelatihannya yg sekali sukses mengantarkan Jerman pemenang dunia.

Sekalipun pertandingan pembuka bukan yg paling menentukan, baik Deschamps maupun Loew menganggap pertemuan di Stadion Allianz di Muenchen Rabu dini hari pukul 02.00 WIB itu adalah soal martabat.

Prancis melewati pertandingan perdana Piala Dunia 2018 dengan susah payah mengalahkan Australia 2-1 sebelum menjuarai turnamen ini. Itu melawan Australia, tetapi yg ini Jerman. Ada ambisi di sana sekalipun Deschamps menyembunyikannya.

"Realita bahwa pertandingan perdana memang penting tetapi bukan berarti menentukan," mengatakan Deschamps seperti dikutip Reuters. "Kualitas lawan yg kami hadapi besok mengubah pertandingan itu jadi pertemuan yg fantastis. Kami adalah dua regu terbaik di Eropa, ini soal siapa yg klinis & memanfaatkan peluang."

Baca juga: Jerman tak sudi dianggap nonunggulan lawan Prancis

Jerman sendiri, yg untuk perdana kali dalam sejarah sepakbolanya tersingkir dalam fase grup turnamen akbar pada Piala Dunia 2018 di Rusia, tak mau dianggap sebelah mata.

Jerman yg seperti Prancis menerobos putaran final Euro 2020 dengan status pemenang grup kualifikasi ini tak mau kegagalan dalam Piala Dunia tiga tahun lalu jadi barometer untuk timnya saat ini sekalipun masih dilatih Loew.

"Kami tahu Prancis sukses dalam beberapa tahun terakhir. Tapi kami masih merupakan regu yg sangat bagus yg akan tidak nyaman untuk dihadapi," tandas kapten & penjaga gawang Jerman Manuel Neuer. "Kami menaruh hormat kepada mereka tetapi kami tidak menganggap diri undedog. Kami harap memenangkan pertandingan ini di sini di Muenchen."

Ya, penonton adalah faktor tambahan yg penting yg tidak dimiliki Prancis walaupun Stadion Allianz cuma membolehkan masuk 14.000 penonton.

Tetapi, kecuali Thomas Mueller & Mats Hummels serta Neuer, skuad Jerman yg ini memang belum seteruji skuad Prancis yg difavoritkan juara. Skuad Prancis dihuni oleh beberapa akbar pemain yg masih segar merasakan trofi Piala Dunia bahkan kini ditambah Karim Benzema yg akan membentuk trisula maut bersama Kylian Mbappe & Antoine Griezmann.

Jerman sekali lagi menolak pandangan kefamiliaran skuad dengan turnamen akbar sebagai faktor besar. "Yang akan jadi penting esok nanti itu adalah mengerjakan apa yg sudah ditunjukkan regu dalam 14 hari terakhi,” tandas gelandang Jonas Hofmann.

Baca juga: Jerman lumat Latvia 7-1 di laga persahabatan jelang Euro 2020

Prediksi line-up (laman UEFA-Euro 2020)

Prancis: Hugo Lloris; Benjamin Pavard, Raphael Varane, Presnel Kimpembe, Lucas Hernandez; Paul Pogba, N'Golo Kante, Adrien Rabiot; Antoine Griezmann, Karim Benzema, Kylian Mbappe

Jerman: Manuel Neuer; Matthias Ginter, Mats Hummels, Antonio Rudiger; Joshua Kimmich, Ilkay Gundoan, Toni Kroos, Robin Gosens; Kai Havertz, Thomas Mueller, Seger Gnabry

Skenario pertandingan

Kabar menggembirakan bagi Prancis menjelang turnamen ini kickoff adalah Karim Benzema dipanggil kembali setelah enam tahun absen. Sempat mengkhawatirkan tak dapat dipasang pada laga pembuka karena cedera saat laga persahabatan melawan Bulgaria, juga Antoine Griezmann, kedua pemain akhirnya dinyatakan siap diturunkan Deschamps.

Prancis akan memasang formasi 4-1-2-1-2 dalam formasi baku 4-3-3. Kapten Hugo Lloris mengemban tugas utama menjaga gawang yg akan dibentengi oleh duo bek tengah, Raphael Varane & Presnel Kimpembe. Untuk mengisi sayap pertahanan & sekaligus tumpuan awal serangan, dua pemain Bayern Muenchen, Benjamin Pavard & Lucas Hernandez, akan menempati posisi pada kedua bek sayap.

N’Golo Kante akan dipasang sebagai gelandang yg lebih berorientasi bertahan di depan duo poros ganda serangan Adrien Rabiot & Paul Pogba. Khusus Pogba, gelandang Manchester United ini akan dibebaskan bergerak guna memaksimalkan kreativitasnya, khususnya dalam menolong serangan & menusuk ke sepertiga akhir lapangan.

Pada sepertiga akhir lapangan trio Mbappe – Griezmann – Benzema membentuk trisula maut yg siap meneror Jerman. Griezmann akan ditaruh lebih ke tengah, sebaliknya Mbappe & Benzema menyamping mengapit dia di bagian terakhir sistem permainan Prancis. Jika tidak terlalu lancar, Deschamkps masih memiliki ujung tombak tak kalah maut pada diri striker Chelsea Olivier Giroud yg mencetak dua gol saat melawan Bulgaria.

Baca juga: Prancis gasak Bulgaria tetapi dibayangi ancaman cedera Karim Benzema

Mengetahui pasti Prancis akan memanfaatkan semaksimal mungkin bomber-bomber-nya dalam barisan depan & juga tengah, Jerman kemungkinan akbar berusaha menguasai lapangan tengah yg jadi kunci baik saat menghadapi serangan Prancis ke pertahanan Prancis maupun saat melancarkan ofensif ke daerah pertahanan Prancis.

Untuk itu Jerman akan cenderung memasang formasi berpangkal pada 4 gelandang dalam pola 3-4-3. Sekalipun Loew dipastikan kehilangan gelandang Bayern Muenchen Leon Goretzka, Jerman tetap berpeluang tetap dapat menanding lapangan tengah Les Bleus.

Manuel Neuer tetap jadi opsi utama menjaga gawang Die Mannschaft yg akan dilindungi oleh tiga bek tengah. Hummels jadi jantung pertahanan, sedangkan Matthias Ginter & Antonio Rudiger jadi dua asisten yg mengapitnya. Tugas mereka yg utama adalah menjinakkan duet maut Kylian Mbappe & Karim Benzema.

Untuk menghambat laju serangan Prancis dari sayap selain juga melapisi bek, gelandang Joshua Kimmich akan ditaruh dalam posisi yg condong ke kanan untuk sekaligus mengisi sektor kanan pertahanan Jerman kalau diperlukan. Sebaliknya, Robin Gosens akan menempati sisi kiri permainan Jerman & menolong serangan dari sini.

Akan halnya duo gelandang lainnya, Ilkay Gundogan & Toni Kroos, akan bermitra tepat di tengah. Kedua gelandang ini mumpuni dalam soal mempertahankan & menyalurkan bola. Dan ini penting dalam bertarung melawan Pogba khususnya. Jika rencana ini tak terlalu berhasil, Loew masih memiliki opsi memasang Florian Neuhaus.

Pada sepertiga terakhir lapangan, Muller akan beroperasi sebagai penyerang palsu atau false-nine, yg dapat jadi pembuka bagi manuver Kai Havertz & Serge Gnabry yg beroperasi pada area serang yg lebih melebar. Seandainya trio ini tak kunjung mempersembahkan hasil, Loew sudah siap dengan trio Leroy Sane, Timo Werner & Jamal Musiala.

Baca juga: Data & fakta timnas Prancis di Euro 2020
Baca juga: Data & fakta timnas Jerman di Euro 2020

Statistik penting kedua tim

Ini pertemuan keenam Prancis & Jerman dalam sebuah turnamen besar, namun yg perdana yg terjadi dalam fase grup. Sejauh ini mereka punya catatan relatif seimbang dengan masing-masing dua kali memenangkan dalam enam pertemuan ini.

Prancis tak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhirnya melawan Jerman di bumi Jerman (3 menang, 2 seri). Pertemuan terakhir mereka pada September 2018 yg juga diadakan di Allianz Arena berakhir seri 0-0.

Ini pertandingan ke-18 Joachim Loew dalam Piala Eropa. Dia membawa Jerman ke semifinal pada lima dari enam turnamen besar, & sekali mengantarkan Jerman pemenang dunia pada 2014.

Didier Deschamps membawa Prancis pemenang dunia 1998 & pemenang Eropa 2000 sebagai pemain, & pemenang dunia 2018 sebagai pelatih. Dia kini memburu catatan sukses pemenang Eropa sebagai manajer setelah nyaris mengerjakannya pada Euro 2016 ketika Les Bleus jadi runner-up di bawah Portugal.

Baca juga: Robin Olsen paksa Spanyol telan hasil nirgol kontra Swedia
Baca juga: Slovakia atasi Polandia 2-1 diwarnai kartu merah & gol bunuh diri
Baca juga: Patrik Schick bawa Ceko raih kemenangan 2-0 atas Skotlandia

Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview Euro 2020: Prancis vs Jerman adalah spam, mohon beritahu kami.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.