Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.182
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Preview Euro 2020: Portugal vs Prancis.
Pemain Portugal Cristiano Ronaldo merayakan gol perdana mereka saat menghadapi Jerman pada Euro 2020 di Munich, 19 Juni 2021. ANTARA/REUTERS/Matthias Schrader/aww.
Jakarta (ANTARA) - Ini ulangan final Euro 2016 ketika Prancis menyerah 0-1 kepada Portugal di mana Cristiano Ronaldo sudah ditarik keluar lapangan oleh pelatih Fernando Santos sebelum babak perpanjangan waktu yg akhirnya dari sinilah Prancis kebobolan.
Di Puskas Arena di Budapest, Hungaria, kedua negara yg masih dilatih oleh dua pelatih yg sama akan saling berhadapan lagi.
Tadinya jadi laga menentukan bagi kedua tim, namun setelah hasil pertandingan terakhir di Grup B & C di mana peringkat ketiganya mengemas tiga poin, laga di Puskas Arena jadi lebih menentukan Portugal ketimbang Prancis, dalam hal menyelamatkan tiket 16 Besar.
Prancis yg sudah mengumpulkan 4 poin sudah pasti ke 16 besar, sedangkan Portugal masih memerlukan sedikitnya satu poin lagi.
Sekalipun demikian, pertandingan ini sepertinya tetap mendebarkan. Didier Deschamps mungkin masih harap menuntut balas atas kekalahan dari Portugal dalam final Euro 2016. Dan dia merasa tak punya beban apa-apa kalau harus tampil ngotot mengalahkan Portugal.
Baca juga: Mancini sebut Prancis, Portugal, & Belgia lebih favorit juara
Baca juga: Euro 2016 - Portugal pemenang kalahkan Prancis 1-0
Jika ini yg terjadi, upaya Portugal untuk cuma memetik hasil seri pun bakal seketika hilang jadi keharapan sekalian saja memenangkan laga ini demi mempertahankan gengsi bahwa mereka bukan sekadar pemenang Eropa, tetapi juga dapat mengalahkan sang pemenang dunia, Prancis. Pemikiran sama mengganggu benak Deschamps.
Oleh karena ini pertandingan adu gengsi, maka laga Portugal versus Prancis di Budapest ini akan sama sengitnya dengan pertandingan final Piala Eropa.
Keharapan menyajikan pertandingan sekelas final ini ditegaskan sendiri oleh Deshamps.
"Kami masih memegang kartu. Jika kami menang maka kami akan finis urutan pertama," mengatakan Deschamps.
Kalimat Deschamps itu mengartikulasikan mengatakan "menang" yg bukan cuma diasosiasikan kepada pemenang grup, tetapi juga kepada hasrat Les Bleus membalas kekalahan dari Selecao lima tahun silam di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Prancis.
Baca juga: Santos bertanggung jawab atas kekalahan Portugal
Baca juga: Si lincah Mbappe kembali selamatkan paras Prancis
Portugal sendiri masih dapat menjuarai grup ini, kalau mengalahkan Prancis yg tak seperti lima tahun lalu, mungkin bersama gol Ronaldo.
Tetapi itu masih tergantung kepada pertandingan Jerman melawan Hungaria. Jika Jerman menang, & Portugal juga mengalahkan Prancis, maka Jerman yg jadi pemenang Grup F karena Panser lebih unggul selisih gol. Harap diingat, belakangan ini sulit sekali gawang Prancis kebobolan lebih dari satu gol.
Tetapi Prancis kesulitan mencetak gol, padahal memiliki dua striker yg sangat produktif pada tingkat liga. Kylian Mbappe mencetak 42 gol untuk Paris Saint Germain & Karim Benzema 30 gol untuk Real Madrid.
Benzema mendapatkan kritik keras dari publik Prancis akibat kemandulannya itu, hingga rekan-rekannya turun membela dia.
"Kami semua tahu betapa bagusnya dia. Dia berbuat banyak sekali untuk regu ini, pergerakannya luar biasa. Tak ada dalam skuad ini yg meragukan dia,” mengatakan bek kiri Lucas Digne seperti dikutip AP.
Lagi pula, Prancis lagi kekurangan opsi di lini depan setelah Ousmane Dembele terpaksa keluar dari skuad karena cedera lutut.
Situasi sulit di lini tak terjadi di Portugal. Dalam dua pertandingan, mereka sudah menciptakan lima gol yg tiga di antaranya ciptaan Ronaldo, walaupun mereka juga kebobolan empat gol saat melawan Jerman.
Ronaldo kini sudah mencetak 12 gol dari lima turnamen Euro, tiga lebih banyak dari legenda Prancis Michel Platini.
Megabintang berusia 36 tahun ini masih jadi ancaman untuk para bek. Dia mahir menusuk dari sayap, sulit dihentikan dari tengah karena lekat membawa bola & amat berbahaya dalam menyambut bola-bola atas.
Baca juga: Jerman pelihara asa dengan hancurkan Portugal 4-2
Baca juga: Robin Gosens yg konstan meneror Portugal kunci kemenangan Jerman
Prediksi sebelas pemain pertama
Portugal (4-2-3-1): Rui Patricio; Nelson Semedo, Pepe, Ruben Dias, Raphael Guerreiro; William Carvalho, Danilo Pereira; Bernardo Silva, Bruno Fernandes, Diogo Jota; Cristiano Ronaldo
Prancis (4-1-2-1-2): Hugo Lloris; Benjamin Pavard, Raphael Varane, Presnel Kimpembe, Lucas Hernandez; N’Golo Kante; Paul Pogba, Adrien Rabiot; Antoine Griezmann; Karim Benzema, Kylian Mbappe
Skenario pertandingan
Fernando Santos kemungkinan tetap memasang formasi 4-3-3 dengan Rui Patricio menjaga lagi gawang Portugal.
Pepe juga masih berduet dengan Ruben Dias, sedangkan bek kanan Nelson Semedo akan mengapit dari sayap bersama bek kiri Raphael Guerreiro, walaupun Dias & Guerreiro menciptakan dua gol bunuh diri saat melawan Jerman.
Trio gelandang Danilo Pereira, William Cravalho & Joao Mouthino jadi poros permainan di lapangan tengah, dengan Moutinho lebih ditugaskan menolong Bruno Fernandes yg memainkan peran nomor 10 atau playmaker atau gelandang serang.
Bernardo Silva & Diogo Jota kembali dipasang menyamping di depan untuk mendampingi Ronaldo.
Sedangkan Deschamps bakal memasang Lucas Hernandez yg sudah fit lagi bermain. Dia akan berpasangan dengan Benjamin Pavard guna menempati kedua bek sayap Prancis.
Deschamps juga masih memasang kiper Hugo Lloris yg akan diproteksi duo bek tengah Raphael Varane & Presnel Kimpembe.
Di lapangan tengah, segi tiga emas N’Golo Kante, Adrien Rabiot, & Paul Pogba tetap mengisi poros permainan. Sedangkan Antoine Griezmann kembali memanggul peran Nomor 10. Dia akan dibebaskan berkeliaran di sepertiga terakhir lapangan untuk memberikan dukungan kepada duet Kylian Mbappe & Karim Benzema.
Baca juga: Euro 2020 berakhir lebih cepat untuk Ousmane Dembele
Statistik kedua tim
Prancis menang 1-0 atas Jerman & seri 1-1 melawan Hungaria, sedangkan Portugal menang 3-0 dari Hungaria & ditaklukkan Jerman 4-2. Prancis sudah kondusif dengan 4 poin, sedangkan Portugal yg 3 poin cukup bermain seri supaya lolos ke 16 besar.
Kedua negara sudah 27 kali berjumpa yg 19 di antaranya dimenangkan Prancis. Les Blues juga pernah sepuluh kali menang berturut-turut atas Portugal sebelum masuk putaran final Euro 2016.
Portugal mengalahkan Prancis 1-0 dalam final Euro 2016. Kekalahan ini mengakhiri laju sering menang Prancis atas Portugal selama 40 tahun.
Kemenangan Prancis atas Portugal termasuk menang 3-2 dalam semifinal Euro 1984 & 2-1 dalam semifinal Euro 2000, serta 1-0 dalam semifinal Piala Dunia 2006. Dengan demikian, Prancis sudah memenangkan semua dari tiga pertandingan kompetitif melawan Portugal sebelum final Euro 2016.
Portugal adalah runner up Grup B kualifikasi Euro 2020 di belakang Ukraina.
Kekalahan 2-4 dari Jerman pada pertandingan kedua putaran final Euro 2020 merupakan kekalahan kedua dalam 24 pertandingan Euro terakhir yg dijalani Portugal setelah kalah 1-2 dari Ukraina dalam kualifikasi Euro pada 14 Oktober 2019.
Baca juga: Menurut Griezmann penonton jadi faktor Prancis cuma dapat seri 1-1
Ronaldo mencetak 11 gol selama kualifikasi atau berselisih satu gol dari pencetak gol terbanyak selama kualifikasi Harry Kane. Ronaldo juga pemain yg paling sering tampil dalam putaran final Euro, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Euro dengan 43 gol, & pencetak gol terbanyak sepanjang masa putaran final Euro bersama Michel Platini dengan sembilan gol.
Ini putaran final Euro ketujuh berturut-turut Portugal & total yg kedelapan, sebaliknya bagi Prancis ini adalah yg kesepuluh berturut-turut.
Setelah berturut-turut mengantarkan Prancis pemenang dunia pada 1998 & pemenang Eropa pada 2000 sewaktu jadi pemain, Didier Deschamps dapat mengulanginya selama jadi pelatih setelah menjuarai Piala Dunia 2018 sebagai pelatih.
Bersama Jerman Barat (Euro 1972 & Piala Dunia 1974) & Spanyol (Euro 2008 & 2012 serta Piala Dunia 2010), Prancis termasuk negara-negara yg berhasil menyandingkan Piala Eropa dengan Piala Dunia dalam waktu bersamaan.
Prancis tampil 13 kali berturut-turut dalam Euro & tak pernah absen sejak Piala Dunia 1994. Maju ke final lima kali & memenangkan tiga final di antaranya.
Baca juga: Preview Euro 2020: Jerman vs Hungaria
Baca juga: Preview Euro 2020: Spanyol vs Slovakia
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview Euro 2020: Portugal vs Prancis adalah spam, mohon beritahu kami.
Pemain Portugal Cristiano Ronaldo merayakan gol perdana mereka saat menghadapi Jerman pada Euro 2020 di Munich, 19 Juni 2021. ANTARA/REUTERS/Matthias Schrader/aww.
Jakarta (ANTARA) - Ini ulangan final Euro 2016 ketika Prancis menyerah 0-1 kepada Portugal di mana Cristiano Ronaldo sudah ditarik keluar lapangan oleh pelatih Fernando Santos sebelum babak perpanjangan waktu yg akhirnya dari sinilah Prancis kebobolan.
Di Puskas Arena di Budapest, Hungaria, kedua negara yg masih dilatih oleh dua pelatih yg sama akan saling berhadapan lagi.
Tadinya jadi laga menentukan bagi kedua tim, namun setelah hasil pertandingan terakhir di Grup B & C di mana peringkat ketiganya mengemas tiga poin, laga di Puskas Arena jadi lebih menentukan Portugal ketimbang Prancis, dalam hal menyelamatkan tiket 16 Besar.
Prancis yg sudah mengumpulkan 4 poin sudah pasti ke 16 besar, sedangkan Portugal masih memerlukan sedikitnya satu poin lagi.
Sekalipun demikian, pertandingan ini sepertinya tetap mendebarkan. Didier Deschamps mungkin masih harap menuntut balas atas kekalahan dari Portugal dalam final Euro 2016. Dan dia merasa tak punya beban apa-apa kalau harus tampil ngotot mengalahkan Portugal.
Baca juga: Mancini sebut Prancis, Portugal, & Belgia lebih favorit juara
Baca juga: Euro 2016 - Portugal pemenang kalahkan Prancis 1-0
Jika ini yg terjadi, upaya Portugal untuk cuma memetik hasil seri pun bakal seketika hilang jadi keharapan sekalian saja memenangkan laga ini demi mempertahankan gengsi bahwa mereka bukan sekadar pemenang Eropa, tetapi juga dapat mengalahkan sang pemenang dunia, Prancis. Pemikiran sama mengganggu benak Deschamps.
Oleh karena ini pertandingan adu gengsi, maka laga Portugal versus Prancis di Budapest ini akan sama sengitnya dengan pertandingan final Piala Eropa.
Keharapan menyajikan pertandingan sekelas final ini ditegaskan sendiri oleh Deshamps.
"Kami masih memegang kartu. Jika kami menang maka kami akan finis urutan pertama," mengatakan Deschamps.
Kalimat Deschamps itu mengartikulasikan mengatakan "menang" yg bukan cuma diasosiasikan kepada pemenang grup, tetapi juga kepada hasrat Les Bleus membalas kekalahan dari Selecao lima tahun silam di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Prancis.
Baca juga: Santos bertanggung jawab atas kekalahan Portugal
Baca juga: Si lincah Mbappe kembali selamatkan paras Prancis
Portugal sendiri masih dapat menjuarai grup ini, kalau mengalahkan Prancis yg tak seperti lima tahun lalu, mungkin bersama gol Ronaldo.
Tetapi itu masih tergantung kepada pertandingan Jerman melawan Hungaria. Jika Jerman menang, & Portugal juga mengalahkan Prancis, maka Jerman yg jadi pemenang Grup F karena Panser lebih unggul selisih gol. Harap diingat, belakangan ini sulit sekali gawang Prancis kebobolan lebih dari satu gol.
Tetapi Prancis kesulitan mencetak gol, padahal memiliki dua striker yg sangat produktif pada tingkat liga. Kylian Mbappe mencetak 42 gol untuk Paris Saint Germain & Karim Benzema 30 gol untuk Real Madrid.
Benzema mendapatkan kritik keras dari publik Prancis akibat kemandulannya itu, hingga rekan-rekannya turun membela dia.
"Kami semua tahu betapa bagusnya dia. Dia berbuat banyak sekali untuk regu ini, pergerakannya luar biasa. Tak ada dalam skuad ini yg meragukan dia,” mengatakan bek kiri Lucas Digne seperti dikutip AP.
Lagi pula, Prancis lagi kekurangan opsi di lini depan setelah Ousmane Dembele terpaksa keluar dari skuad karena cedera lutut.
Situasi sulit di lini tak terjadi di Portugal. Dalam dua pertandingan, mereka sudah menciptakan lima gol yg tiga di antaranya ciptaan Ronaldo, walaupun mereka juga kebobolan empat gol saat melawan Jerman.
Ronaldo kini sudah mencetak 12 gol dari lima turnamen Euro, tiga lebih banyak dari legenda Prancis Michel Platini.
Megabintang berusia 36 tahun ini masih jadi ancaman untuk para bek. Dia mahir menusuk dari sayap, sulit dihentikan dari tengah karena lekat membawa bola & amat berbahaya dalam menyambut bola-bola atas.
Baca juga: Jerman pelihara asa dengan hancurkan Portugal 4-2
Baca juga: Robin Gosens yg konstan meneror Portugal kunci kemenangan Jerman
Prediksi sebelas pemain pertama
Portugal (4-2-3-1): Rui Patricio; Nelson Semedo, Pepe, Ruben Dias, Raphael Guerreiro; William Carvalho, Danilo Pereira; Bernardo Silva, Bruno Fernandes, Diogo Jota; Cristiano Ronaldo
Prancis (4-1-2-1-2): Hugo Lloris; Benjamin Pavard, Raphael Varane, Presnel Kimpembe, Lucas Hernandez; N’Golo Kante; Paul Pogba, Adrien Rabiot; Antoine Griezmann; Karim Benzema, Kylian Mbappe
Skenario pertandingan
Fernando Santos kemungkinan tetap memasang formasi 4-3-3 dengan Rui Patricio menjaga lagi gawang Portugal.
Pepe juga masih berduet dengan Ruben Dias, sedangkan bek kanan Nelson Semedo akan mengapit dari sayap bersama bek kiri Raphael Guerreiro, walaupun Dias & Guerreiro menciptakan dua gol bunuh diri saat melawan Jerman.
Trio gelandang Danilo Pereira, William Cravalho & Joao Mouthino jadi poros permainan di lapangan tengah, dengan Moutinho lebih ditugaskan menolong Bruno Fernandes yg memainkan peran nomor 10 atau playmaker atau gelandang serang.
Bernardo Silva & Diogo Jota kembali dipasang menyamping di depan untuk mendampingi Ronaldo.
Sedangkan Deschamps bakal memasang Lucas Hernandez yg sudah fit lagi bermain. Dia akan berpasangan dengan Benjamin Pavard guna menempati kedua bek sayap Prancis.
Deschamps juga masih memasang kiper Hugo Lloris yg akan diproteksi duo bek tengah Raphael Varane & Presnel Kimpembe.
Di lapangan tengah, segi tiga emas N’Golo Kante, Adrien Rabiot, & Paul Pogba tetap mengisi poros permainan. Sedangkan Antoine Griezmann kembali memanggul peran Nomor 10. Dia akan dibebaskan berkeliaran di sepertiga terakhir lapangan untuk memberikan dukungan kepada duet Kylian Mbappe & Karim Benzema.
Baca juga: Euro 2020 berakhir lebih cepat untuk Ousmane Dembele
Statistik kedua tim
Prancis menang 1-0 atas Jerman & seri 1-1 melawan Hungaria, sedangkan Portugal menang 3-0 dari Hungaria & ditaklukkan Jerman 4-2. Prancis sudah kondusif dengan 4 poin, sedangkan Portugal yg 3 poin cukup bermain seri supaya lolos ke 16 besar.
Kedua negara sudah 27 kali berjumpa yg 19 di antaranya dimenangkan Prancis. Les Blues juga pernah sepuluh kali menang berturut-turut atas Portugal sebelum masuk putaran final Euro 2016.
Portugal mengalahkan Prancis 1-0 dalam final Euro 2016. Kekalahan ini mengakhiri laju sering menang Prancis atas Portugal selama 40 tahun.
Kemenangan Prancis atas Portugal termasuk menang 3-2 dalam semifinal Euro 1984 & 2-1 dalam semifinal Euro 2000, serta 1-0 dalam semifinal Piala Dunia 2006. Dengan demikian, Prancis sudah memenangkan semua dari tiga pertandingan kompetitif melawan Portugal sebelum final Euro 2016.
Portugal adalah runner up Grup B kualifikasi Euro 2020 di belakang Ukraina.
Kekalahan 2-4 dari Jerman pada pertandingan kedua putaran final Euro 2020 merupakan kekalahan kedua dalam 24 pertandingan Euro terakhir yg dijalani Portugal setelah kalah 1-2 dari Ukraina dalam kualifikasi Euro pada 14 Oktober 2019.
Baca juga: Menurut Griezmann penonton jadi faktor Prancis cuma dapat seri 1-1
Ronaldo mencetak 11 gol selama kualifikasi atau berselisih satu gol dari pencetak gol terbanyak selama kualifikasi Harry Kane. Ronaldo juga pemain yg paling sering tampil dalam putaran final Euro, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Euro dengan 43 gol, & pencetak gol terbanyak sepanjang masa putaran final Euro bersama Michel Platini dengan sembilan gol.
Ini putaran final Euro ketujuh berturut-turut Portugal & total yg kedelapan, sebaliknya bagi Prancis ini adalah yg kesepuluh berturut-turut.
Setelah berturut-turut mengantarkan Prancis pemenang dunia pada 1998 & pemenang Eropa pada 2000 sewaktu jadi pemain, Didier Deschamps dapat mengulanginya selama jadi pelatih setelah menjuarai Piala Dunia 2018 sebagai pelatih.
Bersama Jerman Barat (Euro 1972 & Piala Dunia 1974) & Spanyol (Euro 2008 & 2012 serta Piala Dunia 2010), Prancis termasuk negara-negara yg berhasil menyandingkan Piala Eropa dengan Piala Dunia dalam waktu bersamaan.
Prancis tampil 13 kali berturut-turut dalam Euro & tak pernah absen sejak Piala Dunia 1994. Maju ke final lima kali & memenangkan tiga final di antaranya.
Baca juga: Preview Euro 2020: Jerman vs Hungaria
Baca juga: Preview Euro 2020: Spanyol vs Slovakia
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview Euro 2020: Portugal vs Prancis adalah spam, mohon beritahu kami.