Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ada wacana yg akan diusung oleh Pertamina, alih-alih menurunkan harga BBM ketika saat ini minyak dunia sedang turun harga. Yang terjadi malah sebaliknya, BBM kelas murah akan diusulkan untuk dihapus, selain dinilai tidak ramah lingkungan premium & pertalite sudah tak efisien untuk BBM di Indonesia.
Sebelum membahas lebih lanjut kita dengarkan sejenak sebuah lagu dari Obbie Mesakh musisi legendaris Indonesia yg bernyanyi Mobil & Bensin.
Walaupun lagu tadi tidak ada korelasinya dengan thread ini yg penting cukup menghibur, iyakan?
Penghapusan yg dilakukan oleh Pertamina memang sejalan dengan peraturan yg dikeluarkan oleh Kementrian lingkungan hidup, pemerintah memang sudah menentukan emisi gas buang kendaraan ke BBM tipe euro 4 nah di Indonesia oktan yg harus diatas 91 keatas minimalnya cuma pertamax keatas sedangkan pertalite & premium gugur secara oktannya lebih rendah.
Cukup menarik bila ini terjadi, walau secara bertahap hingga tahun 2021 tetapi yg jadi pertanyaan apakah BBM pertamax nantinya pasti laku?
Perlu di ingat harga pertamax saat ini dikisaran Rp 9000 cukup terjangkau untuk 1 liter bensin dengan oktan tinggi. Tapi bila suatu saat minyak dunia kembali merangkak naik apa yg akan terjadi? Mampukah masyarakat membeli BBM dengan harga yg lumayan mahal.
Pandemi sudah banyak menciptakan pengusaha gulung tikar, ribuan orang terkena pahitnya PHK lantas pemerintah mengeluarkan kebijakan seperti ini, langkah yg diambil bukanlah tidak baik tetapi waktunya saja yg tidak tepat. Itu yg akan dibicarakan netizen, yg pasti akan memicu nyinyir & celoteh pedas di media sosial.
BBM murah dihapuskan, bagi saya tak berpengaruh banyak walau ada beberapa wilayah yg akan bermasalah khususnya untuk warga di kota tetapi di desa-desa terpencil sebenarnya BBM murah agak susah untuk ditemui lebih banyak pertamax yg mereka konsumsi.
Secara kacamata bisnis bila ini dilakukan pertamax tetap akan laku-laku saja, tetapi ingat dunia juga berubah terlebih lagi Amerika sudah menciptakan mobil listrik yg penjualannya mulai mengalahkan mobil yg berbahan bakar tipe bensin.
Bila menunggu 5 tahun lagi pabrikan otomotif juga akan berlomba di kendaraan listrik, maka BBM lambat laun cuma dipakai untuk pihak industri. Lalu secara perlahan kendaraan tipe BBM akan disuntik mati.
Walau saatnya kurang tepat untuk menghapuskan BBM murah, tetapi kalau pemerintah berkenan hasil dari penjualan BBM dipakai untuk subsidi listrik yg saat ini PLN sedang carut marut banyak masalah dengan tagihan.
Nampaknya reshufle kabinet saat ini sangat dinanti ketika kepuasan rakyat meurun, maka akan banyak menteri yg gugur. Pertanyaan jahil apakah Luhut akan tersingkir? Nampaknya tidak, selama Indonesia masih dipimpin oleh pakde. Salam, saya c4punk see u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2020
referensi : klik
Pic : google
GIF
Kunjungi blog grup kompak di kaskus, klik banner dibawah ini.