Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.213
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Preview Euro 2020: Inggris vs Kroasia.
Pelatih timnas Inggris Gareth Southgate (tengah) memimpin sesi latihan di St Georges Park di Burton-on-Trent, Inggris tengah, 12 Juni 2021 menjelag pertandingan EURO 2020 melawan Kroasia. ANTARA/AFP/JUSTIN TALLIS.
Kami tahu Inggris cepat sekali & sangat agresif dalam serangan, mereka punya pemain-pemain top. Kami mesti merespons dengan blok yg solid, namun juga berusaha menguasai bola & mencoba menyerang ...Jakarta (ANTARA) - Bagi Inggris, pertemuan dengan Kroasia dalam Grup D ini adalah kesempatan membalas ulah Kroasia dalam turnamen akbar sebelumnya ketika Inggris tersingkir dalam semifinal Piala Dunia 2018 setelah balik dihantam 2-1 oleh negara pecahan bekas Yugoslavia itu pada babak perpanjangan waktu.
Inggris sebenarnya sudah membalas kekalahan itu, juga dengan skor 2-1, tetapi bukan dalam turnamen besar, Nations League 2018-2019, empat bulan setelah nestapa Piala Dunia 2018 itu. Inggris cuma perlu pembalasan itu dikukuhkan di Stadion Wembley nanti malam untuk menunjukkan mereka superior kepada Kroasia.
Three Lions dapat membanggakan rapor selama memainkan turnamen akbar di Wembley sebelumnya yg tak pernah kalah. Dan kali ini Wembley lebih istimewa lagi karena kalau segalanya mulus Inggris dapat memainkan enam pertandingan di sini, termasuk final.
Baca juga: Gareth Southgate: Maguire kemungkinan dapat tampil melawan Kroasia
Sempat diliputi kekhawatiran mengenai cedera Harry Maguire, Inggris mendapatkan suntikan semangat setelah kapten Manchester United itu sudah bergabung lagi berlatih dengan tim.
Kabar ini menyemangati barisan belakang Inggris sekalipun pelatih Gareth Southgate tak kekurangan opsi dalam posisi ini, termasuk menduetkan bek tengah John Stones dengan bek tengah Aston Villa Tyrone Mings, atau memasang tiga bek tengah yg diapit dua bek sayap.
Southgate juga mungkin tak dapat memasukkan Jordan Henderson di tengah karena cedera, tetapi dia masih memiliki Declan Rice untuk menambal ketidakhadiran Henderson, baik itu untuk dibiarkan beroperasi sendirian atau disandingkan dengan Kalvin Philips.
Lini lainnya seperti aman-aman saja. Kapten Harry Kane tetap memimpin unit serangan, & kemungkinan bermitra dengan Marcus Rashford & Raheem Sterling. Yang paling menarik adalah nasib tiga gelandang kreatif mereka; Phil Foden, Mason Mount & Jack Grealish, apakah dimainkan bersama atau dicicil diturunkan.
"Entah kami bermain bersama pemain sayap dalam (formasi) 4-3-3, para nomor 10 dalam 3-4-3, dengan dua pemain sayap & seorang nomor 10 dalam 4-2-3-1, kami memiliki pemain-pemain yg amat menarik pada slot depan yg dapat memenangi pertandingan,” mengatakan Southgate seperti dikutip Reuters.
Yang pasti akhir menyesakkan dada semifinal Piala Dunia 2018 masih menghantui Inggris, apalagi salah satu pemain Kroasia yg menciptakan luka Inggris siap bermain lagi walau sudah dimakan usia. Luka Modric memang sudah berusia 35 tahun, tetapi dia tetap ancaman, bersama dengan mitranya yg gelandang tangguh dari Chelsea, Mateo Kovacic.
Baca juga: Modric akui sulit bagi Kroasia capai final Euro 2020
"Luka itu unik, dia profesional sejati & dia mendapatkan itu semua baik pada tingkat klub maupun internasional, dengan jadi gelandang terbaik di dunia,” mengatakan Kovacic.
Kovacic, & skuad Kroasia umumnya, tahu pasti mengulang skenario Moskow tiga tahun lalu di Wembley membutuhkan lebih dari romantisme karena tantangan kali ini berbeda.
Tapi seperti Inggris, Kroasia juga tak kekurangan stok pemain bagus, salah satunya adalah yg harus diwaspadai Inggris, gelandang serang Inter Milan Ivan Perisic.
Perisic adalah anggota skuad Kroasia yg paling sering terlibat dalam proses gol regu saat turnamen-turnamen besar, dengan tujuh gol & 4 assist dalam Piala Dunia & Euro.
Dia satu dari tiga pemain Eropa yg sering mencetak gol atau asisst dalam empat pertandingan turnamen akbar sejak Euro 2012 selain Andres Iniesta & Cristiano Ronaldo.
Kemungkinan line-up (dikutip dari laman UEFA)
Inggris 4-3-3: Jordan Pickford; Kyle Walker, John Stones, Tyrone Mings, Ben Chilwell; Kalvin Phillips, Declan Rice; Raheem Sterling, Mason Mount, Phil Foden; Harry Kane
Kroasia 4-1-4-1: Dominik Livakovic; Sime Vrsaljko, Duje Caleta-Car, Damogaj Vida, Josko Gvardiol; Marcelo Brozovic; Andrej Kramaric, Luka Modric, Mateo Kovacic, Ivan Perisic; Ante Rebic
Baca juga: FA ajak suporter hormati pemain Inggris lakoni aksi berlutut
Skenario pertandingan
Jika perkiraan line-up UEFA itu sejalan dengan yg dipasang Southgate saat kickoff Minggu pukul 20.00 WIB di Wembley nanti, maka Inggris akan tampil ofensif & secepat mungkin mencetak gol, apalagi empat pemain pada dua per tiga terakhir lapangan mereka rata-rata dahaga gol.
Mereka akan dibuat nyaman oleh susunan bek yg rata-rata aktif menyerang, termasuk Maguire sendiri kalau masuk skuad.
Seandainya Raheem Sterling, Mason Mount, Phil Foden & Kane dipasang sebagai empat dari sebelas pemain perdana Inggris, maka Kroasia mesti waspada karena Southgate harap secepatnya memetik buah dari anugerah dikarunia skuad yg kaya opsi serangan.
Untuk menutup ketiadaan Maguire, Southgate dapat saja memasang tiga bek di mana Luke Shaw ditaruh di kiri tetapi ini menciptakan Tyrone Mings keluar menyusul penampilan kurang mengesankan saat melawan Rumania dalam laga persahabatan.
Bukayo Saka juga masih menghadapi masalah pada panggul & ini menciptakan bos Three Lions harus memilih satu atau dua pemain, antara Rashford, Jadon Sancho, Sterling, Mason Mount, Grealish & Foden untuk menolong Kane.
Sudah menduga Inggris akan ofensif, Kroasia kemungkinan akbar membangun sistem blok yg solid & sekaligus serangan balik mematikan, dengan menaruh Ante Rebic sendirian di ujung depan sistem ini.
"Kami tahu Inggris cepat sekali & sangat agresif dalam serangan, mereka punya pemain-pemain top. Kami mesti merespons dengan blok yg solid, namun juga berusaha menguasai bola & mencoba menyerang karena bertahan saja tidak bagus bagi kami,” mengatakan pelatih Zlatko Dalic.
Mengingat bek berpengalaman Dejan Lovren masih cedera, maka Domagoj Vida & Duje Caleta-Car akan diduetkan di jantung pertahanan. Dalic juga akan mempertahankan starter melawan Belgia dalam laga persahabatan sebelum Euro 2020, termasuk Mateo Kovacic & Modric.
Tapi opsi Rebic masih dapat diubah dengan Bruno Petkovic. Sedangkan untuk memotong suplai bola kepada Kane, Kroasia memasang Marcelo Brozovic di tengah untuk berduet dengan Kovacic yg akan menciptakan striker leluasa menusuk kotak penalti Inggris.
Pola ini menciptakan Modric mendapatkan kebebasan untuk merancang peluang bagi trio serangan di belakang striker utama yg kemungkinan Andrej Kramaric, sedangkan Perisic & Rebic menyamping mengapit Kramaric.
Baca juga: Ditempa kerasnya liga domestik, Inggris favorit di Grup D Euro 2020
Statistik kedua tim
Laga pembuka Grup D ini adalah pertemuan ketiga antara Inggris & Kroasia dalam Piala Eropa & Piala Dunia. Three Lions mengalahkan Kroasia 4-2 dalam fase grup Euro 2004, sebaliknya Kroasia membalikkan kedudukan 2-1 dalam semifinal Piala Dunia 2018.
Inggris sudah 10 kali lolos ke putaran final Piala Eropa namun tak pernah masuk final setelah memainkan 31 pertandingan.
Inggris tidak terkalahkan di Wembley dalam pertandingan turnamen besar, yakni Piala Dunia 1966 & Euro 1996, dengan menang tujuh kali & seri empat kali dalam 11 pertandingan di stadion itu sebelumnya (di luar adu penalti).
Ini partisipasi keenam Kroasia dalam Piala Eropa & yg kelima secara beruntun. Sejak keikutsertaan perdana pada 1996, Kroasia tiga kali melewati fase grup dengan pencapaian terbaik mencapai perempat final 1996 & 2008.
Inggris tak pernah menang dalam pertandingan pembuka Piala Eropa, sebaliknya Kroasia tak terkalahkan dalam lima pertandingan pembuka Euro.
Di luar adu penalti, Kroasia cuma kalah dua kali dalam 11 pertandingan Euro terakhirnya, & keduanya melawan regu yg akhirnya juara, yakni Spanyol pada 2012 & Portugal pada 2016.
Inggris memiliki rasio mencetak gol per pertandingan paling tinggi selama kualifikasi Euro 2020 dibandingkan peserta-peserta Euro 2020 lainnya dengan 4,6 gol per laga.
Baca juga: Data & fakta timnas Kroasia di Euro 2020
Baca juga: Data & fakta timnas Inggris di Euro 2020
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview Euro 2020: Inggris vs Kroasia adalah spam, mohon beritahu kami.
Pelatih timnas Inggris Gareth Southgate (tengah) memimpin sesi latihan di St Georges Park di Burton-on-Trent, Inggris tengah, 12 Juni 2021 menjelag pertandingan EURO 2020 melawan Kroasia. ANTARA/AFP/JUSTIN TALLIS.
Kami tahu Inggris cepat sekali & sangat agresif dalam serangan, mereka punya pemain-pemain top. Kami mesti merespons dengan blok yg solid, namun juga berusaha menguasai bola & mencoba menyerang ...Jakarta (ANTARA) - Bagi Inggris, pertemuan dengan Kroasia dalam Grup D ini adalah kesempatan membalas ulah Kroasia dalam turnamen akbar sebelumnya ketika Inggris tersingkir dalam semifinal Piala Dunia 2018 setelah balik dihantam 2-1 oleh negara pecahan bekas Yugoslavia itu pada babak perpanjangan waktu.
Inggris sebenarnya sudah membalas kekalahan itu, juga dengan skor 2-1, tetapi bukan dalam turnamen besar, Nations League 2018-2019, empat bulan setelah nestapa Piala Dunia 2018 itu. Inggris cuma perlu pembalasan itu dikukuhkan di Stadion Wembley nanti malam untuk menunjukkan mereka superior kepada Kroasia.
Three Lions dapat membanggakan rapor selama memainkan turnamen akbar di Wembley sebelumnya yg tak pernah kalah. Dan kali ini Wembley lebih istimewa lagi karena kalau segalanya mulus Inggris dapat memainkan enam pertandingan di sini, termasuk final.
Baca juga: Gareth Southgate: Maguire kemungkinan dapat tampil melawan Kroasia
Sempat diliputi kekhawatiran mengenai cedera Harry Maguire, Inggris mendapatkan suntikan semangat setelah kapten Manchester United itu sudah bergabung lagi berlatih dengan tim.
Kabar ini menyemangati barisan belakang Inggris sekalipun pelatih Gareth Southgate tak kekurangan opsi dalam posisi ini, termasuk menduetkan bek tengah John Stones dengan bek tengah Aston Villa Tyrone Mings, atau memasang tiga bek tengah yg diapit dua bek sayap.
Southgate juga mungkin tak dapat memasukkan Jordan Henderson di tengah karena cedera, tetapi dia masih memiliki Declan Rice untuk menambal ketidakhadiran Henderson, baik itu untuk dibiarkan beroperasi sendirian atau disandingkan dengan Kalvin Philips.
Lini lainnya seperti aman-aman saja. Kapten Harry Kane tetap memimpin unit serangan, & kemungkinan bermitra dengan Marcus Rashford & Raheem Sterling. Yang paling menarik adalah nasib tiga gelandang kreatif mereka; Phil Foden, Mason Mount & Jack Grealish, apakah dimainkan bersama atau dicicil diturunkan.
"Entah kami bermain bersama pemain sayap dalam (formasi) 4-3-3, para nomor 10 dalam 3-4-3, dengan dua pemain sayap & seorang nomor 10 dalam 4-2-3-1, kami memiliki pemain-pemain yg amat menarik pada slot depan yg dapat memenangi pertandingan,” mengatakan Southgate seperti dikutip Reuters.
Yang pasti akhir menyesakkan dada semifinal Piala Dunia 2018 masih menghantui Inggris, apalagi salah satu pemain Kroasia yg menciptakan luka Inggris siap bermain lagi walau sudah dimakan usia. Luka Modric memang sudah berusia 35 tahun, tetapi dia tetap ancaman, bersama dengan mitranya yg gelandang tangguh dari Chelsea, Mateo Kovacic.
Baca juga: Modric akui sulit bagi Kroasia capai final Euro 2020
"Luka itu unik, dia profesional sejati & dia mendapatkan itu semua baik pada tingkat klub maupun internasional, dengan jadi gelandang terbaik di dunia,” mengatakan Kovacic.
Kovacic, & skuad Kroasia umumnya, tahu pasti mengulang skenario Moskow tiga tahun lalu di Wembley membutuhkan lebih dari romantisme karena tantangan kali ini berbeda.
Tapi seperti Inggris, Kroasia juga tak kekurangan stok pemain bagus, salah satunya adalah yg harus diwaspadai Inggris, gelandang serang Inter Milan Ivan Perisic.
Perisic adalah anggota skuad Kroasia yg paling sering terlibat dalam proses gol regu saat turnamen-turnamen besar, dengan tujuh gol & 4 assist dalam Piala Dunia & Euro.
Dia satu dari tiga pemain Eropa yg sering mencetak gol atau asisst dalam empat pertandingan turnamen akbar sejak Euro 2012 selain Andres Iniesta & Cristiano Ronaldo.
Kemungkinan line-up (dikutip dari laman UEFA)
Inggris 4-3-3: Jordan Pickford; Kyle Walker, John Stones, Tyrone Mings, Ben Chilwell; Kalvin Phillips, Declan Rice; Raheem Sterling, Mason Mount, Phil Foden; Harry Kane
Kroasia 4-1-4-1: Dominik Livakovic; Sime Vrsaljko, Duje Caleta-Car, Damogaj Vida, Josko Gvardiol; Marcelo Brozovic; Andrej Kramaric, Luka Modric, Mateo Kovacic, Ivan Perisic; Ante Rebic
Baca juga: FA ajak suporter hormati pemain Inggris lakoni aksi berlutut
Skenario pertandingan
Jika perkiraan line-up UEFA itu sejalan dengan yg dipasang Southgate saat kickoff Minggu pukul 20.00 WIB di Wembley nanti, maka Inggris akan tampil ofensif & secepat mungkin mencetak gol, apalagi empat pemain pada dua per tiga terakhir lapangan mereka rata-rata dahaga gol.
Mereka akan dibuat nyaman oleh susunan bek yg rata-rata aktif menyerang, termasuk Maguire sendiri kalau masuk skuad.
Seandainya Raheem Sterling, Mason Mount, Phil Foden & Kane dipasang sebagai empat dari sebelas pemain perdana Inggris, maka Kroasia mesti waspada karena Southgate harap secepatnya memetik buah dari anugerah dikarunia skuad yg kaya opsi serangan.
Untuk menutup ketiadaan Maguire, Southgate dapat saja memasang tiga bek di mana Luke Shaw ditaruh di kiri tetapi ini menciptakan Tyrone Mings keluar menyusul penampilan kurang mengesankan saat melawan Rumania dalam laga persahabatan.
Bukayo Saka juga masih menghadapi masalah pada panggul & ini menciptakan bos Three Lions harus memilih satu atau dua pemain, antara Rashford, Jadon Sancho, Sterling, Mason Mount, Grealish & Foden untuk menolong Kane.
Sudah menduga Inggris akan ofensif, Kroasia kemungkinan akbar membangun sistem blok yg solid & sekaligus serangan balik mematikan, dengan menaruh Ante Rebic sendirian di ujung depan sistem ini.
"Kami tahu Inggris cepat sekali & sangat agresif dalam serangan, mereka punya pemain-pemain top. Kami mesti merespons dengan blok yg solid, namun juga berusaha menguasai bola & mencoba menyerang karena bertahan saja tidak bagus bagi kami,” mengatakan pelatih Zlatko Dalic.
Mengingat bek berpengalaman Dejan Lovren masih cedera, maka Domagoj Vida & Duje Caleta-Car akan diduetkan di jantung pertahanan. Dalic juga akan mempertahankan starter melawan Belgia dalam laga persahabatan sebelum Euro 2020, termasuk Mateo Kovacic & Modric.
Tapi opsi Rebic masih dapat diubah dengan Bruno Petkovic. Sedangkan untuk memotong suplai bola kepada Kane, Kroasia memasang Marcelo Brozovic di tengah untuk berduet dengan Kovacic yg akan menciptakan striker leluasa menusuk kotak penalti Inggris.
Pola ini menciptakan Modric mendapatkan kebebasan untuk merancang peluang bagi trio serangan di belakang striker utama yg kemungkinan Andrej Kramaric, sedangkan Perisic & Rebic menyamping mengapit Kramaric.
Baca juga: Ditempa kerasnya liga domestik, Inggris favorit di Grup D Euro 2020
Statistik kedua tim
Laga pembuka Grup D ini adalah pertemuan ketiga antara Inggris & Kroasia dalam Piala Eropa & Piala Dunia. Three Lions mengalahkan Kroasia 4-2 dalam fase grup Euro 2004, sebaliknya Kroasia membalikkan kedudukan 2-1 dalam semifinal Piala Dunia 2018.
Inggris sudah 10 kali lolos ke putaran final Piala Eropa namun tak pernah masuk final setelah memainkan 31 pertandingan.
Inggris tidak terkalahkan di Wembley dalam pertandingan turnamen besar, yakni Piala Dunia 1966 & Euro 1996, dengan menang tujuh kali & seri empat kali dalam 11 pertandingan di stadion itu sebelumnya (di luar adu penalti).
Ini partisipasi keenam Kroasia dalam Piala Eropa & yg kelima secara beruntun. Sejak keikutsertaan perdana pada 1996, Kroasia tiga kali melewati fase grup dengan pencapaian terbaik mencapai perempat final 1996 & 2008.
Inggris tak pernah menang dalam pertandingan pembuka Piala Eropa, sebaliknya Kroasia tak terkalahkan dalam lima pertandingan pembuka Euro.
Di luar adu penalti, Kroasia cuma kalah dua kali dalam 11 pertandingan Euro terakhirnya, & keduanya melawan regu yg akhirnya juara, yakni Spanyol pada 2012 & Portugal pada 2016.
Inggris memiliki rasio mencetak gol per pertandingan paling tinggi selama kualifikasi Euro 2020 dibandingkan peserta-peserta Euro 2020 lainnya dengan 4,6 gol per laga.
Baca juga: Data & fakta timnas Kroasia di Euro 2020
Baca juga: Data & fakta timnas Inggris di Euro 2020
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview Euro 2020: Inggris vs Kroasia adalah spam, mohon beritahu kami.