Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.404
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Polisi Inggris serukan harapan rencana venue netral.
Kembang api melesat di atap Stadion Highbury dalam seremonial laga terakhir Arsenal di kandang yg sudah mereka tempati selama 93 tahun itu untuk pertandingan pekan pemungkas Liga Premier Inggris melawan Wigan pada 7 Mei 2006. (ANTARA/REUTERS/Eddie Keogh)
Jakarta (ANTARA) - Klub-klub Liga Premier Inggris yg menentang ide memainkan sisa pertandingan di venue netral begitu lomba dimulai kembali, harus menyadari bahwa nyawa orang dipertaruhkan & masalah sepak bola harus kesampingkan, mengatakan polisi Inggris.
Mark Roberts, pimpinan nasional kepolisian sepak bola, mengatakan kepada Sky ia khawatir dengan beberapa komentar yg ia dengar terkait kondisi dimulainya kembali liga, yg dihentikan pada pertengahan Maret karena pandemi COVID-19.
Diskusi berlanjut mengenai melanjutkan pertandingan setelah klub-klub diberitahu cuma venue netral yg disetujui dari sudut pandang kesehatan & keselamatan yg diizinkan.
Kepala eksekutif Brighton & Hove Albion Paul Barber mengatakan timnya menentang untuk melepaskan keuntungan sebagai tuan rumah & Christian Purslow, timpalannya di Aston Villa, mengatakan degradasi akan jadi bencana senilai 200 juta pound (248,08 juta dolar).
Baca juga: Henry dilematis soal Aubameyang & Arsenal
"Hal-hal yg mulai menciptakan saya agak khawatir saat kita mendekati kemungkinan dimulai kembali adalah komentar-komentar yg kita dengar di pinggiran dari orang-orang yg terlibat dalam sepak bola," mengatakan Deputi Kepala Agen Kepolisian Roberts.
"... Komentar seperti 'kami mungkin terdegradasi', 'kami tidak harap bermain di venue netral,' 'ketika kami lawatan melawan mereka ada fans di stadion', 'kami bermain di kandang tanpa fans itu tidak menguntungkan', 'kami harap memperoleh trofi'.
"Saya memperoleh ini dalam konteks sepak bola bahwa ini semua perkara besar. Namun dalam konteks di mana 30.000 orang sudah meninggal (di Inggris Raya) & totalnya masih terus bertambah, maka itu bukan perkara besar.
"Kami harap bekerja dengan sepak bola... mengembalikan musim demi alasan komersial, karena alasan moral ... tetapi kita harus mengingatkan diri sendiri, itu tidak dapat kalau berisiko membahayakan kehidupan lebih lanjut," mengatakan Roberts.
Baca juga: Gary Neville balas komentar istri Angel di Maria soal Manchester
Berita diatas dikutip dari internet, jika Polisi Inggris serukan harapan rencana venue netral adalah spam, mohon beritahu kami.
Kembang api melesat di atap Stadion Highbury dalam seremonial laga terakhir Arsenal di kandang yg sudah mereka tempati selama 93 tahun itu untuk pertandingan pekan pemungkas Liga Premier Inggris melawan Wigan pada 7 Mei 2006. (ANTARA/REUTERS/Eddie Keogh)
Jakarta (ANTARA) - Klub-klub Liga Premier Inggris yg menentang ide memainkan sisa pertandingan di venue netral begitu lomba dimulai kembali, harus menyadari bahwa nyawa orang dipertaruhkan & masalah sepak bola harus kesampingkan, mengatakan polisi Inggris.
Mark Roberts, pimpinan nasional kepolisian sepak bola, mengatakan kepada Sky ia khawatir dengan beberapa komentar yg ia dengar terkait kondisi dimulainya kembali liga, yg dihentikan pada pertengahan Maret karena pandemi COVID-19.
Diskusi berlanjut mengenai melanjutkan pertandingan setelah klub-klub diberitahu cuma venue netral yg disetujui dari sudut pandang kesehatan & keselamatan yg diizinkan.
Kepala eksekutif Brighton & Hove Albion Paul Barber mengatakan timnya menentang untuk melepaskan keuntungan sebagai tuan rumah & Christian Purslow, timpalannya di Aston Villa, mengatakan degradasi akan jadi bencana senilai 200 juta pound (248,08 juta dolar).
Baca juga: Henry dilematis soal Aubameyang & Arsenal
"Hal-hal yg mulai menciptakan saya agak khawatir saat kita mendekati kemungkinan dimulai kembali adalah komentar-komentar yg kita dengar di pinggiran dari orang-orang yg terlibat dalam sepak bola," mengatakan Deputi Kepala Agen Kepolisian Roberts.
"... Komentar seperti 'kami mungkin terdegradasi', 'kami tidak harap bermain di venue netral,' 'ketika kami lawatan melawan mereka ada fans di stadion', 'kami bermain di kandang tanpa fans itu tidak menguntungkan', 'kami harap memperoleh trofi'.
"Saya memperoleh ini dalam konteks sepak bola bahwa ini semua perkara besar. Namun dalam konteks di mana 30.000 orang sudah meninggal (di Inggris Raya) & totalnya masih terus bertambah, maka itu bukan perkara besar.
"Kami harap bekerja dengan sepak bola... mengembalikan musim demi alasan komersial, karena alasan moral ... tetapi kita harus mengingatkan diri sendiri, itu tidak dapat kalau berisiko membahayakan kehidupan lebih lanjut," mengatakan Roberts.
Baca juga: Gary Neville balas komentar istri Angel di Maria soal Manchester
Berita diatas dikutip dari internet, jika Polisi Inggris serukan harapan rencana venue netral adalah spam, mohon beritahu kami.