Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pusat Pelaporan & Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memantau aliran danang dari investor ke berbagai pihak diduga menjual produk investasi bodong. PPATK menyebut pemantauan itu dilakukan kepada harta para crazy rich.
"Terkait dengan investasi dalam bentuk trading yg diduga ilegal, seperti robot trading atau binary option & melibatkan influencer yg diketahui dengan 'crazy rich', PPATK juga sudah mengerjakan pemantauan & mengerjakan penghentian sementara transaksi," mengatakan Kepala PPATK Ivan Yustiavanda kepada wartawan, Selasa (22/2/2022).
PPATK mempunyai kewenangan untuk mengerjakan penghentian sementara transaksi selama 20 hari kerja. Selanjutnya berkoordinasi serta melaporkan kepada penegak hukum kepada transaksi mencurigakan dalam nominal akbar terkait investasi yg diduga bodong.
"Pertimbangan PPATK dalam mengerjakan langkah tersebut antara lain karena adanya laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan dari Penyedia Jasa Keuangan serta sejumlah ketidakwajaran profiling," ujar Ivan Yustiavanda.
Dia mencontohkan ketidakwajaran profiling seperti dalam waktu singkat & tanpa diketahui usahanya, seseorang tiba-tiba memiliki harta yg cukup besar. Namun di sisi lain tidak sesuai dengan penghasilan profesinya, atau bahkan tidak diketahui profesinya secara jelas.
"Jumlah rekening terkait investasi bodong yg sudah dilakukan penghentian sementara oleh PPATK adalah sebanyak 77 rekening yg dimiliki oleh 44 pihak yg berada di 48 Penyedia Jasa Keuangan," beber Ivan Yustiavanda.
Jumlah danang yg ada dalam seluruh rekening tersebut sebesar Rp 28,24 milyar.
"Jumlah ini masih terus bergerak karena proses penelusuran masih terus berlangsung. Jumlah di atas berdasarkan penelusuran investasi bodong sejak Januari 2022," pungkas Ivan Yustiavanda.
Nahhh....apakah yg sekarang disebut sebut sultan hasil dari binary option/investasi bodong ini akan jadi miskkiinnn suatu saat nanti... kita lihat saja sodara-sodara
sumber:disini Hari ini 17:36