yophi
IndoForum Beginner E
- No. Urut
- 45381
- Sejak
- 5 Jun 2008
- Pesan
- 512
- Nilai reaksi
- 15
- Poin
- 18
Jakarta - Sukses menggelar operasi pemberantasan Preman pada tahun lalu, Polri akan melanjutkan operasi kriminalitas jalanan seluruh Indonesia. Operasi akan berlangsung selama 30 hari, mulai 20 Januari besok.
"Jenis operasinya perampokan di jalan, penodongan, penjambretan, pemerasan, kapak merah, dan pencurian," jelas Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duaji saat jumpa pers Operasi Kriminalitas di Aula Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Senin (19/1).
Dalam operasi tersebut, kata Susno, kepolisian juga mengharapkan masyarakat agar dapat memberikan informasi terkait kriminalitas. "Apabila informasi masyarakat tidak ditanggapi, maka kami akan menindaklanjuti aparat tersebut," imbuh Susno.
Operasi tersebut, lanjut Susno, juga tidak mengesampingkan operasi preman yang saat ini sudah dijalankan. "Jadi operasi preman tetap berjalan," jelasnya.
Direktur I Keamanan Trans Nasional (Kamtransnas) Brigjen Pol Badrodin Haiti mengatakan, semua jenis kejahatan di jalanan merupakan sasaran operasi kriminal jalanan. "Yang diperlukan adalah adanya informasi dari masyarakat, sehingga kita bisa menindaklanjuti beberapa kejahatan," paparnya.
Lebih lanjut Badrodin menguraikan, ada beberapa implikasi yang harus dilakukan Polri terkait operasi tersebut, yakni tindakan harus berdasarkan hukum dan dilengkapi dengan persyaratan-persyaratan.
"Ini bentuk penegakan hukum," katanya sambil menambahkan frekuensi operasi diserahkan ke kepolisian masing-masing daerah
"Jenis operasinya perampokan di jalan, penodongan, penjambretan, pemerasan, kapak merah, dan pencurian," jelas Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duaji saat jumpa pers Operasi Kriminalitas di Aula Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Senin (19/1).
Dalam operasi tersebut, kata Susno, kepolisian juga mengharapkan masyarakat agar dapat memberikan informasi terkait kriminalitas. "Apabila informasi masyarakat tidak ditanggapi, maka kami akan menindaklanjuti aparat tersebut," imbuh Susno.
Operasi tersebut, lanjut Susno, juga tidak mengesampingkan operasi preman yang saat ini sudah dijalankan. "Jadi operasi preman tetap berjalan," jelasnya.
Direktur I Keamanan Trans Nasional (Kamtransnas) Brigjen Pol Badrodin Haiti mengatakan, semua jenis kejahatan di jalanan merupakan sasaran operasi kriminal jalanan. "Yang diperlukan adalah adanya informasi dari masyarakat, sehingga kita bisa menindaklanjuti beberapa kejahatan," paparnya.
Lebih lanjut Badrodin menguraikan, ada beberapa implikasi yang harus dilakukan Polri terkait operasi tersebut, yakni tindakan harus berdasarkan hukum dan dilengkapi dengan persyaratan-persyaratan.
"Ini bentuk penegakan hukum," katanya sambil menambahkan frekuensi operasi diserahkan ke kepolisian masing-masing daerah