• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Politisi PengKritisi Jokowi

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
96
Poin
48
Kritikan elite Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf terhadap kinerja setahun Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) yang malah mendapat kecaman publik membuat anggota DPRD DKI dari Demokrat, Taufiqurrahman irit dan hati-hati bicara.

Padahal sebelumnya Taufiqurrahman acap melancarkan kritik terhadap Jokowi. Tak hanya vokal terhadap Jokowi, Taufiq juga dikenal sebagai penggalang interpelasi untuk Jokowi seputar Kartu Jakarta Sehat beberapa waktu lalu.

Tapi kini Taufiq berubah menjadi "kalem". Menyangkut Jokowi, ia sekarang irit dan hati-hati bicara.

"Enggak mau komen ah, nanti gue di-bully. Enggak deh, hehehe," kata Taufik dalam pesan singkatnya.

Hal serupa juga terjadi pada rekan separtai Taufiq di DPRD, Ahmad Husein Alaydrus. Ia tidak mau bicara banyak. Pria yang akrab disapa habib ini hanya meminta agar media massa bisa obyektif menilai keberhasilan kepemimpinan era Fauzi Bowo dengan Jokowi sekarang dalam masalah prioritas seperti kemacetan dan banjir. "Ya itu saja," ucapnya.

Nurhayati sendiri mengaku tidak mempersoalkan dirinya dikecam oleh publik karena kritikan tersebut. "Enggak masalah. Negara kita ini demokrasi. Kenapa saya disalahkan. Itu publik yang kecam, yang mana? Biasa aja, namanya komentar di media," ujar Nurhayati

Adapun Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie mengatakan persoalan pernyataan Nurhayati tidak perlu dibesar-besarkan. "Setiap pejabat itu harus siap menerima kritikan supaya ada perubahan," kata Marzuki .

2Qgi.jpg
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.