Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.353
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Preview 16 Besar Euro 2020: Italia vs Austria.
Striker Italia Lorenzo Insigne (kanan) saat berlatih bersama rekannya untuk pertandingan Euro 2020 di Acqua Acetosa Training Center, Roma, Italia, pada 19 Juni 2021 ANTARA/REUTERS/Alberto Lingria.
Jakarta (ANTARA) - Kalau melihat catatan pertemuan antara kedua negara, Austria semestinya tidak silau kepada Italia yg perjalanannya ke 16 akbar lebih mulus ketimbang mereka, juga dalam kualifikasi.
Dalam 36 pertemuan antara kedua negara, 12 kali Austria mengalahkan Italia. Tetapi kemenangan-kemenangan itu terjadi dulu sekali sebelum Desember 1960. Setelah 1960, Italia sering memenangkan pertandingan di antara mereka, termasuk pada empat putaran final Piala Dunia.
Untuk putaran Euro sendiri, kedua regu baru kali ini bertemu. Italia lebih difavoritkan menang, tetapi tak ada yg tak mungkin dalam sepakbola, sekalipun mengalahkan Italia era ini sungguh tugas yg amat berat, termasuk bagi andalan Austria David Alaba yg walau posisi aslinya palang pintu tetapi pakar dalam menusuk pertahanan lawan.
Tangguhnya lini pertahanan sudah jadi pengetahuan biasa seisi turnamen. Tak pernah kebobolan dalam tiga pertandingan fase grup, sebaliknya tujuh kali membobol lawan. Dalam tiga laga itu, Italia cuma menerima 12 tendangan lawan yg tak satu pun tepat sasaran.
Baca juga: Italia hidupkan semangat hadapi Euro 2020 setelah gagal di Piala Dunia
Tapi cerita ketangguhan Italia sudah diketahui dari zaman ke zaman, sejak catenaccio yg terkenal pada 1960-an & 1970-an, & ini ditakutkan lawan-lawannya. Kini, pertahanan ini pula yg jadi faktor sangat dominannya Italia.
Tidak cuma dalam putaran final, pada 11 pertandingan terakhir dalam semua kompetisi, mereka konsisten mempertahankan clean sheet atau tidak kebobolan. Terakhir kali gawang mereka dibobol adalah oleh Donny van de de Beek pada Oktober 2020. Sudah 1.055 menit atau 17 jam 35 menit masa pertandingan, gawang Azzurrii tak dapat disentuh lawan.
Jika Austria juga tak dapat menjebol Italia dalam 16 akbar di Stadion Wembley, London, Minggu dini hari pukul 02.00 WIB, maka Italia akan mengulangi catatan fantastis 12 pertandingan tanpa kebobolan seperti tercipta dalam kurun 1972 hingga 1974.
Baca juga: Pelatih Austria harap laga lawan Italia dipindah dari Wembley
Penjaga gawangnya, Gianluigi Donnarumma, juga berpeluang memecahkan rekor Walter Zenga yg menempati urutan kedua kiper Italia paling lama tak kebobolan, selama 936 menit. Jika ini terpecahkan, maka Donnarumma berikutnya dapat memecahkan rekor 1.143 menit tak kebobolan yg dipegang Dino Zoff yg merupakan rekor sepanjang masa Italia.
Kalau bagi Italia pertandingan ini juga menyangkut rekor-rekor yg berusaha dipecahkan, selain ambisi pemenang Eropa untuk kedua kalinya, maka bagi Austria yg penting adalah menjaga momentum baik terpelihara, tanpa silau oleh pencapaian-pencapaian Italia.
Austria baru sekali ini lolos ke fase knockout putaran final Euro, walaupun pernah mengerjakannya pada Piala Dunia 1954.
"Kami memang underdog,” saya pelatih Austria Franco Foda. Tapi, sekecil apa pun peluang itu akan dimaksimalkan oleh Austria supaya dapat membalikkan posisi underdog itu.
Baca juga: Austria berambisi kejutkan Italia walau cuma punya kans 10 persen
Foda berjanji tidak akan memerintahkan pemain-pemainnya mundur melindungi pertahanannya. "Italia akan menaruh respek kepada kami & mereka juga akan menyaksikan kami juga dapat agresif,” janji Foda seperti dikutip Reuters.
"Tim kami sejauh ini sudah mencapai hal yg luar dapat dengan lolos ke fase gugur. Kini kami berada di 16 akbar & kami harap mengerjakan semua hal demi mengayunkan langkah berikutnya ke Muenchen (perempatfinal),” mengatakan Foda.
Prediksi sebelas pemain pertama
Italia (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Leonardo Bonucci, Alessandro Bastoni, Leonardo Spinazzola; Nicolo Barella, Jorginho, Marco Verratti; Domenico Berardi, Ciro Immobile, Lorenzo Insigne
Austria (4-2-3-1): Daniel Bachmann; Stefan Lainer, Aleksandar Dragovic, Martin Hinteregger, David Alaba; Xaver Schlager, Florian Grillitsch; Konrad Laimer, Marcel Sabitzer, Cristoph Baumgartner; Marco Arnautovic
Baca juga: Lima rahasia sukses Italia dalam Euro 2020
Selanjutnya skenario pertandingan
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview 16 Besar Euro 2020: Italia vs Austria adalah spam, mohon beritahu kami.
Striker Italia Lorenzo Insigne (kanan) saat berlatih bersama rekannya untuk pertandingan Euro 2020 di Acqua Acetosa Training Center, Roma, Italia, pada 19 Juni 2021 ANTARA/REUTERS/Alberto Lingria.
Jakarta (ANTARA) - Kalau melihat catatan pertemuan antara kedua negara, Austria semestinya tidak silau kepada Italia yg perjalanannya ke 16 akbar lebih mulus ketimbang mereka, juga dalam kualifikasi.
Dalam 36 pertemuan antara kedua negara, 12 kali Austria mengalahkan Italia. Tetapi kemenangan-kemenangan itu terjadi dulu sekali sebelum Desember 1960. Setelah 1960, Italia sering memenangkan pertandingan di antara mereka, termasuk pada empat putaran final Piala Dunia.
Untuk putaran Euro sendiri, kedua regu baru kali ini bertemu. Italia lebih difavoritkan menang, tetapi tak ada yg tak mungkin dalam sepakbola, sekalipun mengalahkan Italia era ini sungguh tugas yg amat berat, termasuk bagi andalan Austria David Alaba yg walau posisi aslinya palang pintu tetapi pakar dalam menusuk pertahanan lawan.
Tangguhnya lini pertahanan sudah jadi pengetahuan biasa seisi turnamen. Tak pernah kebobolan dalam tiga pertandingan fase grup, sebaliknya tujuh kali membobol lawan. Dalam tiga laga itu, Italia cuma menerima 12 tendangan lawan yg tak satu pun tepat sasaran.
Baca juga: Italia hidupkan semangat hadapi Euro 2020 setelah gagal di Piala Dunia
Tapi cerita ketangguhan Italia sudah diketahui dari zaman ke zaman, sejak catenaccio yg terkenal pada 1960-an & 1970-an, & ini ditakutkan lawan-lawannya. Kini, pertahanan ini pula yg jadi faktor sangat dominannya Italia.
Tidak cuma dalam putaran final, pada 11 pertandingan terakhir dalam semua kompetisi, mereka konsisten mempertahankan clean sheet atau tidak kebobolan. Terakhir kali gawang mereka dibobol adalah oleh Donny van de de Beek pada Oktober 2020. Sudah 1.055 menit atau 17 jam 35 menit masa pertandingan, gawang Azzurrii tak dapat disentuh lawan.
Jika Austria juga tak dapat menjebol Italia dalam 16 akbar di Stadion Wembley, London, Minggu dini hari pukul 02.00 WIB, maka Italia akan mengulangi catatan fantastis 12 pertandingan tanpa kebobolan seperti tercipta dalam kurun 1972 hingga 1974.
Baca juga: Pelatih Austria harap laga lawan Italia dipindah dari Wembley
Penjaga gawangnya, Gianluigi Donnarumma, juga berpeluang memecahkan rekor Walter Zenga yg menempati urutan kedua kiper Italia paling lama tak kebobolan, selama 936 menit. Jika ini terpecahkan, maka Donnarumma berikutnya dapat memecahkan rekor 1.143 menit tak kebobolan yg dipegang Dino Zoff yg merupakan rekor sepanjang masa Italia.
Kalau bagi Italia pertandingan ini juga menyangkut rekor-rekor yg berusaha dipecahkan, selain ambisi pemenang Eropa untuk kedua kalinya, maka bagi Austria yg penting adalah menjaga momentum baik terpelihara, tanpa silau oleh pencapaian-pencapaian Italia.
Austria baru sekali ini lolos ke fase knockout putaran final Euro, walaupun pernah mengerjakannya pada Piala Dunia 1954.
"Kami memang underdog,” saya pelatih Austria Franco Foda. Tapi, sekecil apa pun peluang itu akan dimaksimalkan oleh Austria supaya dapat membalikkan posisi underdog itu.
Baca juga: Austria berambisi kejutkan Italia walau cuma punya kans 10 persen
Foda berjanji tidak akan memerintahkan pemain-pemainnya mundur melindungi pertahanannya. "Italia akan menaruh respek kepada kami & mereka juga akan menyaksikan kami juga dapat agresif,” janji Foda seperti dikutip Reuters.
"Tim kami sejauh ini sudah mencapai hal yg luar dapat dengan lolos ke fase gugur. Kini kami berada di 16 akbar & kami harap mengerjakan semua hal demi mengayunkan langkah berikutnya ke Muenchen (perempatfinal),” mengatakan Foda.
Prediksi sebelas pemain pertama
Italia (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Leonardo Bonucci, Alessandro Bastoni, Leonardo Spinazzola; Nicolo Barella, Jorginho, Marco Verratti; Domenico Berardi, Ciro Immobile, Lorenzo Insigne
Austria (4-2-3-1): Daniel Bachmann; Stefan Lainer, Aleksandar Dragovic, Martin Hinteregger, David Alaba; Xaver Schlager, Florian Grillitsch; Konrad Laimer, Marcel Sabitzer, Cristoph Baumgartner; Marco Arnautovic
Baca juga: Lima rahasia sukses Italia dalam Euro 2020
Selanjutnya skenario pertandingan
- 1
- 2
- Tampilkan Semua
Berita diatas dikutip dari internet, jika Preview 16 Besar Euro 2020: Italia vs Austria adalah spam, mohon beritahu kami.