Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Saya pernah berpikir, kenapa sih Tuhan membiarkan ada perang?
Kenapa harus ada yg miskin?
Kenapa banyak orang yg kekurangan?
Kenapa ada penyakit?
Kenapa manusia dibiarkan menciptakan kesalahan?
Karena ternyata
Tanpa pernah ada perang, kita mustahil mengerti nilai mulia dibalik kedamaian.
Tanpa pernah ada kemiskinan, kita mustahil mengerti nilai mulia dibalik kecukupan.
Tanpa pernah ada kekurangan, anda mustahil mengerti nilai mulia dibalik Kelebihan.
Tanpa pernah ada penyakit, anda mustahil mengerti nilai mulia dibalik kesehatan.
Tanpa pernah ada kesalahan, anda mustahil mengerti nilai mulia dibalik kebenaran.
Dan masih banyak Paradox terkait lainnya.
Segala kesukaran, keburukan, kekurangan bahkan Penyesatan memang harus pernah ada, sebab melalui segala hal NEGATIF tersebut, manusia beroleh pembelajaran yg akan menuntunnya kepada pengertian akan nilai yg POSITIF.
Matius 18:7
"Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan HARUS ADA, tetapi celakalah orang yg mengadakannya.
___
Saya juga pernah bertanya; kenapa sih manusia tidak berpositive thinking terus?
Kenapa harus ada perasaan takut? Kenapa kita harus merasakan perasaan sedih, bukankah lebih baik gembira terus?
Positive thinking TANPA negative thinking, keberanian TANPA adanya rasa takut, gembira TANPA pernah merasakan kesedihan; otomatis akan :
Menjauhkan manusia dari Pengukuran yg sifatnya Benar & Adil/ Rasionalitas.
( Perbandingan antara yg negatif/ sedikit/ kurang berbanding dengan yg positif/ banyak/ lebih )
Membuat manusia MENIPU dirinya sendiri (no honesty ). Dan karena tanpa kewaspadaan dari mengerti hal-hal yg negatif, siapapun pasti akan mudah DITIPU oleh apapun atau siapapun.
Siapapun yg tidak mudah ditipu PASTI memiliki kewaspadaan berupa Negative Thinking dalam pikiran & hatinya.
Menyesatkan manusia dalam "kebenaran PARSIAL" ( sebagian/ setengah-setengah/ tidak utuh/ tidak menyeluruh/ tidak dalam satu kesatuan ), yg proses selanjutnya membawa dirinya kepada IGNORANCE/ IGNORANT ( Tidak Tau, Tidak Mengerti AKIBAT Tidak Mau Tau, Tidak Mau Mengerti, bukan karena Limitasi/ keterbatasan)
Keberanian tanpa rasa takut akan menciptakan manusia sembrono tanpa memperhitungkan resiko baik atau buruk akibat dari langkah yg diambilnya.
Gembira terus tanpa pernah merasakan rasa sedih, menciptakan kita mati rasa & tidak peka.
___
Segala sesuatu yg BERLEBIHAN melampaui batasan itu TIDAK BAIK.
Positive thinking tanpa negative thinking
Keberanian tanpa rasa takut akan apapun
Bergembira terus tanpa membiarkan rasa sedih sesekali memeluk diri; itu semua MENIPU DIRI.
Karena positive thinking tanpa negative thinking sebagai penyeimbang akan menjatuhkan manusia dalam #ketidakwaspadaan & mudah terjebak;
Keberanian tanpa adanya rasa takut akan menciptakan manusia #tanpa_memperhitungkan resiko lebih akbar baik atau buruk akibat dari langkahnya, benar atau salah tindakannya, adil atau tidak perbuatannya.
Bergembira tanpa membiarkan rasa sedih hadir apa akan tau bedanya kegembiraan itu seperti apa. Apa akan terasa indah?
Dan yg pasti mereka yg menggelorakan sering positive thinking kepada apapun, berani menghadapi apapun, bergembira sering adalah orang-orang yg sejatinya sedang menipu diri mereka sendiri.
Padahal; kejujuran kepada diri sendiri adalah gerbang paling awal/ permulaan dari pengetahuan & pengertian.
Siapapun yg memelihara kejujuran kepada dirinya sendiri walau tanpa ada orang yg tau, otomatis membuka diri kepada pengetahuan yg sinkron kepada Kebenaran.
So saya memilih POSITIVE SINTING aja
Hari ini 08:50
Kenapa harus ada yg miskin?
Kenapa banyak orang yg kekurangan?
Kenapa ada penyakit?
Kenapa manusia dibiarkan menciptakan kesalahan?
Karena ternyata
Tanpa pernah ada perang, kita mustahil mengerti nilai mulia dibalik kedamaian.
Tanpa pernah ada kemiskinan, kita mustahil mengerti nilai mulia dibalik kecukupan.
Tanpa pernah ada kekurangan, anda mustahil mengerti nilai mulia dibalik Kelebihan.
Tanpa pernah ada penyakit, anda mustahil mengerti nilai mulia dibalik kesehatan.
Tanpa pernah ada kesalahan, anda mustahil mengerti nilai mulia dibalik kebenaran.
Dan masih banyak Paradox terkait lainnya.
Segala kesukaran, keburukan, kekurangan bahkan Penyesatan memang harus pernah ada, sebab melalui segala hal NEGATIF tersebut, manusia beroleh pembelajaran yg akan menuntunnya kepada pengertian akan nilai yg POSITIF.
Matius 18:7
"Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan HARUS ADA, tetapi celakalah orang yg mengadakannya.
___
Saya juga pernah bertanya; kenapa sih manusia tidak berpositive thinking terus?
Kenapa harus ada perasaan takut? Kenapa kita harus merasakan perasaan sedih, bukankah lebih baik gembira terus?
Positive thinking TANPA negative thinking, keberanian TANPA adanya rasa takut, gembira TANPA pernah merasakan kesedihan; otomatis akan :
Menjauhkan manusia dari Pengukuran yg sifatnya Benar & Adil/ Rasionalitas.
( Perbandingan antara yg negatif/ sedikit/ kurang berbanding dengan yg positif/ banyak/ lebih )
Membuat manusia MENIPU dirinya sendiri (no honesty ). Dan karena tanpa kewaspadaan dari mengerti hal-hal yg negatif, siapapun pasti akan mudah DITIPU oleh apapun atau siapapun.
Siapapun yg tidak mudah ditipu PASTI memiliki kewaspadaan berupa Negative Thinking dalam pikiran & hatinya.
Menyesatkan manusia dalam "kebenaran PARSIAL" ( sebagian/ setengah-setengah/ tidak utuh/ tidak menyeluruh/ tidak dalam satu kesatuan ), yg proses selanjutnya membawa dirinya kepada IGNORANCE/ IGNORANT ( Tidak Tau, Tidak Mengerti AKIBAT Tidak Mau Tau, Tidak Mau Mengerti, bukan karena Limitasi/ keterbatasan)
Keberanian tanpa rasa takut akan menciptakan manusia sembrono tanpa memperhitungkan resiko baik atau buruk akibat dari langkah yg diambilnya.
Gembira terus tanpa pernah merasakan rasa sedih, menciptakan kita mati rasa & tidak peka.
___
Segala sesuatu yg BERLEBIHAN melampaui batasan itu TIDAK BAIK.
Positive thinking tanpa negative thinking
Keberanian tanpa rasa takut akan apapun
Bergembira terus tanpa membiarkan rasa sedih sesekali memeluk diri; itu semua MENIPU DIRI.
Karena positive thinking tanpa negative thinking sebagai penyeimbang akan menjatuhkan manusia dalam #ketidakwaspadaan & mudah terjebak;
Keberanian tanpa adanya rasa takut akan menciptakan manusia #tanpa_memperhitungkan resiko lebih akbar baik atau buruk akibat dari langkahnya, benar atau salah tindakannya, adil atau tidak perbuatannya.
Bergembira tanpa membiarkan rasa sedih hadir apa akan tau bedanya kegembiraan itu seperti apa. Apa akan terasa indah?
Dan yg pasti mereka yg menggelorakan sering positive thinking kepada apapun, berani menghadapi apapun, bergembira sering adalah orang-orang yg sejatinya sedang menipu diri mereka sendiri.
Padahal; kejujuran kepada diri sendiri adalah gerbang paling awal/ permulaan dari pengetahuan & pengertian.
Siapapun yg memelihara kejujuran kepada dirinya sendiri walau tanpa ada orang yg tau, otomatis membuka diri kepada pengetahuan yg sinkron kepada Kebenaran.
So saya memilih POSITIVE SINTING aja