• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Praja IPDN aniaya remaja saat halal bi halal

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. 666
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

666

IndoForum Junior B
No. Urut
19114
Sejak
19 Jul 2007
Pesan
2.522
Nilai reaksi
67
Poin
48
Gorontalo (ANTARA News) - Belum lagi kasus `panas` penganiayaan oleh oknum praja di IPDN surut, kini seorang praja yang tengah menempuh pendidikan di intitusi tersebut menganiaya seorang remaja saat acara silaturahmi atau Halal Bi Halal.

Penganiayaan tersebut dilakukan oleh Ikram Aruzi (praja IPDN), bersama dua temannya yakni Nazir Lafato (mahasiswa Universitas Hasanuddin) serta Zulkarnain Abas (mahasiswa UMMI) pada saat acara silaturahmi dengan sesama alumni di MAN Insan Cendekia, Selasa (16/10).

Kapolres Bone Bolango, AKBP Setiyono, ketika ditemui, Kamis, mengatakan bahwa penganiayaan tersebut bermula dari ketersinggungan oleh oknum Praja IPDN tersebut terhadap sang korban, Yulistiawan Patah (18).

"Tersangka tersinggung karena korban menyalahkannya atas ketidaklulusannya saat mendaftar di Universitas Parahayangan, Bandung," ujarnya.

Setelah itu, ketiga tersangka langsung menyeret korban yang dulu merupakan adik kelasnya tersebut, kemudian dikeroyok belakang gedung sekolah MAN Insan Cendekia.

Kini ketiga tersangka mendekam di tahanan Mapolres Bone Bolango dan terancam dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan hukuman penjara selama dua tahun delapan bulan.

Sementara itu, oknum praja IPDN yang menjadi tersangka, Ikram Aruzi, mengaku bukan ia yang melakukan pemukulan tersebut pertama kali, melainkan tersangka lainnya.

"Saya berani seperti itu bukan karena sekolah di IPDN," ujar praja semester tiga yang sedang menghabiskan libur lebaran di kampung halamannya tersebut.

Ketiga tersangka dan korban seluruhnya merupakan `jebolan` MAN Insan Cendekia yang kebetulan bersama-sama menghadiri halal bi halal sekaligus reuni alumni sekolah unggulan di Gorontalo tersebut.
http://www.antara.co.id/arc/2007/10/...alal-bi-halal/
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.