XiaoYanZi
IndoForum Beginner A
- No. Urut
- 144616
- Sejak
- 14 Jul 2011
- Pesan
- 1.118
- Nilai reaksi
- 38
- Poin
- 48
Laporan Wartawan Tribun Timur Edi Sumardi
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Polrestabes Makassar menggelar rapat koordinasi penanganan petasan dan kembang api di Mapolrestabes Makassar, Senin (8/8/2011). Rapat ini digelar untuk menangani petasan dan kembang api yang marak diledakkan selama Ramadan 1432 H. Rapat ini dibuka Pengganti Sementara Kapolrestabes Makassar AKBP Endi Sutendi dan dipimpin Kabag Ops Polrestabes Makassar AKBP Hotman Sirait.
"Dalam rapat ini kita akan membahas mengenai perbedaan petasan dan kembang api. Pasalnya keduanya mengeluarkan bunyi ledakan. Petasan juga telah banyak memunculkan keluhan," kata Endi saat membuka acara ini.
Rakor ini diikuti Kapolsek Se-Polrestabes Makassar, Camat Se-Kota Makassar, Pejabat Utama Polrestabes, dan tokoh agama. Hotman mengatakan pada pekan pertama polisi telah melakukan tindakan preventif agar dapat memunculkan rasa aman dan nyaman. Ia juga membantah isu polisi membekingi penjual petasan.
"Waktu saya di Polda Metro Jaya, jelas di mana kembang api digunakan. Hanya untuk tempat tertentu seperti Pantai Karnaval Ancol. Kembang api saja dibatasi, apalagi petasan sangat dilarang," ujar mantan Kasat Lantas Polwiltabes Makassar ini.
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Polrestabes Makassar menggelar rapat koordinasi penanganan petasan dan kembang api di Mapolrestabes Makassar, Senin (8/8/2011). Rapat ini digelar untuk menangani petasan dan kembang api yang marak diledakkan selama Ramadan 1432 H. Rapat ini dibuka Pengganti Sementara Kapolrestabes Makassar AKBP Endi Sutendi dan dipimpin Kabag Ops Polrestabes Makassar AKBP Hotman Sirait.
"Dalam rapat ini kita akan membahas mengenai perbedaan petasan dan kembang api. Pasalnya keduanya mengeluarkan bunyi ledakan. Petasan juga telah banyak memunculkan keluhan," kata Endi saat membuka acara ini.
Rakor ini diikuti Kapolsek Se-Polrestabes Makassar, Camat Se-Kota Makassar, Pejabat Utama Polrestabes, dan tokoh agama. Hotman mengatakan pada pekan pertama polisi telah melakukan tindakan preventif agar dapat memunculkan rasa aman dan nyaman. Ia juga membantah isu polisi membekingi penjual petasan.
"Waktu saya di Polda Metro Jaya, jelas di mana kembang api digunakan. Hanya untuk tempat tertentu seperti Pantai Karnaval Ancol. Kembang api saja dibatasi, apalagi petasan sangat dilarang," ujar mantan Kasat Lantas Polwiltabes Makassar ini.