Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.218
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Preview Euro 2020: Inggris vs Skotlandia.
Bek tengah Inggris Harry Maguire, Harry Kane, Phil Foden & Jordan Henderson dalam sesi latihan di pusat pelatihan Tottenham Hotspur di London pada 17 Juni 2021 menjelang pertandingan Grup D EURO 2020 melawan Skotlandia. (AFP/JUSTIN TALLIS)
Pertandingan ini mirip dengan laga melawan Man City & LiverpoolJakarta (ANTARA) - Inggris dapat menyusul Italia, Belgia & Belanda masuk 16 akbar Euro 2020 kalau Three Lions mencatat kemenangan kedua melawan Skotlandia sang tetangga dekat tetapi sering sengit bersaing, dalam pertandingan kedua mereka di Grup D Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Jumat dini hari pukul 02.00 WIB nanti.
Menurut mantan pelatih timnas Inggris Glenn Hoddle, kapan pun Inggris & Skotlandia berjumpa di lapangan hijau sering lebih dari sekadar pertandingan sepak bola & untuk itu pertandingan nanti bakal berlangsung sengit dari awal hingga akhir, apalagi Skotlandia sangat membutuhkan poin setelah menyerah 0-2 kepada Slovakia dalam pertandingan pertamanya di grup ini.
"Saya kira tekanan untuk bermain terbuka ada pada Skotlandia. Jika mereka mendapatkan hasil seri maka mereka sungguh berada dalam tekanan akbar saat melawan Kroasia dalam pertandingan terakhirnya," mengatakan Hoddle seperti dikutip Reuters.
Namun ada misi lain dari Skotlandia dalam laga ini, yakni membalas kekalahan 0-2 dari Inggris pada Euro 1996 di mana Gareth Southgate yg kini manajer Three Lions jadi bagian dari regu yg mengalahkan Skotlandia.
Baca juga: Inggris hantam Skotlandia 3-0
Baca juga: Inggris bekuk Skotlandia 3-1
Tetapi Southgate meminta siapa pun tidak mengaitkan pertandingan di Grup D itu dengan peristiwa yg sudah terjadi 25 tahun lalu tersebut.
"Tujuan kami adalah lolos (16 besar). Itu yg jadi fokus kami," tandas Southgate seperti dikutip AFP. "Saya harap mereka mendekati laga ini seperti kepada pertandingan-pertandingan sepakbola lainnya & fokus bermain bagus."
Tetap saja bagi pendukung, pertandingan ini mungkin jauh lebih bergengsi daripada pertandingan-pertandingan lain, khususnya Skotlandia yg dalam beberapa tahun ini kerap mengancam memisahkan dari Inggris Raya atau United Kingdom yg salah satunya tidak setuju Britania keluar dari Uni Eropa.
Sekalipun cuma disediakan 2.500 tiket untuk total 22.500 penonton yg boleh masuk Stadion Wembley nanti, ribuan pendukung Skotlandia sudah membanjiri kota London. Mereka perlu mengerjakan ini karena mungkin dengan cara begini Skotlandia tersemangati menebus kekalahan 0-2 dari Republik Ceko empat hari sebelumnya.
Baca juga: Patrik Schick bawa Ceko raih kemenangan 2-0 atas Skotlandia
Kembali kalah akan menciptakan regu asuhan Steve Clarke mengubur impian masuk babak knockout untuk perdana kalinya, mengingat lawan terakhir mereka nanti adalah Kroasia sang finalis Piala Dunia 2018.
Peluang Skotlandia menciptakan kejutan mendapatkan suntikan semangat akbar dari kabar bek Arsenal Kieran Tierney yg masuk lagi skuad setelah tak dapat turun bertanding bersama rekan-rekan satu timnya karena dihantam cedera hamstring.
"Dia pemain top berkarakter luar biasa & orang yg kami harap kembali ke tim. Dia orang yg kami butuhkan & kami sangat mengandalkan dia," mengatakan gelandang Skotlandia Scott McTominay.
McTominay mengaku timnya masih terluka oleh kekalahan dari Ceko & menyatakan untuk itu tidak boleh kalah dari Inggris. Sebaliknya Inggris harus jadi pelampiasan atas kekalahan dari Ceko tersebut.
"Anda harus memenangkan pertandingan ini tetapi yg paling penting jangan hingga kalah. Kami harus mendapatkan hasil," mengatakan gelandang Manchester United tersebut.
Tetapi bukan cuma Skotlandia yg memiliki tekad seperti itu. Inggris pun demikian. Striker Inggris Marcus Rashford bahkan hingga menyebut laga ini bagaikan pertandingan derbi dalam tingkat klub.
Baca juga: Rashford siap berjuang demi kesuksesan Inggris pada Piala Eropa 2020
"Pertandingan ini mirip dengan laga melawan Man City & Liverpool. Unik memang & saya menantikannya," mengatakan Rashford.
Kalau Skotlandia mendapatkan suntikan semangat oleh bermainnya lagi Kieran Tierney, maka Inggris mendapatkannya dari fakta bergabungnya kembali kapten Harry Maguire berlatih bersama regu setelah melewati proses pemulihan dari cedera ligamen pergelangan kakinya.
Prediksi sebelas pemain pertama
Inggris: Jordan Pickford; Kieran Tripier, John Stones, Tyrone Mings, Luke Shaw; Kalvin Phillips, Declan Rice; Mason Mount, Raheem Sterling, Phil Foden; Harry Kane
Skotlandia: Davis Marshall; Jack Hendry, Grant Hanley, Kieran Tierney; Stephen O’Donnell, Scott McTominay, John McGinn, Callum McGregor, Andy Robertson; Stuart Armstrong, Che Adams
Baca juga: Ditempa kerasnya liga domestik, Inggris favorit di Grup D Euro 2020
Baca juga: Gareth Southgate: Saya akan dianggap gagal bila tidak capai semifinal
Selanjutnya skenario pertandingan
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview Euro 2020: Inggris vs Skotlandia adalah spam, mohon beritahu kami.
Bek tengah Inggris Harry Maguire, Harry Kane, Phil Foden & Jordan Henderson dalam sesi latihan di pusat pelatihan Tottenham Hotspur di London pada 17 Juni 2021 menjelang pertandingan Grup D EURO 2020 melawan Skotlandia. (AFP/JUSTIN TALLIS)
Pertandingan ini mirip dengan laga melawan Man City & LiverpoolJakarta (ANTARA) - Inggris dapat menyusul Italia, Belgia & Belanda masuk 16 akbar Euro 2020 kalau Three Lions mencatat kemenangan kedua melawan Skotlandia sang tetangga dekat tetapi sering sengit bersaing, dalam pertandingan kedua mereka di Grup D Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Jumat dini hari pukul 02.00 WIB nanti.
Menurut mantan pelatih timnas Inggris Glenn Hoddle, kapan pun Inggris & Skotlandia berjumpa di lapangan hijau sering lebih dari sekadar pertandingan sepak bola & untuk itu pertandingan nanti bakal berlangsung sengit dari awal hingga akhir, apalagi Skotlandia sangat membutuhkan poin setelah menyerah 0-2 kepada Slovakia dalam pertandingan pertamanya di grup ini.
"Saya kira tekanan untuk bermain terbuka ada pada Skotlandia. Jika mereka mendapatkan hasil seri maka mereka sungguh berada dalam tekanan akbar saat melawan Kroasia dalam pertandingan terakhirnya," mengatakan Hoddle seperti dikutip Reuters.
Namun ada misi lain dari Skotlandia dalam laga ini, yakni membalas kekalahan 0-2 dari Inggris pada Euro 1996 di mana Gareth Southgate yg kini manajer Three Lions jadi bagian dari regu yg mengalahkan Skotlandia.
Baca juga: Inggris hantam Skotlandia 3-0
Baca juga: Inggris bekuk Skotlandia 3-1
Tetapi Southgate meminta siapa pun tidak mengaitkan pertandingan di Grup D itu dengan peristiwa yg sudah terjadi 25 tahun lalu tersebut.
"Tujuan kami adalah lolos (16 besar). Itu yg jadi fokus kami," tandas Southgate seperti dikutip AFP. "Saya harap mereka mendekati laga ini seperti kepada pertandingan-pertandingan sepakbola lainnya & fokus bermain bagus."
Tetap saja bagi pendukung, pertandingan ini mungkin jauh lebih bergengsi daripada pertandingan-pertandingan lain, khususnya Skotlandia yg dalam beberapa tahun ini kerap mengancam memisahkan dari Inggris Raya atau United Kingdom yg salah satunya tidak setuju Britania keluar dari Uni Eropa.
Sekalipun cuma disediakan 2.500 tiket untuk total 22.500 penonton yg boleh masuk Stadion Wembley nanti, ribuan pendukung Skotlandia sudah membanjiri kota London. Mereka perlu mengerjakan ini karena mungkin dengan cara begini Skotlandia tersemangati menebus kekalahan 0-2 dari Republik Ceko empat hari sebelumnya.
Baca juga: Patrik Schick bawa Ceko raih kemenangan 2-0 atas Skotlandia
Kembali kalah akan menciptakan regu asuhan Steve Clarke mengubur impian masuk babak knockout untuk perdana kalinya, mengingat lawan terakhir mereka nanti adalah Kroasia sang finalis Piala Dunia 2018.
Peluang Skotlandia menciptakan kejutan mendapatkan suntikan semangat akbar dari kabar bek Arsenal Kieran Tierney yg masuk lagi skuad setelah tak dapat turun bertanding bersama rekan-rekan satu timnya karena dihantam cedera hamstring.
"Dia pemain top berkarakter luar biasa & orang yg kami harap kembali ke tim. Dia orang yg kami butuhkan & kami sangat mengandalkan dia," mengatakan gelandang Skotlandia Scott McTominay.
McTominay mengaku timnya masih terluka oleh kekalahan dari Ceko & menyatakan untuk itu tidak boleh kalah dari Inggris. Sebaliknya Inggris harus jadi pelampiasan atas kekalahan dari Ceko tersebut.
"Anda harus memenangkan pertandingan ini tetapi yg paling penting jangan hingga kalah. Kami harus mendapatkan hasil," mengatakan gelandang Manchester United tersebut.
Tetapi bukan cuma Skotlandia yg memiliki tekad seperti itu. Inggris pun demikian. Striker Inggris Marcus Rashford bahkan hingga menyebut laga ini bagaikan pertandingan derbi dalam tingkat klub.
Baca juga: Rashford siap berjuang demi kesuksesan Inggris pada Piala Eropa 2020
"Pertandingan ini mirip dengan laga melawan Man City & Liverpool. Unik memang & saya menantikannya," mengatakan Rashford.
Kalau Skotlandia mendapatkan suntikan semangat oleh bermainnya lagi Kieran Tierney, maka Inggris mendapatkannya dari fakta bergabungnya kembali kapten Harry Maguire berlatih bersama regu setelah melewati proses pemulihan dari cedera ligamen pergelangan kakinya.
Prediksi sebelas pemain pertama
Inggris: Jordan Pickford; Kieran Tripier, John Stones, Tyrone Mings, Luke Shaw; Kalvin Phillips, Declan Rice; Mason Mount, Raheem Sterling, Phil Foden; Harry Kane
Skotlandia: Davis Marshall; Jack Hendry, Grant Hanley, Kieran Tierney; Stephen O’Donnell, Scott McTominay, John McGinn, Callum McGregor, Andy Robertson; Stuart Armstrong, Che Adams
Baca juga: Ditempa kerasnya liga domestik, Inggris favorit di Grup D Euro 2020
Baca juga: Gareth Southgate: Saya akan dianggap gagal bila tidak capai semifinal
Selanjutnya skenario pertandingan
- 1
- 2
- Tampilkan Semua
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview Euro 2020: Inggris vs Skotlandia adalah spam, mohon beritahu kami.