Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.242
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Preview 16 Besar Euro 2020: Swedia vs Ukraina.
Ilustrasi: Gelandang serang regu nasional Swedia Emil Forsberg mengerjakan selebrasi seusai mengkonversi tendangan penalti ke gawang Slovakia dalam lanjutan Grup E Euro 2020 di Stadion Krestovsky, Saint Petersburg, Rusia, Jumat (18/6/2021). (ANTARA/REUTERS/POOL/Kirill Kudryatsev)
Jakarta (ANTARA) - Tak banyak yg dapat dicatat dari riwayat pertemuan kedua negara sebelumnya, meskipun pertandingan 16 Besar antara Ukraina & Swedia yg digelar di Hampden Park, Glasgow, Skotlandia, Rabu dini hari pukul 02.00 WIB adalah yg kedua bagi kedua regu dalam level kompetitif setelah Euro 2012.
Pada edisi 2012 itu, Ukraina mencatat poin & kemenangan perdana dalam putaran final Euro. Saat itu pelatih Andriy Shevchenko mencetak dua gol. Membagikan kiat bagaimana menaklukkan Swedia, Schevchenko mendesak pemain-pemainnya supaya mencari cara mengatasi supremasi duet udara dengan pemain-pemain Swedia.
Itu beberapa hal yg digarisbawahi Shevchenko sebagai pembekalan menghadapi Swedia. Sebaliknya pelatih Swedia Janne Andersson justru dipusingkan dalam memilih pemain mana yg lebih dulu diturunkan.
Andersson dipusingkan dalam menentukan opsi pada regu serangnya. Di lini depan ini dia memiliki Alexander Isak, Marcus Berg, Emil Forsberg, Robin Quaison, Dejan Kulusevski & Viktor Claesson.
Namun dia juga bersyukur sudah dianugerahi opsi serang yg sama bagusnya. "Kami memiliki kedalaman kualitas pada skuad kami yg artinya kami dapat memainkan pemain-pemain dengan keterampilan berbeda. Saya bahagia memiliki skuad yg kami punya saat ini yg dapat mengubah segala hal dalam pertandingan," mengatakan Andersson seperti dikutip Reuters.
Andersson juga mengaku bahagia bertanding di Glasgow karena iklimnya sama dengan Swedia. "Ini merasa lebih menyerupai Gothenburg, tempat kami berasal," mengatakan dia.
Dari pengakuan itu Swedia sepertinya lebih mengkhawatirkan kondisi di dalam timnya & suasana lapangan nanti, ketimbang lawan yg mereka hadapi dalam 16 akbar Euro 2020 ini.
Baca juga: Gol dramatis Claesson bawa Swedia atasi Polandia 3-2 & juarai Grup E
Hal sebaliknya terjadi dalam kubu Ukraina di mana pelatih Andriy Shevshenko malah mewaspadai superioritas fisik pemain-pemain Swedia yg pakar dalam bola-bola atas.
Pemain-pemain Ukraina, mengatakan Shevschenko, harus mencari cara atau bersiap lebih baik lagi dalam mengatasi pertarungan memperebutkan bola atas.
Jika Ukraina mengandalkan gol dari proses serang yg matang yg menciptakannya memperoleh empat gol dari Andriy Yarmolenko & Roman Yaremchuk, maka lawannya justru mengandalkan umpan-umpan jauh dalam upaya menciptakan gol.
Duet serangan Swedia Robin Quaison & Alexander Isak sering mendapatkan dukungan optimal dari kedua saya, Emil Forsberg & Sebastian Larsson. Shevchenko harap merusak formasi serang Swedia ini dengan mendesak bek-beknya mengendalikan secara penuh wilayah pertahanannya.
"Kami harus mewaspadai set piece karena Swedia memanfaatkan betul keadaan itu. Akan ada pertarungan sengit di lapangan,” mengatakan Shevchenko.
Baca juga: Klasemen akhir Grup C, Belanda sempurna, Ukraina menunggu
Prediksi sebelas pemain pertama:
Swedia (4-4-2): Olsen; Mikael Lustig, Victor Lindelof, Marcus Danielson, Ludwig Augustinsson; Sebastian Larsson, Albin Ekdal, Kristoffer Olsson, Emil Forsberg; Alexander Isak, Robin Quaison
Ukraina (4-1-4-1): Heorhiy Bushchan; Oleksandr Karavaev, Ilya Zabarnyi, Mykola Matvienko, Vitaly Mykolenko; Sergiy Sydorchuk; Andriy Yarmolenko, Mykola Shaparenko, Oleksandr Zinchenko, Ruslan Malinovskyi; Roman Yaremchuk
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview 16 Besar Euro 2020: Swedia vs Ukraina adalah spam, mohon beritahu kami.
Ilustrasi: Gelandang serang regu nasional Swedia Emil Forsberg mengerjakan selebrasi seusai mengkonversi tendangan penalti ke gawang Slovakia dalam lanjutan Grup E Euro 2020 di Stadion Krestovsky, Saint Petersburg, Rusia, Jumat (18/6/2021). (ANTARA/REUTERS/POOL/Kirill Kudryatsev)
Jakarta (ANTARA) - Tak banyak yg dapat dicatat dari riwayat pertemuan kedua negara sebelumnya, meskipun pertandingan 16 Besar antara Ukraina & Swedia yg digelar di Hampden Park, Glasgow, Skotlandia, Rabu dini hari pukul 02.00 WIB adalah yg kedua bagi kedua regu dalam level kompetitif setelah Euro 2012.
Pada edisi 2012 itu, Ukraina mencatat poin & kemenangan perdana dalam putaran final Euro. Saat itu pelatih Andriy Shevchenko mencetak dua gol. Membagikan kiat bagaimana menaklukkan Swedia, Schevchenko mendesak pemain-pemainnya supaya mencari cara mengatasi supremasi duet udara dengan pemain-pemain Swedia.
Itu beberapa hal yg digarisbawahi Shevchenko sebagai pembekalan menghadapi Swedia. Sebaliknya pelatih Swedia Janne Andersson justru dipusingkan dalam memilih pemain mana yg lebih dulu diturunkan.
Andersson dipusingkan dalam menentukan opsi pada regu serangnya. Di lini depan ini dia memiliki Alexander Isak, Marcus Berg, Emil Forsberg, Robin Quaison, Dejan Kulusevski & Viktor Claesson.
Namun dia juga bersyukur sudah dianugerahi opsi serang yg sama bagusnya. "Kami memiliki kedalaman kualitas pada skuad kami yg artinya kami dapat memainkan pemain-pemain dengan keterampilan berbeda. Saya bahagia memiliki skuad yg kami punya saat ini yg dapat mengubah segala hal dalam pertandingan," mengatakan Andersson seperti dikutip Reuters.
Andersson juga mengaku bahagia bertanding di Glasgow karena iklimnya sama dengan Swedia. "Ini merasa lebih menyerupai Gothenburg, tempat kami berasal," mengatakan dia.
Dari pengakuan itu Swedia sepertinya lebih mengkhawatirkan kondisi di dalam timnya & suasana lapangan nanti, ketimbang lawan yg mereka hadapi dalam 16 akbar Euro 2020 ini.
Baca juga: Gol dramatis Claesson bawa Swedia atasi Polandia 3-2 & juarai Grup E
Hal sebaliknya terjadi dalam kubu Ukraina di mana pelatih Andriy Shevshenko malah mewaspadai superioritas fisik pemain-pemain Swedia yg pakar dalam bola-bola atas.
Pemain-pemain Ukraina, mengatakan Shevschenko, harus mencari cara atau bersiap lebih baik lagi dalam mengatasi pertarungan memperebutkan bola atas.
Jika Ukraina mengandalkan gol dari proses serang yg matang yg menciptakannya memperoleh empat gol dari Andriy Yarmolenko & Roman Yaremchuk, maka lawannya justru mengandalkan umpan-umpan jauh dalam upaya menciptakan gol.
Duet serangan Swedia Robin Quaison & Alexander Isak sering mendapatkan dukungan optimal dari kedua saya, Emil Forsberg & Sebastian Larsson. Shevchenko harap merusak formasi serang Swedia ini dengan mendesak bek-beknya mengendalikan secara penuh wilayah pertahanannya.
"Kami harus mewaspadai set piece karena Swedia memanfaatkan betul keadaan itu. Akan ada pertarungan sengit di lapangan,” mengatakan Shevchenko.
Baca juga: Klasemen akhir Grup C, Belanda sempurna, Ukraina menunggu
Prediksi sebelas pemain pertama:
Swedia (4-4-2): Olsen; Mikael Lustig, Victor Lindelof, Marcus Danielson, Ludwig Augustinsson; Sebastian Larsson, Albin Ekdal, Kristoffer Olsson, Emil Forsberg; Alexander Isak, Robin Quaison
Ukraina (4-1-4-1): Heorhiy Bushchan; Oleksandr Karavaev, Ilya Zabarnyi, Mykola Matvienko, Vitaly Mykolenko; Sergiy Sydorchuk; Andriy Yarmolenko, Mykola Shaparenko, Oleksandr Zinchenko, Ruslan Malinovskyi; Roman Yaremchuk
- 1
- 2
- Tampilkan Semua
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview 16 Besar Euro 2020: Swedia vs Ukraina adalah spam, mohon beritahu kami.