al_hudzaifah
IndoForum Junior A
- No. Urut
- 18915
- Sejak
- 16 Jul 2007
- Pesan
- 3.389
- Nilai reaksi
- 60
- Poin
- 48
Ponsel Low-End Dominasi Pasar
10 Mei 2009
Ashadi Cahyadi, Research Manager for Telecommunications Research at IDC Indonesia, mengatakan jumlah pengguna ponsel hanya untuk mengirim pesan singkat dan komunikasi suara (voice) masih sangat tinggi.
"Segmen yang menggunakan ponsel pintar dengan fitur lengkap masih cenderung kecil. Mereka biasanya baru ada di kota besar saja," ujarnya.
IDC mengungkapkan segmen kecil ini menggunakan ponsel untuk berbagai aktivitas, termasuk memanfaatkan layanin data yang diberikan para operator telekomunikasi.
Hal ini menjadi pasar yang diharapkan mendorong pendapatan operator selain dari layanin suara.
Jumlah penjualan ponsel pintar sendiri di seluruh dunia pada tahun lalu mencapai 139,28 juta unit, berdasarkan data yang diperoleh dari lembaga riset Gartner. Nokia masih menjadi penguasa pasar ponsel pintar dunia dengan penetrasi pasar 43,7% dari total pasar.
Posisi penjualan terbesar kedua diraih oleh Research In Motion (RIM), produsen ponsel BlackBerry, dengan total penjualan sebanyak 23,15 juta unit atau meraih penetrasi pasar sebesar 16,6%.
Pertumbuhan ponsel pintar sendiri diperkirakan akan terus berlanjut dengan adanya kecenderungan global seseorang memilih sebuah ponsel mahal dengan fitur lengkap untuk pemakaian dalam jangka waktu lama.
Di Indonesia, Nokia fokus mengarap kedua segmen ponsel ini. Vendor ini membagi segmentasi produknya menjadi lima dengan tiga segmen terbesar, yaitu musik, e-mail, dan jejaring sosial, serta ponsel kelas menengah ke bawah.
Regina Hutama Poli, Corporate Communications Manager Nokia Indonesia, mengakui penjualan ponsel tradisional atau segmen menengah ke bawah masih mendominasi pasar Indonesia.
Pasar Wi-Fi
Lembaga riset IDC mengungkapkan terjadi penurunan pengiriman ponsel pada kuartal terakhir 2008 sebesar 35% dari kuartal ketiga tahun yang sama akibat krisis ekonomi global dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap US$. Pengiriman ponsel tradisional turun 36% sementara ponsel pintar melemah 24%.
Sebaliknya, pasar perangkat Wi-Fi atau Internet nirkabel di Indonesia justru tumbuh hingga 200% selama 2008 baik untuk segmen bisnis maupun konsumer.
David Callish, Vice President Marketing Ruckus Wireless, memperkirakan prospek penggunaan akses Wi-Fi di Indonesia akan sangat besar menyusul pertambahan populasi pengguna, popularitas akses, serta tren pertumbuhan trafik data.
"Pendorong pasarnya adalah jumlah perangkat mobile yang dilengkapi dengan antarmuka Wi-Fi seperti iPhone, BlackBerry, dan i-Touch laptop baru yang akan masuk ke pasar dalam tiga tahun ke depan," ujarnya.
Wi-Fi adalah kependekan dari wireless fidelity yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk jaringan lokal nirkabel (WLAN) yang didasari spesifikasi standar internasional IEEE 802.11.
Oleh Fita Indah Maulani & Roni Yunianto
Bisnis Indonesia