yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Kepolisian Resor Kediri Kota, Jawa Timur, menduga pelaku kejahatan dengan modus pecah kaca mobil yang terjadi di jalan Diponegoro, Jumat (13/7/2012) sore, telah membuntuti korbannya sejak dari bunk BCA, jalan Brawijaya. Oleh sebab itu polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap kamera pengintai milik bunk tempat korban mengambil uang.
"Makanya tadi kita datang langsung ke bunk tempat korban mengambil uang untuk melihat CCTV-nya," kata Kapolres Kediri Kota, Ajun Komisaris Besar Komisaris Ratno Kuncoro, usai kejadian.
Kepolisian, lanjut Ratno Kuncoro, telah menyebarkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan dan juga telah mengumpulkan keterangan dari para saksi. Beberapa keterangan telah mulai menunjukkan titik terang pelaku kejahatan itu yang diduga berjumlah dua orang itu.
Atas kejadian itu, ia juga mengimbau kepada segenap masyarakat agar tidak membahayakan diri membawa uang tunai dalam jumlah banyak tanpa ada pengamanan yang baik dari aparat. Kepolisian telah menyediakan personil untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pengawalan secara gratis.
"Kita berharap pihak bunk juga turut serta mensosialisasikan kepada nasabahnya untuk menggunakan pengawalan polisi," tandasnya.
Sebagaimana diberitakan, aksi kejahatan dengan modus memecahkan kaca mobil lalu mengambil uang yang ada di dalamnya menimpa Ana Yulianti, seorang notaris warga jalan Diponegoro Kota Kediri. Akibat kejadian itu, korban kehilangan uang sebesar Rp150 juta yang diletakkan di bangku bagian depan mobil merek Avanza miliknya.
"Makanya tadi kita datang langsung ke bunk tempat korban mengambil uang untuk melihat CCTV-nya," kata Kapolres Kediri Kota, Ajun Komisaris Besar Komisaris Ratno Kuncoro, usai kejadian.
Kepolisian, lanjut Ratno Kuncoro, telah menyebarkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan dan juga telah mengumpulkan keterangan dari para saksi. Beberapa keterangan telah mulai menunjukkan titik terang pelaku kejahatan itu yang diduga berjumlah dua orang itu.
Atas kejadian itu, ia juga mengimbau kepada segenap masyarakat agar tidak membahayakan diri membawa uang tunai dalam jumlah banyak tanpa ada pengamanan yang baik dari aparat. Kepolisian telah menyediakan personil untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pengawalan secara gratis.
"Kita berharap pihak bunk juga turut serta mensosialisasikan kepada nasabahnya untuk menggunakan pengawalan polisi," tandasnya.
Sebagaimana diberitakan, aksi kejahatan dengan modus memecahkan kaca mobil lalu mengambil uang yang ada di dalamnya menimpa Ana Yulianti, seorang notaris warga jalan Diponegoro Kota Kediri. Akibat kejadian itu, korban kehilangan uang sebesar Rp150 juta yang diletakkan di bangku bagian depan mobil merek Avanza miliknya.